2 Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo Aktifis Ahmad Mengajak Seluruh Elemen Masyarakat Tetap Jaga Keamanan Dan Ketertiban

Zaenal Langgar

- Penulis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jakarta – Menjelang peringatan 2 tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo pada 20 Oktober 2026, sejumlah elemen masyarakat mulai mempersiapkan diri untuk turun ke jalan.

 

Aksi tersebut rencananya akan melibatkan berbagai kelompok masyarakat sipil dan buruh. Namun demikian, muncul kekhawatiran adanya potensi penyusupan oleh kelompok anarko yang kerap dikaitkan dengan tindakan destruktif dalam sejumlah demonstrasi.

 

Kekhawatiran tersebut merujuk pada peristiwa sebelumnya, yakni aksi massa pada 27 Agustus 2026 di depan Gedung DPR RI yang berujung ricuh.

 

Dalam peristiwa itu, sejumlah fasilitas publik dilaporkan mengalami kerusakan akibat tindakan anarkis yang diduga dilakukan oleh oknum yang memanfaatkan situasi aksi.

 

Aktivis pergerakan Saudara Ahmad, mengimbau para peserta aksi agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung.

 

Ia menegaskan bahwa menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak warga negara yang dijamin oleh undang-undang, namun pelaksanaannya tetap harus memperhatikan aturan yang berlaku.

 

“Pemerintah telah memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka. Karena itu, penting bagi seluruh peserta aksi untuk menjaga agar demonstrasi tetap berlangsung damai dan tidak dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar Ahmad di Jakarta, Jum at, (2/10/2026).

 

Menurutnya, momentum peringatan 2 tahun kepemimpinan Presiden Prabowo seharusnya dimanfaatkan sebagai ruang untuk menyuarakan aspirasi secara damai dan bermartabat.

 

“Momentum ini seharusnya menjadi ruang untuk menyampaikan aspirasi secara damai. Jangan sampai tujuan utama aksi justru ternodai oleh tindakan yang merugikan masyarakat,” katanya.

Baca Juga:  Polri Hadir di Tengah Masyarakat, Bhabinkamtibmas Karet Tengsin Kunjungi dan Serahkan Sarana Kontak di Masjid Jami Mahabbatollah

 

Saudara Ahmad juga mengingatkan bahwa dalam beberapa aksi sebelumnya, pola penyusupan oleh kelompok tertentu kerap terjadi ketika massa dalam jumlah besar berkumpul.

 

“Mahasiswa, buruh, dan masyarakat sipil perlu tetap waspada terhadap potensi penyusupan, termasuk dari kelompok anarko yang dapat memicu kericuhan,” ujarnya.

 

Ia juga mengajak para koordinator lapangan dari setiap elemen massa untuk berperan aktif menjaga situasi tetap kondusif selama aksi berlangsung.

 

“Koordinator lapangan memiliki peran penting dalam mengingatkan peserta aksi agar tetap tertib dan tidak terpancing provokasi dari pihak mana pun,” jelasnya.

 

Saudara Ahmad, penyampaian aspirasi yang dilakukan secara damai justru akan membuat pesan yang disampaikan lebih mudah diterima oleh pemerintah maupun masyarakat luas.

 

“Jika aksi berjalan tertib dan damai, substansi tuntutan yang disampaikan akan lebih kuat dan mendapatkan simpati dari publik,” pungkasnya.

 

Reporter : Edo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Patroli Dialogis Polsubsektor Inggom Perkuat Kamtibmas di Kawasan Pelabuhan
Kapolda Metro Jaya Ajak Seluruh Personil Wujudkan Semangat “Polisi Bersama Rakyat
Penyerahan Motor Beat Hasil Temuan di Jatinegara Kaum Kembali Ke Pemilik Asal Cianjur
Sidang Pembacaan Dakwaan Don Ritto Digelar Tim PH Siapkan Eksepsi
“Gudang Siluman Tanpa Nama Terendus Jadi Sarang Jastip di Tembesi: Diangkut Truk, Diselundupkan Lewat Kapal Kayu Dapur 6”
Sengketa Tanah Bambu Apus, Pemuda Nusantara Berkeadilan Soroti Dugaan Penyalahgunaan Wewenang
Konser 30 Tahun UNGU Segera Digelar, Tiket Mayoritas Kategori Sudah Sold Out
GARPEM Sultra Desak Kejagung Evaluasi Kejati Sultra, Soroti Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Tambang Nikel Kolaka panas di awal tumpul di akhir

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Patroli Dialogis Polsubsektor Inggom Perkuat Kamtibmas di Kawasan Pelabuhan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Kapolda Metro Jaya Ajak Seluruh Personil Wujudkan Semangat “Polisi Bersama Rakyat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Penyerahan Motor Beat Hasil Temuan di Jatinegara Kaum Kembali Ke Pemilik Asal Cianjur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Sidang Pembacaan Dakwaan Don Ritto Digelar Tim PH Siapkan Eksepsi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:29 WIB

“Gudang Siluman Tanpa Nama Terendus Jadi Sarang Jastip di Tembesi: Diangkut Truk, Diselundupkan Lewat Kapal Kayu Dapur 6”

Berita Terbaru