Detikberita, Jakarta — Tidak semua perasaan harus segera menemukan jawaban. Pesan itulah yang hadir dalam Mendung, lagu kolaborasi Yura Yunita dan Idgitaf yang resmi dirilis di berbagai platform streaming digital pada 9 Oktober 2026.
Lagu ini lahir dari hubungan yang berawal dari rasa saling mengagumi. Yura dan Idgitaf menemukan kesamaan dalam cara mereka bercerita melalui musik, terutama ketika mengolah pengalaman dan emosi menjadi lirik yang terasa dekat dengan kehidupan pendengar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam proses kolaborasi tersebut, keduanya mempertahankan karakter masing-masing. Yura membawa identitas vokal dan musikalitasnya, sementara Idgitaf menghadirkan gaya penulisan lagu yang personal. Mereka kemudian memadukan kedua karakter itu secara seimbang tanpa saling mendominasi.
Yura Yunita mengungkapkan kekagumannya terhadap cara Idgitaf merangkai cerita melalui lagu. Ia menilai kejujuran dan kekuatan identitas dalam karya Idgitaf menjadi alasan kolaborasi ini terasa istimewa.
“Dari pertama kali dengar karya-karyanya, aku selalu kagum sama cara Gita menulis lagu. Penulisannya jujur, tajam, dan punya identitas yang kuat,” ujar Yura.
Bagi Idgitaf, kolaborasi ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar menyanyikan lagu bersama. Ia melihat Yura sebagai sosok yang memberikan inspirasi melalui konsistensi dan kejujurannya dalam berkarya.
“Kak Yura itu salah satu musisi perempuan yang selalu jadi inspirasi besar buat aku. Cara Kak Yura menjaga konsistensi, kejujuran dan energi dalam berkarya benar-benar memberi bayangan tentang mau jadi penyanyi seperti apa aku di masa depan,” kata Idgitaf.
Secara makna, Mendung mengajak pendengar berdamai dengan fase sulit dalam kehidupan. Lagu ini tidak mendorong seseorang untuk segera menghilangkan kesedihan, tetapi memberi ruang untuk menerima emosi, menarik napas, dan menjalani prosesnya. Pesan tersebut membuat Mendung terasa seperti teman bagi mereka yang sedang menghadapi masa kelabu.
Kolaborasi Yura Yunita dan Idgitaf juga membawa semangat women support women di industri musik. Keduanya menunjukkan bahwa dukungan, rasa percaya, dan penghargaan antarsesama perempuan dapat menjadi fondasi bagi karya yang bermakna. (Dina)



















