Dampak Konflik Iran Belum Terasa di Bisnis Kuliner Jakarta

Dina

- Penulis

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikberita, Jakarta – Zakir, salah satu pemegang saham Kafe Lavanaa, menilai konflik yang melibatkan Iran hingga saat ini belum memberikan dampak besar terhadap bisnis kafe dan restoran di Indonesia.

Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di Jakarta, Kamis (26/3/2026). Menurut Zakir, aktivitas usaha di kafe miliknya masih berjalan stabil meskipun terjadi sedikit perlambatan pada tingkat kunjungan pelanggan.

“Untuk sementara ini tidak terlalu signifikan. Kondisinya masih normal, hanya saja mungkin pengeluaran pelanggan sedikit menurun,” ujar Zakir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, penurunan laju kunjungan memang mulai terasa, tetapi masih dalam batas wajar dan belum memengaruhi operasional usaha secara keseluruhan. Menurutnya, sektor kuliner dan hiburan masih relatif stabil meskipun terdapat ketidakpastian global.

Zakir menambahkan, konflik internasional seperti yang melibatkan Iran tetap perlu diwaspadai karena berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi. Namun, dampaknya terhadap usaha lokal sangat bergantung pada lamanya konflik dan tingkat eskalasinya.

Selain faktor global, Zakir juga menyoroti tekanan yang dirasakan pelaku usaha dari sisi pajak dan regulasi. Ia menegaskan bahwa seluruh kewajiban administrasi usaha telah dipenuhi, termasuk izin operasional dan perizinan terkait minuman beralkohol.

Baca Juga:  Publik Apresiasi Pemberantasan Korupsi,Kepuasan Kinerja Prabowo Capai 81,5 Persen

“Kami tetap taat aturan. Semua perizinan sudah dipenuhi, termasuk pajak. Namun, jangan sampai pelaku usaha terus-menerus ditekan. Setidaknya ada kelonggaran agar usaha bisa tetap bertahan,” kata dia.

Kafe Lavanaa telah beroperasi hampir satu tahun. Tempat tersebut memiliki kapasitas sekitar 40 orang di dalam ruangan serta kapasitas serupa di area luar.

Usaha ini didirikan oleh delapan orang yang awalnya memiliki kebiasaan berkumpul bersama. Dari kebiasaan tersebut, mereka kemudian mengembangkan konsep usaha kuliner dengan menu Chinese food yang disajikan tanpa menggunakan bahan pork maupun lard.

Ke depan, Zakir berharap pemerintah dapat memberikan dukungan lebih kepada pelaku usaha, terutama dalam menghadapi tekanan ekonomi dan dinamika global yang berpotensi memengaruhi sektor usaha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-50 HIPPI, Dorong Pengusaha Lokal Naik Kelas dan Perkuat Kolaborasi
Dua Anak Balita Jadi Sorotan dalam Konflik Rumah Tangga, RAP Laporkan Suami ke Polisi
Sambangi SDN Gunung 01,Kapolda Metro Jaya Ajak Siswa Biasakan Tertib dan Saling Peduli
FRAKSI MAHASISWA SULTRA SOROTI PEMKOT KENDARI TERKAIT PENATAAN RTH TAPAK KUDA, DESAK TRANSPARANSI DAN KONSISTENSI PENEGAKAN ATURAN TATA RUANG
Haru di Pedalaman Batang Buah, Warga Mualaf Swadaya Beli Kayu Untuk Mushola dan Kisah Bg Al Pejuang Dakwah Pasca Operasi Jantung
Konsesi Tol CMNP Era Jokowi, Munarman dan Muslim Arbi Desak Kejagung Bertindak
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Patroli Cipta Kondisi Strongpoint, Antisipasi Cegah Ganguan Kamtibmas
Polres Pelabuhan Tanjung Priok,Pastikan Situasi Kamtibmas di JICT Aman dan Kondusif

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:58 WIB

HUT ke-50 HIPPI, Dorong Pengusaha Lokal Naik Kelas dan Perkuat Kolaborasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Dua Anak Balita Jadi Sorotan dalam Konflik Rumah Tangga, RAP Laporkan Suami ke Polisi

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Sambangi SDN Gunung 01,Kapolda Metro Jaya Ajak Siswa Biasakan Tertib dan Saling Peduli

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:41 WIB

FRAKSI MAHASISWA SULTRA SOROTI PEMKOT KENDARI TERKAIT PENATAAN RTH TAPAK KUDA, DESAK TRANSPARANSI DAN KONSISTENSI PENEGAKAN ATURAN TATA RUANG

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Haru di Pedalaman Batang Buah, Warga Mualaf Swadaya Beli Kayu Untuk Mushola dan Kisah Bg Al Pejuang Dakwah Pasca Operasi Jantung

Berita Terbaru