Andi Syamsul: Mubes V Kosgoro 1957 Demokratis dan Kondusif

Dina

- Penulis

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikberita, Jakarta – Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Timur sekaligus kader Kosgoro 1957, Andi Syamsul Bakhri Tanri, menilai pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 berlangsung secara demokratis, terbuka, dan tetap mengedepankan semangat kekeluargaan usai menghadiri Mubes V Kosgoro 1957 yang digelar di Hotel Merlynn Park, Jakarta, Sabtu (6/6/2026).

Pria yang akrab disapa Dino Latanro itu hadir bersama jajaran pengurus Kosgoro 1957 Kalimantan Timur, termasuk Ketua PDK Kosgoro 1957 Kaltim yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Golkar Kalimantan Timur.

Menurut Andi, perbedaan pilihan dalam proses pemilihan merupakan bagian yang wajar dalam sistem demokrasi. Dalam setiap kontestasi, kata dia, akan selalu ada pihak yang memperoleh kemenangan maupun yang belum berhasil mendapatkan dukungan mayoritas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau pemilihan, tentu ada yang terpilih dan ada yang tidak terpilih. Ada yang merasa senang dan ada pula yang kecewa. Itu merupakan hal yang lumrah dalam proses demokrasi,” ujarnya.i

Ia menjelaskan, sejak pembukaan yang dilakukan oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, suasana Mubes berjalan tertib dan kondusif. Meski menjelang proses pemilihan sempat muncul dinamika internal, situasi tersebut dapat diselesaikan dengan baik.

“Demokrasi tetap berjalan dengan baik. Memang sempat ada sedikit dinamika saat memasuki tahapan pemilihan, tetapi semuanya dapat diselesaikan secara baik dan situasi tetap aman,” katanya.

Terkait terpilihnya Sari Yuliati sebagai Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 periode 2026–2031, Andi menilai sosok tersebut memiliki pengalaman serta kapasitas yang mumpuni dalam organisasi maupun dunia politik.

Ia mengaku telah lama mengenal Sari Yuliati karena sama-sama aktif di lingkungan Kosgoro 1957. Menurutnya, pengalaman yang dimiliki menjadi modal penting untuk memimpin organisasi ke depan.

Baca Juga:  Dewan Adat Bamus Betawi Dorong Sertifikasi Budaya

“Saya sudah cukup lama mengenal beliau. Kapasitasnya baik dan memiliki pengalaman organisasi serta politik yang memadai,” ucap Andi.

Lebih lanjut, ia menilai kedua kandidat yang bertarung dalam pemilihan, yakni Sari Yuliati dan Laode Syafiul Akbar, merupakan kader terbaik yang dimiliki Kosgoro 1957. Karena itu, persaingan yang terjadi merupakan bagian dari dinamika organisasi yang sehat.

“Keduanya merupakan kader terbaik Kosgoro 1957. Proses yang berlangsung sangat dinamis, tetapi semuanya berangkat dari kecintaan yang sama terhadap organisasi,” ujarnya.

Andi optimistis kepemimpinan baru di bawah Sari Yuliati dapat membawa Kosgoro 1957 semakin berkembang dan memperkuat peran organisasi di tengah masyarakat.

Menurutnya, Partai Golkar memiliki tradisi kaderisasi yang kuat sehingga setiap kader yang mendapat amanah memiliki kemampuan untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab organisasi.

“Siapa pun yang diberikan mandat, saya yakin mampu menjalankan amanah dengan baik. Saya optimistis Sari Yuliati dapat membawa Kosgoro 1957 menjadi lebih maju,” katanya.

Ia juga berharap seluruh kader kembali mempererat persatuan serta meningkatkan soliditas organisasi guna memperkuat pengabdian kepada masyarakat.

“Yang terpenting saat ini adalah seluruh kader kembali bersatu dan bersama-sama membangun Kosgoro 1957 agar semakin besar dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang Pembacaan Dakwaan Don Ritto Digelar Tim PH Siapkan Eksepsi
“Gudang Siluman Tanpa Nama Terendus Jadi Sarang Jastip di Tembesi: Diangkut Truk, Diselundupkan Lewat Kapal Kayu Dapur 6”
Sengketa Tanah Bambu Apus, Pemuda Nusantara Berkeadilan Soroti Dugaan Penyalahgunaan Wewenang
Konser 30 Tahun UNGU Segera Digelar, Tiket Mayoritas Kategori Sudah Sold Out
Radio Tak Mau Kalah di Era TikTok, Streaming Jadi Senjata Gaet Pendengar
GARPEM Sultra Desak Kejagung Evaluasi Kejati Sultra, Soroti Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Tambang Nikel Kolaka panas di awal tumpul di akhir
Brimob Malut Respons Cepet, Bersinergi Padamkan Kebakaran Lahan di Desa Tewil
Menyoal MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran,Pengamat SDI Angkat Bicara

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Sidang Pembacaan Dakwaan Don Ritto Digelar Tim PH Siapkan Eksepsi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:29 WIB

“Gudang Siluman Tanpa Nama Terendus Jadi Sarang Jastip di Tembesi: Diangkut Truk, Diselundupkan Lewat Kapal Kayu Dapur 6”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Sengketa Tanah Bambu Apus, Pemuda Nusantara Berkeadilan Soroti Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Konser 30 Tahun UNGU Segera Digelar, Tiket Mayoritas Kategori Sudah Sold Out

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Radio Tak Mau Kalah di Era TikTok, Streaming Jadi Senjata Gaet Pendengar

Berita Terbaru