DENPASAR, DETIKBERITA.CO.ID –
Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Denpasar, Bali, menimbulkan kemacetan lalu lintas dan keresahan masyarakat. Kondisi tersebut mendapat perhatian Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Media Independen Online (DPW MIO) Provinsi Bali, Bramono Sitanggang, yang menyesalkan keterlambatan pasokan bahan bakar minyak (BBM).
Berdasarkan pemantauan yang diberitakan Radar Bali News pada Senin (12/10/2026), antrean kendaraan untuk mendapatkan BBM semakin parah dibandingkan hari sebelumnya. Panjang antrean bahkan dilaporkan mencapai ratusan meter dan berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di sejumlah titik di Denpasar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah pengendara mengaku harus menunggu lebih dari satu jam untuk mendapatkan BBM jenis Pertalite. Antrean yang mengular di hampir seluruh SPBU di Denpasar tersebut membuat arus lalu lintas tersendat dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Bramono Sitanggang Soroti Keterlambatan Pasokan BBM
Ketua DPW MIO Provinsi Bali, Bramono Sitanggang, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi yang harus dihadapi masyarakat. Menurutnya, keterlambatan pasokan BBM yang berujung pada antrean panjang perlu segera ditangani agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.
Bramono menilai, masyarakat menjadi pihak yang paling merasakan dampak ketika pasokan BBM tidak berjalan lancar. Selain kehilangan waktu akibat antrean panjang, pengendara juga harus menghadapi kemacetan yang berpotensi menghambat pekerjaan dan kegiatan ekonomi sehari-hari.
“Ketua DPW MIO Bali Bramono Sitanggang menyesalkan keterlambatan ini karena berdampak pada masyarakat Bali yang mengantre sampai berjam-jam. Jelas ini sudah sangat meresahkan. Apabila Pertamina sebelumnya memang mempunyai cadangan yang cukup, saya rasa tidak akan berdampak seperti ini,” ujar Bramono Sitanggang.
Ia berharap persoalan distribusi BBM di Bali segera mendapat perhatian serius dari pihak terkait, khususnya Pertamina, sehingga kebutuhan bahan bakar masyarakat dapat terpenuhi dan antrean panjang tidak terus berulang.
Antrean BBM Picu Kemacetan di Sejumlah SPBU Denpasar
Panjangnya antrean kendaraan tidak hanya menyita waktu pengendara, tetapi juga menimbulkan persoalan lalu lintas. Kendaraan yang mengantre untuk mendapatkan Pertalite dilaporkan menyebabkan kepadatan di sekitar sejumlah SPBU.
Di tengah situasi tersebut, petugas polisi lalu lintas terlihat sibuk mengatur kendaraan guna mengurangi kemacetan dan menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Meski demikian, pengaturan lalu lintas hanya menjadi salah satu langkah penanganan di lapangan. Kelancaran pasokan BBM tetap menjadi hal penting agar antrean kendaraan tidak semakin panjang dan mengganggu mobilitas masyarakat.
Warga Berharap Pertamina Segera Mengatasi Antrean BBM
Kondisi antrean panjang tersebut turut menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Wayan Sumadi, salah seorang pengendara sepeda motor, berharap persoalan ini segera diselesaikan agar masyarakat tidak terus-menerus menghabiskan waktu untuk mendapatkan bahan bakar.
“Semoga antrean BBM ini bisa teratasi,” ucap Wayan Sumadi.
Ia juga berharap pemerintah dan Pertamina segera mengambil langkah untuk mengatasi kondisi tersebut. Menurutnya, kelancaran pasokan BBM sangat penting karena berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat dan perputaran perekonomian.
Jika antrean panjang berlangsung terus-menerus, masyarakat berpotensi mengalami kerugian waktu dan biaya perjalanan. Kemacetan yang menyertai antrean juga dapat menghambat mobilitas warga serta aktivitas usaha yang bergantung pada kelancaran transportasi.
Pertamina Diharapkan Menjamin Kelancaran Distribusi BBM
Antrean panjang BBM di Denpasar menjadi perhatian karena dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat. Penanganan yang cepat dan koordinasi antarpihak diperlukan untuk mengurai antrean sekaligus memastikan distribusi BBM berjalan sesuai kebutuhan.
Pihak terkait juga diharapkan memberikan informasi yang jelas mengenai kondisi pasokan dan langkah penanganan yang dilakukan, sehingga masyarakat memperoleh kepastian dan tidak terus dibayangi ketidakpastian saat membutuhkan BBM.
Hingga berita ini disusun, bahan yang diterima redaksi belum memuat keterangan resmi Pertamina mengenai penyebab keterlambatan pasokan maupun langkah konkret untuk mengatasi antrean di sejumlah SPBU Denpasar.
DETIKBERITA.CO.ID akan terus memantau perkembangan persoalan ini demi menghadirkan informasi yang berimbang dan relevan bagi masyarakat.
Redaksi: GT



















