AURA, Kolaborasi Winky Wiryawan, Afgan, dan Maxime Bouttier

Dina

- Penulis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikberita, Jakarta – Tiga musisi dengan karakter berbeda, Winky Wiryawan, Afgan, dan Maxime Bouttier, menyatukan energi mereka dalam single terbaru berjudul “AURA”. Konferensi Pers diadakan di kawasan Casablanca Jakarta, Jumat (2/10/2026).

 

Lagu tersebut mengusung perpaduan musik funk dan dance dengan sentuhan vokal R&B dari Afgan. Winky memproduseri lagu bersama Kamga sekaligus memainkan gitar, Maxime mengisi drum, sedangkan Afgan menjadi vokalis dan penulis lirik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“AURA” mengangkat sosok-sosok yang memiliki aura kuat dan mampu membawa energi positif bagi orang-orang di sekitarnya. Melalui lagu ini, ketiganya juga ingin mengajak pendengar percaya diri menunjukkan karakter masing-masing.

 

Ide kolaborasi tersebut muncul secara spontan ketika Winky dan Maxime datang ke Konser Retrospektif Afgan pada Juli 2026. Pertemuan di backstage kemudian berkembang menjadi pembicaraan untuk membuat karya musik bersama.

 

“Awalnya dari iseng-iseng ngobrol spontan di backstage, untuk bikin sesuatu bareng. Aku dan Maxime sebenarnya punya irisan musik yang mirip di skena musik keras. Kami berdua sama-sama suka musik heavy rock, sementara kalau aku dengan Afgan, tentunya aku juga menyukai funk dan RnB,” kata Winky.

 

Winky dan Maxime kemudian mengirim beberapa demo aransemen kepada Afgan. Setelah beberapa percobaan belum menemukan materi yang disepakati bersama, ketiganya memilih bertemu dan melakukan sesi jamming. Dari proses tersebut lahir “AURA”.

 

Ketiga personel membawa warna masing-masing ke dalam lagu. Winky menggambarkan karakternya sebagai energetic eclectic, Afgan dengan elegance perfection, sedangkan Maxime memiliki easy going charisma.

 

Proses produksi juga menyimpan cerita bagi Afgan. Saat lagu memasuki tahap mixing, ia tiba-tiba meminta rekaman ulang bagian vokal pada tengah malam. Afgan merasa take pertama belum memberikan hasil yang diinginkan karena saat itu kondisinya sedang sakit.

 

“Prosesnya berjalan mulus sebenarnya, dari ketika Winky dan Maxime ngajak untuk bikin proyek senang-senang bareng. Tapi, ada momen lucu saat lagu ini sudah mau di-mixing. Aku tiba-tiba tengah malam minta rekam ulang bagian vokal. Karena aku merasa masih ada yang kurang sempurna, karena di saat rekaman pertama aku lagi sakit. Ternyata setelah take vocal ulang itu, aku lebih puas dengan hasilnya, seperti yang sekarang di release. Semoga kalian semua yang mendengarkan karya ini juga suka ya!” ungkap Afgan.

Baca Juga:  Jelang Hari Tani Nasional 2026, Aliansi Mahasiswa Tani Nusantara Soroti Masa Depan Petani dan Arah Reforma Agraria

 

Sementara itu, Maxime mendapat pengalaman berbeda lewat “AURA”. Untuk pertama kalinya, ia memainkan drum dalam sebuah karya musik. Sebelumnya, Maxime lebih terbiasa bermain gitar.

 

“Happy banget bahwa lagu AURA dibuka dengan beat drum, dan ini untuk pertama kalinya aku bermain drum. Setelah lama tidak main musik, ini jadi karya yang refresh untuk aku, dan aku berharap juga bisa menginspirasi orang yang mendengarkan untuk menunjukkan siapa mereka sebenarnya, tanpa perlu takut di-judge,” ujar Maxime Bouttier.

 

Ketiganya kini berencana melihat terlebih dahulu respons pendengar terhadap “AURA”. Mereka juga tidak menutup kemungkinan membawa lagu tersebut ke panggung secara live.

 

“Kami mau menikmati dulu, bagaimana respons orang-orang dari energi musik kami bertiga. Semoga ini juga bisa jadi lagu yang menemani mereka untuk berangkat kerja atau penyemangat saat mengalami bad day,” tambah Winky.

 

Single “AURA” sudah tersedia di seluruh platform streaming digital mulai 2 Oktober 2026.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang Pembacaan Dakwaan Don Ritto Digelar Tim PH Siapkan Eksepsi
“Gudang Siluman Tanpa Nama Terendus Jadi Sarang Jastip di Tembesi: Diangkut Truk, Diselundupkan Lewat Kapal Kayu Dapur 6”
Sengketa Tanah Bambu Apus, Pemuda Nusantara Berkeadilan Soroti Dugaan Penyalahgunaan Wewenang
Konser 30 Tahun UNGU Segera Digelar, Tiket Mayoritas Kategori Sudah Sold Out
GARPEM Sultra Desak Kejagung Evaluasi Kejati Sultra, Soroti Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Tambang Nikel Kolaka panas di awal tumpul di akhir
Brimob Malut Respons Cepet, Bersinergi Padamkan Kebakaran Lahan di Desa Tewil
Menyoal MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran,Pengamat SDI Angkat Bicara
Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Ganguan Kamtibmas di Kawasan Pelabuhan

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Sidang Pembacaan Dakwaan Don Ritto Digelar Tim PH Siapkan Eksepsi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:29 WIB

“Gudang Siluman Tanpa Nama Terendus Jadi Sarang Jastip di Tembesi: Diangkut Truk, Diselundupkan Lewat Kapal Kayu Dapur 6”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Sengketa Tanah Bambu Apus, Pemuda Nusantara Berkeadilan Soroti Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Konser 30 Tahun UNGU Segera Digelar, Tiket Mayoritas Kategori Sudah Sold Out

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:17 WIB

GARPEM Sultra Desak Kejagung Evaluasi Kejati Sultra, Soroti Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Tambang Nikel Kolaka panas di awal tumpul di akhir

Berita Terbaru