JAKARTA, DETIKBERITA.CO.ID —
Merespons imbauan Gubernur DKI Jakarta terkait peningkatan abu vulkanik akibat erupsi Anak Gunung Krakatau, Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) DKI Jakarta menggelar aksi pembagian masker gratis kepada warga saat ini fokusnya di *Kecamatan Koja dan Tanjung Priok, Jakarta Utara*, Senin, 7 September 2026.
Kegiatan dipusatkan di titik-titik padat penduduk dan di Kecamatan Koja seperti Kelurahan Lagoa, Rawa Badak Selatan, dan Tugu Utara yang terpapar debu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua PW Parmusi DKI Jakarta, *M. Ambardi, SE, MM*, menyampaikan dukungan penuh terhadap himbauan dan kebijakan Pemprov DKI.
“Kami mendukung penuh himbauan Bapak Gubernur. Warga Koja dan tanjung priok termasuk wilayah yang terdampak kiriman abu. Maka hari ini untuk tahap awal Parmusi turun membagikan 2.000 masker medis dan N95 agar masyarakat bisa tetap beraktivitas dengan aman,” ujar Ambardi.
Selain membagikan masker, tim Parmusi juga memberikan edukasi singkat kepada warga, pedagang, dan pengendara ojek online tentang pentingnya melindungi saluran pernapasan dari partikel abu vulkanik.
Koordinator Lapangan, *Lindawati Wibowo,S.I.Kom*, menjelaskan tim bergerak dari RT ke RT hingga ke titik keramaian pasar.
“Fokus kami hari ini di Kecamatan Koja dan tanjung priok karena banyak warga yang bekerja di luar rumah. Alhamdulillah antusiasme warga tinggi. Kami juga siap berkoordinasi dengan Kelurahan dan Puskesmas jika dibutuhkan bantuan lanjutan,” kata Lindawati.
Warga menyambut baik aksi tersebut. Pak Ahmad, pedagang di Pasar Koja mengaku debunya mengganggu pernapasan.
“Dari pagi tenggorokan gatal. Pas ada pembagian masker dari Parmusi jadi lega. Terima kasih,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ketua Parmusi DKI Jakarta menegaskan kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian organisasi dalam mendukung kebijakan Pemprov DKI. Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap waspada, menjaga kesehatan, serta mempererat solidaritas di tengah situasi bencana.
Redaksi: CiLiNda,S.I.Kom



















