Polemik Pulau Bokori DPRD Konawe Menegaskan Kepemilikan Pulau Bokori Adalah Aset Kabupaten Konawe

Suhardin

- Penulis

Sabtu, 11 April 2026 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, angkat bicara secara tegas terkait polemik kepemilikan Pulau Bokori yang terletak di Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe.

Ketua Komisi III DPRD Konawe, H. Ginal Sambari, S.Sos., menegaskan bahwa secara administratif Pulau Bokori merupakan bagian sah dari wilayah Kabupaten Konawe. Pihaknya pun berencana akan mengembangkan pulau tersebut sebagai salah satu destinasi wisata unggulan daerah. (26/01-25)

“Pulau Bokori adalah salah satu dari sekian destinasi pariwisata yang ada di Konawe. Tahun ini, kami berkomitmen untuk mengembangkannya bersama destinasi wisata lainnya,” ujar Ginal kepada awak media.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi klaim Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang memasukkan Pulau Bokori ke dalam daftar aset provinsi, Ginal memberikan penjelasan menohok. Ia menekankan bahwa letak geografis tidak bisa dibohongi.

“Poin pentingnya adalah Pulau Bokori berada di wilayah Kecamatan Soropia, dan Kecamatan Soropia adalah wilayah Kabupaten Konawe,” tegasnya.

Terkait pembangunan fasilitas wisata oleh Pemprov Sultra di lokasi tersebut, Ginal menilai hal itu dilakukan sepihak tanpa koordinasi yang jelas dengan pemerintah daerah setempat.

“Pihak Provinsi hanya datang membangun dan mengklaim. Saya tidak tahu apakah sebelumnya ada izin atau kesepakatan antara Pemprov dan Pemda Konawe. Namun yang pasti, jika ingin membangun di sana, harus izin ke kabupaten. Kami di DPRD akan berusaha menarik kembali aset itu; kita akan usir kalau memang mereka tidak berhak,” tambahnya.

Baca Juga:  PELABUHAN TIKUS TANJUNG RIAU: Sarang Prostitusi Aturan, Bea Cukai-Syahbandar-Dishub Kompak Membusuk!

Ginal juga menyayangkan sikap pemerintah provinsi yang dinilai tidak transparan. Menurutnya, tidak ada koordinasi dengan DPRD Konawe mengenai pengalihan status administrasi maupun aset ke tingkat provinsi.

“Kalau memang mau diklaim, silakan ubah dulu undang-undangnya. Ubah aturan yang menyatakan Pulau Bokori masuk wilayah lain. Selama aturan belum berubah, Pulau Bokori tetap milik Konawe, titik!” pungkas Ginal.

Pihak DPRD Konawe menyatakan akan menelusuri lebih lanjut dasar klaim sepihak tersebut guna memastikan kedaulatan wilayah Kabupaten Konawe tetap terjaga. (Red SI/YT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema “73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia”
“Memahami Pemilu Lebih Dalam”, Ketua KPU DKI Jakarta: Pemilu Demokratis Harus Berjalan dengan Prosedur yang Pasti
Akhirnya Perwakilan Bulog Buka Suara Terkait Antrean di Beberapa Toko di Meranti
Patroli Dialogis Polsubsektor Inggom Perkuat Kamtibmas di Kawasan Pelabuhan
Kapolda Metro Jaya Ajak Seluruh Personil Wujudkan Semangat “Polisi Bersama Rakyat
Penyerahan Motor Beat Hasil Temuan di Jatinegara Kaum Kembali Ke Pemilik Asal Cianjur
Sidang Pembacaan Dakwaan Don Ritto Digelar Tim PH Siapkan Eksepsi
“Gudang Siluman Tanpa Nama Terendus Jadi Sarang Jastip di Tembesi: Diangkut Truk, Diselundupkan Lewat Kapal Kayu Dapur 6”

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema “73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:55 WIB

“Memahami Pemilu Lebih Dalam”, Ketua KPU DKI Jakarta: Pemilu Demokratis Harus Berjalan dengan Prosedur yang Pasti

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Akhirnya Perwakilan Bulog Buka Suara Terkait Antrean di Beberapa Toko di Meranti

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Patroli Dialogis Polsubsektor Inggom Perkuat Kamtibmas di Kawasan Pelabuhan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Kapolda Metro Jaya Ajak Seluruh Personil Wujudkan Semangat “Polisi Bersama Rakyat

Berita Terbaru