Survei LKPI: Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Semester Pertama 2026 Presiden Prabowo Tembus 79,3 Persen

Zaenal Langgar

- Penulis

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jakarta-Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) secara resmi merilis hasil survei nasional terbaru yang memotret persepsi publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto pada semester pertama tahun 2026. Berdasarkan temuan riset ini, tingkat kepuasan masyarakat secara umum tercatat berada di angka yang signifikan, yakni 79,3 persen.

 

Direktur Eksekutif LKPI, Novriansyah, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (3/8/2026), mengungkapkan bahwa capaian positif ini didorong oleh komitmen nyata pemerintah dalam menjawab berbagai tantangan riil di tengah dinamika global. Kendati demikian, survei juga mencatat adanya 13,5 persen responden yang merasa belum puas, serta 7,2 persen responden yang memilih tidak memberikan jawaban.

 

Sorotan Utama Kinerja Sektoral

 

Survei nasional LKPI membedah sejumlah indikator kunci yang menjadi penopang kepuasan publik terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto:

 

1. Pemberantasan Korupsi yang “Bukan Omon-Omon”

 

Komitmen tegas pemerintah dalam membersihkan praktik rasuah mendapatkan apresiasi tinggi dari publik. Sebanyak 83,2 persen responden menyatakan puas dengan langkah pemberantasan korupsi yang dinilai konkret dan tulus. Di sisi lain, terdapat 14,7 persen responden yang merasa tidak puas dan 2,1 persen memilih bungkam.

 

2. Sektor Pertanian dan Kesejahteraan Petani

 

Akselerasi program prioritas yang menyasar perbaikan tata kelola pertanian serta nasib petani membuahkan hasil positif. Sebanyak 78,4 persen responden mengaku puas dengan kinerja di sektor ini, sementara 17,3 persen menyatakan tidak puas dan 4,3 persen tidak menjawab.

 

3. Pengendalian Harga dan Ketersediaan Sembako

 

Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dinamika geopolitik, pemerintah dinilai sukses menjaga stabilitas dapur masyarakat. Sebanyak 85,8 persen responden puas atas upaya menjaga harga sembako, dan 84,7 persen puas dengan jaminan ketersediaan stok pangan di pasaran.

 

Detail Kriteria Penilaian Responden

 

Berdasarkan evaluasi menyeluruh yang mencakup aspek ekonomi, sosial, hingga politik, LKPI merinci rincian tingkat kepuasan publik sebagai berikut:

Baca Juga:  Podcast Resmi PWI Pusat Diluncurkan, Pesan Wamen Komdigi Jadi Sorotan

● Perhatian pada Kesulitan Rakyat: 76,8% puas | 18,4% tidak puas | 4,8% tidak menjawab.

● Program Sosial bagi Rakyat: 82,1% puas | 11,7% tidak puas | 6,2% tidak menjawab.

● Menjaga Persatuan dan Stabilitas Politik: 80,2% puas | 17,5% tidak puas | 2,3% tidak menjawab.

● Penurunan Kemiskinan dan Pengguran (Prabowo-Gibran): 60,2% menilai berhasil | 27,3% belum berhasil | 12,5% tidak menjawab.

 

Kondisi Keamanan, Hukum, dan Pemberantasan Korupsi

 

Dalam mengukur iklim sosial dan penegakan hukum, responden memberikan pandangan beragam terhadap tiga pilar utama:

● Kondisi Keamanan Nasional: 40,8% menilai baik/sangat baik; 36,5% biasa saja; 13,3% buruk/sangat buruk; 9,4% tidak menjawab.

● Penegakan Hukum: 31,8% menilai baik/sangat baik; 35,7% biasa saja; 23,7% buruk/sangat buruk; 8,8% tidak menjawab.

● Pemberantasan Korupsi: 69,9% menilai baik/sangat baik; 13,3% biasa saja; 15,6% buruk/sangat buruk; 1,2% tidak menjawab.

 

Tinjauan Pakar Ekonomi: Selaras dengan Data BPS dan BI

 

Pakar ekonomi dari UIN, Dr. Surya Vandiantara, turut memberikan pandangannya bahwa hasil survei LKPI ini memiliki tingkat akurasi dan keselarasan yang kuat dengan laporan resmi Badan Pusat Statistik (BPS) serta Bank Indonesia (BI).

 

“Kepuasan responden terhadap ketersediaan sembako sebesar 84,7 persen sangat selaras dengan capaian pertumbuhan PDB kumulatif tahun 2025 yang menyentuh angka 5,11 persen, naik dari tahun-tahun sebelumnya. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan juga mencatatkan pertumbuhan impresif hingga 5,33 persen,” jelas Dr. Surya.

 

 

Reporter : Edo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Dampak Tambang PT GAP Mencuat Iksan Soroti Air Bendungan Dan Pipa Irigasi
Mendung, Jadi Ruang Cerita Yura Yunita dan Idgitaf
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Pulangkan,4 ABK Korban Penganiyaan KM Maulana,Tangis Keluarga Pecah
Samsat Kabupaten Bekasi Buka Kanal Pengaduan, Warga Bisa Lapor via WhatsApp
Gemilang Run Night 2026 Di Kelapa Dua
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema “73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia”
“Memahami Pemilu Lebih Dalam”, Ketua KPU DKI Jakarta: Pemilu Demokratis Harus Berjalan dengan Prosedur yang Pasti
Akhirnya Perwakilan Bulog Buka Suara Terkait Antrean di Beberapa Toko di Meranti

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Dugaan Dampak Tambang PT GAP Mencuat Iksan Soroti Air Bendungan Dan Pipa Irigasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Mendung, Jadi Ruang Cerita Yura Yunita dan Idgitaf

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Pulangkan,4 ABK Korban Penganiyaan KM Maulana,Tangis Keluarga Pecah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Samsat Kabupaten Bekasi Buka Kanal Pengaduan, Warga Bisa Lapor via WhatsApp

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Gemilang Run Night 2026 Di Kelapa Dua

Berita Terbaru

Berita

Mendung, Jadi Ruang Cerita Yura Yunita dan Idgitaf

Jumat, 9 Okt 2026 - 17:44 WIB

Berita

Gemilang Run Night 2026 Di Kelapa Dua

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:52 WIB