Mahasiswa Bandung Raya Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Sampaikan 4 Tuntutan Utama

Sekitar 500 massa dari tiga perguruan tinggi dan gabungan 16 aliansi mahasiswa serta elemen masyarakat menggelar aksi di DPRD Jawa Barat, menyoroti karhutla, MBG, lapangan kerja, anggaran negara, dan demokrasi.

Yopi Burnama

- Penulis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, DETIKBERITA.CO.ID –

Ratusan mahasiswa Bandung Raya menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Selasa (20/10/2026), untuk mengevaluasi dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan empat tuntutan utama terkait agraria dan lingkungan, ekonomi dan ketenagakerjaan, anggaran negara, serta demokrasi dan hak sipil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi demonstrasi mahasiswa Bandung Raya ini diikuti sekitar 500 peserta dari tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Pasundan (UNPAS), Universitas Islam Negeri (UIN), dan Universitas Langlangbuana (UNLA).

Massa juga terdiri atas gabungan 16 aliansi mahasiswa dan elemen masyarakat yang menyuarakan kritik terhadap kebijakan pemerintah selama dua tahun terakhir.

Unjuk rasa berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 17.45 WIB. Selain di depan Gedung DPRD Jawa Barat, pergerakan massa juga berlangsung di kawasan Jalan Asia Afrika dan Simpang Lima Bandung yang sempat mengalami pemblokiran.

Mahasiswa Kritik Pemerintah soal Lapangan Kerja dan Kesejahteraan

Salah satu peserta aksi, M. Yusuf, mengatakan demonstrasi tersebut dilatarbelakangi penilaian mahasiswa terhadap belum terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat, terutama terkait penyediaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan.

Menurut Yusuf, pemerintah dinilai belum mampu mewujudkan harapan masyarakat terkait penciptaan lapangan kerja sebagaimana yang dijanjikan saat masa kampanye.

“Aksi ini dilatarbelakangi gagalnya pemerintah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat Indonesia, yang belum mampu menciptakan lapangan pekerjaan sesuai apa yang dijanjikan ketika masa kampanye,” tutur M. Yusuf.

Kritik tersebut menjadi bagian dari evaluasi mahasiswa terhadap dua tahun kepemimpinan Prabowo-Gibran.

Massa meminta pemerintah memperbaiki kebijakan yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat, mulai dari kesempatan kerja, harga kebutuhan pokok, hingga jaminan sosial.

Ini 4 Tuntutan Mahasiswa Bandung Raya dalam Demo di DPRD Jabar

Dalam aksi demonstrasi memperingati dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, mahasiswa Bandung Raya menyampaikan empat kelompok tuntutan utama.

1. Tuntutan Agraria dan Lingkungan

Mahasiswa mendesak pemerintah menghentikan monopoli dan perampasan tanah yang mengatasnamakan ketahanan pangan. Massa juga menuntut pelaksanaan reforma agraria sejati serta pembubaran Batalyon Teritorial Pembangunan.

Selain persoalan agraria, mahasiswa menyoroti kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Mereka mendesak pemerintah meningkatkan penanganan karhutla dan menetapkannya sebagai bencana nasional.

2. Tuntutan Ekonomi dan Ketenagakerjaan

Dalam bidang ekonomi, mahasiswa menyatakan penolakan terhadap kesepakatan dagang Indonesia-Amerika Serikat atau US-Indonesia Agreement on Reciprocal Trade (ART).

Massa juga menuntut penghentian PHK massal, penolakan terhadap politik upah murah, serta penurunan harga kebutuhan pokok dan pajak yang dinilai membebani masyarakat.

Tuntutan ini berkaitan dengan harapan mahasiswa agar pemerintah memperluas kesempatan kerja, memperkuat perlindungan pekerja, dan meningkatkan daya beli masyarakat.

3. Tuntutan Evaluasi Anggaran Negara dan Program MBG

Mahasiswa mendesak pemerintah menghentikan pemborosan anggaran dan korupsi dalam pengelolaan keuangan negara. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan proyek-proyek militer juga menjadi bagian dari kebijakan yang diminta untuk dievaluasi.

Massa turut menyoroti tata kelola dan penggunaan anggaran MBG. Mereka meminta pemerintah memastikan program tersebut dijalankan secara transparan, efektif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain itu, mahasiswa mendesak pembenahan kabinet yang dinilai terlalu gemuk. Mereka menginginkan anggaran negara diprioritaskan untuk kebutuhan dasar rakyat, penguatan jaminan sosial, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

4. Tuntutan Demokrasi dan Hak Sipil

Pada aspek demokrasi dan hak sipil, mahasiswa menuntut penghentian diskriminasi, kriminalisasi, kekerasan aparat, serta pembungkaman kebebasan berpendapat.

Mereka menilai ruang demokrasi harus tetap terbuka agar masyarakat dapat menyampaikan kritik dan aspirasi tanpa menghadapi tindakan represif.

Baca Juga:  Lubang Maut Tambang Ilegal Di Bombana Kembali Telan Korban, 2 Tewas Tertimbun dan 2 Luka Berat

Tuntutan tersebut menjadi bagian dari desakan agar pemerintah menjamin perlindungan hak-hak sipil dan menghormati kebebasan berekspresi sesuai ketentuan hukum.

Karhutla, MBG, dan Kabinet Jadi Sorotan dalam Aksi Mahasiswa

Sejumlah isu menjadi perhatian khusus dalam demonstrasi mahasiswa Bandung Raya, terutama penanganan karhutla, evaluasi program Makan Bergizi Gratis, dan pembenahan struktur kabinet.

Mahasiswa meminta pemerintah lebih serius menangani persoalan lingkungan serta memastikan penggunaan anggaran negara dilakukan secara efektif dan akuntabel.

Mereka juga mendorong evaluasi terhadap program-program berskala besar agar alokasi anggaran benar-benar sejalan dengan kebutuhan masyarakat. Menurut aspirasi yang disampaikan dalam aksi, kebijakan pemerintah perlu lebih berorientasi pada penciptaan lapangan kerja, perlindungan sosial, dan pemerataan kesejahteraan.

Di sisi lain, DPRD Jawa Barat diharapkan dapat menampung dan meneruskan aspirasi mahasiswa kepada pemerintah serta lembaga terkait di tingkat nasional.

Demo Mahasiswa Bandung Berlangsung Damai dan Kondusif

Aksi demonstrasi mahasiswa Bandung Raya berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian. Meski sempat muncul ketegangan dan provokasi yang memicu kemarahan terhadap petugas, situasi secara keseluruhan dapat dikendalikan.

Pendekatan humanis dan pengawasan aparat turut membantu menjaga jalannya aksi tetap kondusif hingga berakhir sekitar pukul 17.45 WIB.

Demonstrasi tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa dan elemen masyarakat untuk menyampaikan evaluasi terhadap perjalanan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

Mahasiswa berharap tuntutan yang disampaikan tidak berhenti sebagai aspirasi di jalanan, tetapi mendapat perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah maupun lembaga perwakilan rakyat.

Bagi para peserta aksi, keberhasilan pemerintahan tidak hanya diukur dari jumlah program yang dijalankan, tetapi juga dari kemampuan negara menyediakan lapangan kerja, menjaga lingkungan, mengelola anggaran secara bertanggung jawab, memperkuat jaminan sosial, dan melindungi hak-hak demokratis masyarakat.

Hingga berita ini disusun, naskah ini belum memuat tanggapan resmi pemerintah maupun DPRD Jawa Barat atas tuntutan yang disampaikan mahasiswa.

 

—

 

SEO TITLE: Mahasiswa Bandung Raya Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, 4 Tuntutan

 

SUBJUDUL: Sekitar 500 massa dari tiga perguruan tinggi dan gabungan 16 aliansi mahasiswa serta elemen masyarakat menggelar aksi di DPRD Jawa Barat, menyoroti karhutla, MBG, lapangan kerja, anggaran negara, dan demokrasi.

 

META DESCRIPTION: Mahasiswa Bandung Raya demo di DPRD Jabar, 20 Oktober 2026, mengevaluasi 2 tahun Prabowo-Gibran dengan 4 tuntutan terkait agraria, ekonomi, MBG, dan demokrasi.

 

URL SLUG: “mahasiswa-bandung-raya-demo-2-tahun-prabowo-gibran”

 

FOCUS KEYWORD: Mahasiswa Bandung Raya demo Prabowo-Gibran

 

KATA KUNCI TURUNAN:

 

– Demo mahasiswa Bandung hari ini

– Aksi mahasiswa di DPRD Jawa Barat

– Demonstrasi 2 tahun pemerintahan Prabowo-Gibran

– Tuntutan mahasiswa Bandung Raya

– Evaluasi pemerintahan Prabowo-Gibran

– Tuntutan evaluasi program MBG

– Mahasiswa tuntut penanganan karhutla

– Aksi demonstrasi Bandung 20 Oktober 2026

 

TAG BERITA: Mahasiswa Bandung Raya, Demo Bandung, DPRD Jawa Barat, Prabowo-Gibran, Aksi Mahasiswa, Makan Bergizi Gratis, MBG, Karhutla, Reforma Agraria, Demokrasi, Berita Bandung, Jawa Barat

 

SARAN ALT TEXT GAMBAR UTAMA: Aksi demonstrasi mahasiswa Bandung Raya di depan Gedung DPRD Jawa Barat saat evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran pada 20 Oktober 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPQ Al Mar’atus Sholeha Jakarta Timur Peringati Hari Santri di Kampung Baru Klender
Kodim 0502/JU Gelar Karya Bakti Bedah Rumah dan Bersihkan Pasar Sungai Bambu
Sipropam Polres Pelabuhan Tanjung Priok Lakukan Pengawasan SPPG Rawa Badak Utara 04,Pastikan Keamanan dan Kelayakan Makanan
Dari Rakyat Untuk Listrik Nasional:PLN Buka Karpet Merah Lahan Rakyat Diproyek 100 GWp
“POLSEK BATU AMPAR TINDAM RATAKAN SINDIKAT LAPORAN PALSU DAN FRAUD ASURANSI: TIGA TERSANGKA DISERGAP TANPA AMPUN”
Peluang Emas Kalimantan! 103 Titik PLTS Butuh 17.931 Hektare lahan, BUMD Kaltim Siap Ambil Peran
KPK NU Gelar Istigasah, Desak KPK Usut Dugaan Politik Uang Muktamar NU
Gelar ASEAN Eng. Wamenaker dan Arah Industrialisasi Inklusif Indonesia

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:09 WIB

TPQ Al Mar’atus Sholeha Jakarta Timur Peringati Hari Santri di Kampung Baru Klender

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Kodim 0502/JU Gelar Karya Bakti Bedah Rumah dan Bersihkan Pasar Sungai Bambu

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Sipropam Polres Pelabuhan Tanjung Priok Lakukan Pengawasan SPPG Rawa Badak Utara 04,Pastikan Keamanan dan Kelayakan Makanan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Dari Rakyat Untuk Listrik Nasional:PLN Buka Karpet Merah Lahan Rakyat Diproyek 100 GWp

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Peluang Emas Kalimantan! 103 Titik PLTS Butuh 17.931 Hektare lahan, BUMD Kaltim Siap Ambil Peran

Berita Terbaru