Sampah Menggunung di Jalan Tanjung Harapan Selatpanjang Sejak 2022

Tumpukan sampah di Jalan Tanjung Harapan Selatpanjang dikeluhkan warga karena menimbulkan bau busuk dan disebut telah berulang kali dilaporkan sejak 2022.

Herwinsyah

- Penulis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan sampah menggunung di sepanjang Jalan Tanjung Harapan, Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Selasa (25/8/2026). Warga menyebut persoalan tersebut telah berlangsung sejak 2022.

i

Tumpukan sampah menggunung di sepanjang Jalan Tanjung Harapan, Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Selasa (25/8/2026). Warga menyebut persoalan tersebut telah berlangsung sejak 2022.

SELATPANJANG, DETIKBERITA.CO.ID

Tumpukan sampah menggunung di Jalan Tanjung Harapan, Kota Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, kembali menjadi sorotan warga. Kondisi sampah yang meluber hingga ke sisi badan jalan tersebut disebut telah menjadi persoalan sejak 2022 dan hingga kini belum tertangani secara permanen.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Selasa (25/8/2026), tumpukan sampah terlihat memanjang di sepanjang sisi Jalan Tanjung Harapan. Berbagai jenis sampah, mulai dari kantong plastik, kemasan makanan, botol hingga sampah rumah tangga lainnya, terlihat bercampur dan menumpuk dalam jumlah cukup besar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di lokasi juga terlihat sebuah kontainer sampah. Namun, volume sampah yang berada di sekitar kontainer tampak meluber dan memenuhi area tepian jalan.

Kondisi tersebut menimbulkan persoalan tersendiri bagi warga dan pengguna jalan. Selain mengganggu pemandangan, tumpukan sampah juga dikeluhkan karena menimbulkan bau tidak sedap yang menyengat, terutama dari sampah organik dan sisa makanan yang bercampur dengan sampah plastik.

Warga Sebut Persoalan Sampah Berlangsung Sejak 2022

Warga menyebut persoalan tumpukan sampah di Jalan Tanjung Harapan bukan kejadian baru. Kondisi serupa disebut telah berlangsung sejak 2022 dan beberapa kali dilaporkan kepada pihak terkait.

Namun, hingga saat ini persoalan tersebut dinilai belum mendapatkan penanganan yang menyeluruh.

“Posisi ini merupakan jalan utama Kota Selatpanjang. Dari 2022 sampai sekarang sudah beberapa kali dilaporkan, tetapi tidak ada tanggapan,” ujar Herwinsyah, pemuda Tanjung Harapan, Selasa (25/8/2026).

Menurut Herwinsyah, kondisi tersebut semestinya mendapat perhatian serius karena Jalan Tanjung Harapan merupakan salah satu akses utama masyarakat. Ruas jalan tersebut digunakan warga untuk berbagai aktivitas, termasuk menuju kawasan pelabuhan, pusat perdagangan dan kawasan aktivitas masyarakat lainnya.

Sampah Meluber ke Sisi Jalan

Dari dokumentasi lapangan, tumpukan sampah terlihat berada sangat dekat dengan ruas jalan. Sebagian sampah bahkan telah menyebar hingga ke area yang berada di sisi badan jalan.

Baca Juga:  Dukung Indonesia Asri, Pos TNI AL Mukomuko Bersinergi Laksanakan Kebersihan Pantai Abrasi

Kondisi ini dikhawatirkan tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan apabila terus dibiarkan.

Sampah yang bercampur antara limbah organik dan anorganik juga berpotensi mengundang lalat, menimbulkan bau serta menjadi lingkungan yang tidak sehat apabila tidak segera ditangani.

Warga Minta DLH Kepulauan Meranti Bertindak

Warga berharap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kepulauan Meranti segera turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi tumpukan sampah tersebut.

Masyarakat meminta seluruh sampah yang menumpuk segera diangkut dan dilakukan pembersihan di sepanjang sisi Jalan Tanjung Harapan.

Selain pengangkutan, warga juga berharap pemerintah daerah memperbaiki sistem pengelolaan sampah di kawasan tersebut. Pengangkutan secara rutin dan terjadwal dinilai penting agar kontainer tidak kembali penuh dan sampah tidak meluber ke lingkungan sekitar.

Persoalan ini juga diharapkan tidak hanya diselesaikan secara temporer setelah adanya pemberitaan atau laporan warga. Sebab, jika benar telah berlangsung sejak 2022, diperlukan solusi yang lebih permanen agar tumpukan sampah tidak terus menjadi persoalan tahunan.

Jalan Utama Kota Perlu Mendapat Perhatian

Bagi masyarakat, kebersihan Jalan Tanjung Harapan bukan hanya persoalan estetika kota. Kondisi lingkungan di ruas jalan utama juga berkaitan dengan kenyamanan warga, kesehatan lingkungan dan citra Kota Selatpanjang.

Warga berharap pemerintah daerah segera merespons keluhan tersebut dengan melakukan pembersihan serta memastikan pengelolaan dan pengangkutan sampah berjalan secara konsisten.

Hingga berita ini diturunkan, DetikBerita.co.id belum memperoleh keterangan resmi dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Meranti mengenai penyebab penumpukan maupun jadwal penanganan sampah di lokasi tersebut.

 

Herwinsyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sorotan Tajam di Afdeling 5 Bah Jambi: BOPPAN RI Minta Dugaan Penyimpangan Replanting Segera Diusut
Konsorsium Pemuda dan Aktivis konawe Demo DESAK POLRES KONAWE panggil PUPR KONAWE kontraktor dugaan material ilegal
Mengenal Joe Thunder,”Sang seribu Wajah”yang Menjadi Mentor di Balik Layar Magis Indonesia
Menhut Raja Antoni Minta Tak Land Clearing:Kondisi Bukan Musim Kering Biasa
Menhut Raja Antoni ke Kalbar atas Arahan Prabowo:Pastikan Perintah Presiden Prabowo
Tindakan Keamanan,Unit PAM Obvit Polres Pelabuhan Tanjung Priok Laksanakan Patroli di Area PT PLN Indonesia Power UBP Priok
Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Nurwayah Hadiri Turnamen Domino “di GRJU
JJOS Polres Pelabuhan Tanjung Priok Intensifkan Patroli Cipta Kondisi, Antisipasi Kejahatan Jalanan

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Sampah Menggunung di Jalan Tanjung Harapan Selatpanjang Sejak 2022

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Sorotan Tajam di Afdeling 5 Bah Jambi: BOPPAN RI Minta Dugaan Penyimpangan Replanting Segera Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Konsorsium Pemuda dan Aktivis konawe Demo DESAK POLRES KONAWE panggil PUPR KONAWE kontraktor dugaan material ilegal

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:28 WIB

Menhut Raja Antoni Minta Tak Land Clearing:Kondisi Bukan Musim Kering Biasa

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Menhut Raja Antoni ke Kalbar atas Arahan Prabowo:Pastikan Perintah Presiden Prabowo

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

FPPI Sebut PT GAM Bersedia Bayar Ganti Rugi Lahan Petani Kutai Timur

Senin, 24 Agu 2026 - 20:00 WIB