Ratusan Pelajar di Paniai Tolak Program Makan Bergizi Gratis, Tuntut Pendidikan Gratis

Cheppy

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANIAI, Papua Tengah —

Ratusan pelajar dari tingkat SD hingga SMA di Kabupaten Paniai menggelar aksi demonstrasi menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (24/2/2025).

Para pelajar yang tergabung dalam Aliansi Pelajar se-Kabupaten Paniai melakukan long march sejauh sekitar empat kilometer dari Lapangan Karel Gobay menuju Kantor Bupati Paniai di Madi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peserta aksi berjalan kaki mengenakan seragam sekolah sambil membawa spanduk dan poster berisi tuntutan pendidikan gratis serta perbaikan fasilitas sekolah. Demonstrasi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian dan pendampingan guru.

Setibanya di Kantor Bupati, pelajar menyampaikan aspirasi melalui orasi secara bergantian. Mereka menilai persoalan utama yang dihadapi saat ini bukan kebutuhan pangan, melainkan biaya pendidikan dan keterbatasan sarana belajar.

Koordinator lapangan Aliansi Pelajar se-Kabupaten Paniai, Alpius Tebai, mengatakan pelajar membutuhkan akses pendidikan yang lebih terjangkau.

“Yang kami susah adalah biaya pendidikan. Kami meminta pendidikan harus digratiskan,” ujarnya dalam orasi.

Ia menambahkan, kebutuhan makan sehari-hari dinilai masih dapat dipenuhi keluarga masing-masing.

“Makanan bergizi itu selalu disiapkan oleh orang tua kami,” kata dia.

Sejumlah poster yang dibawa peserta aksi juga menegaskan tuntutan serupa, di antaranya bertuliskan

Baca Juga:  Skandal Mafia Tanah Rp6,7 Miliar di Batam: Oknum RT, Pengembang Penipu, dan Aparat Dituntut Bertanggung Jawab Atas Kehancuran 93 KK

“Berikan kami pendidikan gratis, bukan makanan gratis”.

Selain persoalan prioritas kebijakan, pelajar juga menyuarakan kekhawatiran terkait pelaksanaan program MBG, seperti distribusi makanan, higienitas, dan kesesuaian dengan kondisi sosial masyarakat setempat.

Mereka meminta pemerintah lebih memprioritaskan pembangunan sektor pendidikan, termasuk perbaikan fasilitas sekolah.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan aksi berjalan aman dan kondusif hingga selesai.

“Aksi ini untuk menolak program makan bergizi gratis diganti dengan sekolah gratis,” ujarnya.

Menurut dia, aparat melakukan pengamanan selama kegiatan berlangsung, sementara para guru mendampingi siswa selama demonstrasi.

Meski demikian, aksi berlangsung damai dan aspirasi pelajar diterima pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti dalam pembahasan lebih lanjut.

Demonstrasi di Paniai menjadi bagian dari dinamika respons masyarakat terhadap implementasi program MBG secara nasional. Di sejumlah wilayah Papua, muncul aspirasi serupa yang menekankan pentingnya penyesuaian kebijakan dengan kebutuhan lokal, terutama terkait akses pendidikan dan pemerataan fasilitas sekolah.

( Sepanya Kedepa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Terima Panglima Jilah, Respons Langsung Aspirasi Masyarakat Dayak
Aktivis Minta Dugaan Praktik Internet di Sikakap Diusut, Pemerintah Didorong Percepat Akses Resmi
Warga Gang 9 Warakas Tutup Perayaan HUT RI ke 81 dengan Pembagian Hadiah dan Makan Bersama
IPJI Kepri Siap Turun Ke Jalan: Duduk Perkara Pernyataan Wawako Batam Bukan Sekadar Kekeliruan, Tapi Kesombongan
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perketat Pengamanan Embarkasi KM Tidar,1.163 Penumpang Tujuan Surabaya
Afgan Hadirkan “Langit Merah Muda”, OST Agensi Rumah Tangga yang Bawa Kisah Kafka dan Katia
PP ISMAHI: Jangan Biarkan Potongan Video dan Tuduhan Anonim Menggantikan Proses Hukum

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 01:52 WIB

Presiden Prabowo Terima Panglima Jilah, Respons Langsung Aspirasi Masyarakat Dayak

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:17 WIB

Aktivis Minta Dugaan Praktik Internet di Sikakap Diusut, Pemerintah Didorong Percepat Akses Resmi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Warga Gang 9 Warakas Tutup Perayaan HUT RI ke 81 dengan Pembagian Hadiah dan Makan Bersama

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:14 WIB

IPJI Kepri Siap Turun Ke Jalan: Duduk Perkara Pernyataan Wawako Batam Bukan Sekadar Kekeliruan, Tapi Kesombongan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:28 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perketat Pengamanan Embarkasi KM Tidar,1.163 Penumpang Tujuan Surabaya

Berita Terbaru