Karya Arsitektur Friedrich Silaban Simbol Perjalanan Bangsa,PADI:Layak Jadi Pahlawan Nasional

Zaenal Langgar

- Penulis

Senin, 13 Juli 2026 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 


Jakarta-Ketua Umum Pergerakan Aktivis Demokrasi Indonesia (PADI) sekaligus Putra Daerah asal Humbang Hasundutan (Humbahas), Gokma Purba menyatakan dukungannya terhadap pengusulan arsitek legendaris Friedrich Silaban sebagai Pahlawan Nasional. Dukungan tersebut didasarkan pada besarnya kontribusi Friedrich Silaban terhadap perkembangan arsitektur Indonesia serta dedikasinya dalam menghadirkan karya-karya monumental yang menjadi bagian dari identitas bangsa.

Menurut PADI, sosok Friedrich Silaban tidak hanya dikenal sebagai perancang bangunan-bangunan bersejarah, tetapi juga sebagai pemikir yang mampu memadukan nilai-nilai kebangsaan dengan perkembangan arsitektur modern.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbagai karya yang dihasilkannya dinilai telah memberikan warisan budaya yang terus dinikmati masyarakat hingga saat ini.

“Friedrich Silaban telah memberikan sumbangsih luar biasa bagi Bangsa Indonesia melalui karya-karya arsitektur yang menjadi simbol perjalanan bangsa,” kata Gokma Purba dalam keterangannya senin (13/7/2026) di Jakarta.

“Sudah saatnya jasa dan pengabdiannya memperoleh penghargaan tertinggi dari negara melalui gelar Pahlawan Nasional,” imbuh gokma.

PADI menilai, pengusulan gelar Pahlawan Nasional tidak semata-mata didasarkan pada ketokohan seseorang, melainkan juga pada dampak nyata yang ditinggalkan bagi pembangunan bangsa. Dalam konteks tersebut, karya-karya Friedrich Silaban dinilai telah melampaui fungsi bangunan semata dan menjadi bagian dari sejarah serta identitas nasional.

“Kami berharap pemerintah dalam hal ini Bapak Presiden Prabowo Subianto serta instansi terkait yakni Kementerian Sosial dapat memberikan perhatian serius terhadap usulan ini melalui proses kajian yang objektif sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Ketua Umum PADI Gokma Purba.

“Penghargaan kepada Friedrich Silaban juga menjadi bentuk apresiasi terhadap dunia arsitektur Indonesia,” pungkasnya.

Lebih lanjut PADI juga mengapresiasi Dr. Eriko Silaban sebagai Tokoh Nasional asal Sumatera Utara yang menginisiasi pengusulan Arsitek Legendaris Friedrich Silaban sebagai Pahlawan Nasional, PADI menilai usulan ini sangat perlu untuk terus disuarakan agar semakin masif dan terdengar hingga berbagai penjuru daerah.

Baca Juga:  Pedoman Peliputan dan Pemberitaan Anak: Prinsip Perlindungan dalam Praktik Jurnalistik

“Kami sangat mengapresiasi Dr. Eriko Silaban sebagai tokoh nasional yang punya kepekaan serta kepedulian luar biasa terhadap perjalanan sejarah Arsitek Legendaris Friedrich Silaban, inisiasi usulan Pahlawan Nasional yang dilakukan oleh Dr. Eriko Silaban tentunya sangat penting untuk terus digelorakan dan didorong secara masif hingga ke penjuru daerah,” Ujar Gokma Purba yang juga Putra Daerah asal Humbang Hasundutan (Humbahas) Sumatera Utara.

PADI juga mengajak kalangan akademisi, arsitek, budayawan, dan masyarakat luas untuk bersama-sama mendukung upaya pengusulan tersebut. Menurut mereka, penghormatan kepada Friedrich Silaban akan menjadi inspirasi bagi generasi muda agar terus berkarya dan mengabdikan kemampuan terbaiknya bagi kemajuan Indonesia.

“Kami mengajak kalangan akademisi, arsitek, budayawan, dan masyarakat luas untuk sama – sama mendukung usulan ini sebagai bentuk penghormatan kepada Friedrich Silaban yang tentunya selalu menjadi inspirasi bagi generasi muda agar terus berkarya dan mengabdikan kemampuan terbaiknya bagi kemajuan Indonesia,” ucap Gokma.

Sebagai arsitek yang meninggalkan jejak penting dalam sejarah pembangunan nasional, Friedrich Silaban dinilai telah menunjukkan dedikasi, integritas, dan semangat pengabdian yang layak dikenang.

Terakhir PADI berharap besar proses pengusulan dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku sehingga jasa-jasa Friedrich Silaban memperoleh pengakuan yang setimpal dari negara.

“Tentunya harapan kami pengusulan ini dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku sehingga jasa – jasa Friedrich Silaban dapat memperoleh pengakuan yang setimpal dari negara,” tutupnya.

Reporter : Edo Lembang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satu Alur Layanan Tanpa Ribet: Inovasi BRI Life dan BPJS Kesehatan Lewat KAPJ
Hari Jadi Kabupaten Tangerang ke-394: Jadilah Pemimpin yang Dicintai Rakyat
Ketika Notaris & PPAT Terseret dalam APHT dan SKMHT
Tindakan Arogansi Oknum PPKK Manfaatkan Momentum Musibah Kebakaran
PPKK Kemayoran Menjadi Ambigu dengan Warisan BPKK
Rocky Gerung Masuk Istana: Akankah Kritik Tetap Bersuara?
Pergantian Kapolri 2026: Dari Era Presisi Listyo Sigit ke Polisi Bersama Masyarakat
Mancing Bersama, Lebih Dari Sekadar Strike’: Empang HUB Gelar Turnamen yang Jadi Ruang Temu Pemancing Lintas Generasi

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Satu Alur Layanan Tanpa Ribet: Inovasi BRI Life dan BPJS Kesehatan Lewat KAPJ

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Hari Jadi Kabupaten Tangerang ke-394: Jadilah Pemimpin yang Dicintai Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:41 WIB

Ketika Notaris & PPAT Terseret dalam APHT dan SKMHT

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:24 WIB

Tindakan Arogansi Oknum PPKK Manfaatkan Momentum Musibah Kebakaran

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:18 WIB

PPKK Kemayoran Menjadi Ambigu dengan Warisan BPKK

Berita Terbaru