Penyuluhan Bahaya Narkoba dengan Konsep Edutainment Warnai Hari Ketiga MPLS SMAN 53 Jakarta

S. Erfan Nurali

- Penulis

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Sebanyak 250 peserta didik baru SMAN 53 Jakarta Tahun Pelajaran 2026/2027 mendapatkan pembekalan mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Rabu (15/7/2026).

Kegiatan edukasi tersebut menghadirkan Brigjen Pol (P) Dr. Victor Pudjiadi, S.PB, FICS, DFM, Ketua Dewan Penasehat DPP Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB), yang juga dikenal sebagai dokter sekaligus penyuluh anti-narkoba di Badan Narkotika Nasional (BNN).

Materi disampaikan secara interaktif melalui pendekatan edutainment, dipadukan dengan pertunjukan sulap edukatif yang membuat suasana penyuluhan berlangsung hidup , menarik dan mendapat antusiasme tinggi dari para siswa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyuluhan tersebut menjadi salah satu agenda utama pada hari ketiga pelaksanaan MPLS SMAN 53 Jakarta yang berlangsung sejak 13 hingga 17 Juli 2026, setelah sebelumnya diawali kegiatan Pra-MPLS pada 11 Juli 2026.

Selain memberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, kegiatan juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai bentuk pergaulan negatif dan kenakalan remaja yang dapat mengancam masa depan generasi muda.

*Kepala Sekolah: Siswa Harus Berani Menolak Narkoba*

Kepala SMAN 53 Jakarta, Dra. Herawati Sihombing, M.Pd, mengatakan materi pencegahan penyalahgunaan narkoba sengaja dimasukkan dalam rangkaian MPLS sebagai upaya membangun karakter dan kesadaran sejak awal para siswa memasuki lingkungan sekolah.

“Hari ini merupakan bagian dari rangkaian MPLS dengan tema bahaya narkoba dan kenakalan remaja. Kami ingin memperkenalkan kepada siswa kelas X agar tidak pernah mencoba narkoba, selalu berhati-hati terhadap lingkungan pergaulan maupun berbagai bentuk modus yang dapat menjerumuskan mereka,” ujarnya kepada awak media.

Menurut Herawati, metode penyampaian yang digunakan Brigjen Pol (P) Dr. Victor Pudjiadi terbukti efektif menarik perhatian peserta.

“Melalui pendekatan sulap yang edukatif, anak-anak sangat antusias. Hampir dua jam kegiatan berlangsung tanpa terasa karena materinya disampaikan secara menarik sekaligus mudah dipahami,” katanya.

Ia berharap seluruh peserta didik baru mampu menjadi generasi yang memiliki karakter kuat, berani mengatakan tidak terhadap narkoba, serta mampu menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif.

*Komite Sekolah: Edukasi Dikemas Menarik dan Mudah Dipahami*

Ketua Komite SMAN 53 Jakarta yang juga Ketua Umum DPP Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB), Ir. Agung Karang, mengapresiasi sinergi antara pihak sekolah, komite, dan organisasi pendidikan dalam menghadirkan pembelajaran yang bermanfaat bagi siswa.

Menurutnya, penyampaian materi oleh Brigjen Pol (P) Dr. Victor Pudjiadi berlangsung dengan konsep edukasi dan hiburan (edutainment) sehingga mampu membangun perhatian peserta selama kegiatan berlangsung.

“Materi bahaya narkoba disampaikan secara luar biasa melalui pendekatan edukasi yang dipadukan dengan hiburan. Anak-anak mengikuti kegiatan dengan sangat antusias sehingga pesan yang disampaikan lebih mudah diterima,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda sehingga edukasi pencegahan harus terus dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan berbagai elemen masyarakat.

Baca Juga:  SMAN 1 Garut Siap Jadi Pelopor “Sekolah Maung” Jawa Barat, Perkuat Tradisi Prestasi Nasional

*Orang Tua Dukung Program Pendidikan Karakter*

Sementara itu, Sekretaris Komite Sekolah SMAN 53 yang juga sebagai ketua Departemen Humas DPP GPIB Tina Permatasari menegaskan seluruh orang tua mendukung berbagai program sekolah yang berorientasi pada pembentukan karakter siswa.

“Selama kegiatan yang dilaksanakan sekolah memberikan manfaat positif bagi anak-anak, kami sebagai orang tua tentu akan terus memberikan dukungan penuh. Program seperti penyuluhan bahaya narkoba sangat penting karena menjadi bekal bagi anak-anak dalam menghadapi tantangan pergaulan saat ini,” ujarnya.

Ia berharap sinergi antara sekolah, komite, dan orang tua terus terjalin guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan berkualitas.

*MPLS Berlangsung Lima Hari*

Pelaksanaan MPLS SMAN 53 Jakarta Tahun Pelajaran 2026/2027 berlangsung selama lima hari dengan berbagai materi yang berfokus pada pembentukan karakter, pengenalan budaya sekolah, literasi digital, wawasan kebangsaan, kesehatan mental, hingga pendidikan lingkungan.
Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan Profil Pelajar Pancasila.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Doli Arusdin,S.Pd jajaran pengurus DPP GPIB, di antaranya Hartadi, S.H., M.H. selaku Ketua Departemen Hukum dan Advokasi, serta sejumlah guru dan pengurus Komite SMAN 53 Jakarta.

*Penutupan MPLS Dihadiri Sekitar 1.200 Peserta*

Rangkaian MPLS dijadwalkan ditutup pada Jumat (17/7/2026) di lingkungan SMAN 53 Jakarta, Jalan Cipinang Jaya II, Jatinegara, Jakarta Timur.

Panitia memperkirakan sekitar 1.200 peserta yang terdiri atas siswa, guru, orang tua, dan komite sekolah akan menghadiri acara penutupan. Kegiatan tersebut juga direncanakan menghadirkan penyanyi Shanna Shannon sebagai bintang tamu untuk memberikan motivasi kepada peserta didik baru sekaligus menyemarakkan penutupan MPLS.

Dengan mengusung konsep pendidikan yang edukatif, kolaboratif, dan berorientasi pada pembentukan karakter, SMAN 53 Jakarta berharap para peserta didik baru tidak hanya mampu berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, dan ketahanan terhadap pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkotika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Edy Dwiyanto Resmi Pimpin GPIB DKI Jakarta, Persatuan Jadi Fondasi Kepengurusan Baru
Menembus Batas Negara, SD Islam PB Soedirman dan SK Jalan 3 Perluas Kolaborasi Pendidikan
Tak Sekadar Nostalgia, Reuni Alumni SMAN 11 Jakarta 2007 Perkuat Kolaborasi dan Kepedulian
Yayasan Yastaqim Perkuat Layanan Pendidikan di Garut
MPLS Ramah Anak, Polisi Bekali Siswa Cegah Kenakalan Remaja
Jhonny Walker Situmorang: Koperasi Jadi Kunci Tekan Kemiskinan dan Wujudkan Indonesia Emas 2045
Jaga Hak Masyarakat Pesisir, Implementasi Blue Economy Harus Adil dan Sentuh Kearifan Lokal
Bimbingan Teknis ERKAM di MTs Atta’awun: Komitmen Kemenag Garut Perkuat Tata Kelola Madrasah

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Edy Dwiyanto Resmi Pimpin GPIB DKI Jakarta, Persatuan Jadi Fondasi Kepengurusan Baru

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:12 WIB

Menembus Batas Negara, SD Islam PB Soedirman dan SK Jalan 3 Perluas Kolaborasi Pendidikan

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:56 WIB

Tak Sekadar Nostalgia, Reuni Alumni SMAN 11 Jakarta 2007 Perkuat Kolaborasi dan Kepedulian

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:25 WIB

Yayasan Yastaqim Perkuat Layanan Pendidikan di Garut

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:45 WIB

MPLS Ramah Anak, Polisi Bekali Siswa Cegah Kenakalan Remaja

Berita Terbaru