Pada Selasa, 14 Juli 2026 – Forum Pemuda Pemudi Mahasiswa Morompaitonga Tafagapi (FPPMMT) menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden tenggelamnya kapal yang melayani rute Menui–Kendari di perairan Samarengga–Koikoila
FPPMMT menilai kejadian ini menjadi perhatian serius karena adanya dugaan lemahnya pengawasan terhadap kelayakan kapal yang beroperasi. Syahbandar Menui Kepulauan sebagai pihak yang memiliki kewenangan dalam pengawasan pelayaran harus memastikan setiap kapal yang beroperasi telah memenuhi standar keselamatan dan kelayakan berlayar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dafin, Ketua Umum FPPMMT mendesak Syahbandar Menui Kepulauan dan instansi terkait untuk segera melakukan evaluasi serta pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem pengawasan kapal, khususnya pada rute Menui–Kendari, agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Apabila hasil investigasi menemukan adanya kelalaian, pelanggaran prosedur, atau kurang maksimalnya pengawasan, maka pihak yang bertanggung jawab harus diberikan tindakan sesuai aturan yang berlaku.
FPPMMT turut menyampaikan duka dan simpati kepada para korban serta keluarga yang terdampak. Forum ini akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut demi memastikan keselamatan masyarakat dalam menggunakan transportasi laut.
- FPPMMT Soroti Dugaan Lemahnya Pengawasan Syabandar Menui Kepulauan Pasca Tenggelamnya Kapal di Perairan Samarengga-Koikoila - 15/07/2026
- DPD GMN Sultra Desak Kejati Sultra Bongkar Dugaan Mafia Izin Crossing Tambang, Minta Gubernur Copot Kadis DP3APPKB Inisial RJ - 14/07/2026
- Diduga Gunakan Material dari Tambang Tanpa Izin, Proyek Pengaman Pantai Tondowolio Senilai Rp18,5 Miliar sultra monitoring corruption menyoroti - 14/07/2026





























