Tragedi di Pegunungan Krayan: Pesawat Pelita Air Jatuh, Pilot Ditemukan Gugur

Abdul Hapid

- Penulis

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DetikBerita.Co.Id || Nunukan- Kabar duka menyelimuti dunia penerbangan di wilayah perbatasan Kalimantan Utara. Sebuah Pesawat Pelita Air Jatuh mengalami kecelakaan fatal di kawasan Pegunungan Pabetung Remayo, Kecamatan Krayan Timur, Kabupaten Nunukan, pada Kamis (19/2/2026).

Merespons insiden tersebut, TNI melalui Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–Malaysia Yonarmed 4/Prh bersama Kodim Nunukan bergerak cepat melakukan operasi tanggap darurat.

Pesawat nahas jenis Air Tractor AT802 dengan kode registrasi PK-PAA itu jatuh saat menjalankan misi penerbangan charter pengangkutan bahan bakar minyak (BBM) milik PT Pertamina (Persero).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan kronologi kejadian, pesawat berangkat dari Bandara Juwata Tarakan pada pukul 10.15 WITA dan sempat mendarat dengan selamat di Bandara Yuvai Semaring Long Bawan pukul 11.10 WITA. Namun, petaka terjadi saat perjalanan pulang.

Setelah membongkar muatan, pesawat kembali lepas landas menuju Tarakan pada pukul 12.10 WITA hanya dengan membawa satu orang pilot.

Sepuluh menit berselang, pesawat dilaporkan hilang kontak dan jatuh di titik koordinat Pegunungan Pabetung Remayo.

Tim evakuasi yang terdiri dari 21 personel di bawah komando Wadan Satgas Pamtas Yonarmed 4/Prh segera diterjunkan ke lokasi melalui medan yang berat. Saat tiba di titik jatuh, petugas menemukan kondisi badan pesawat dalam keadaan rusak parah akibat benturan dan bekas kebakaran hebat.

Baca Juga:  Polri Aktif Pantau Siskamling Dini Hari, Warga Utan Panjang Diajak Jaga Lingkungan Bersama

Dalam operasi tersebut, tim gabungan berhasil menemukan pilot pesawat dalam kondisi meninggal dunia. Fokus petugas saat ini beralih pada pengamanan lokasi serta pencarian kotak hitam (black box) guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

Pihak TNI memastikan akan terus bersiaga di lokasi kejadian untuk mengawal proses evakuasi material sisa pesawat. Langkah ini diambil untuk mendukung proses investigasi lanjutan yang akan dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan instansi berwenang lainnya.

Abdul Hapid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara
RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat
Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan
Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban
SINERGITAS ALIANSI JURNALIS BERSATU DAN 4 WILAYAH SALUR KAN HEWAN KURBAN
Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah
SMAN 1 Garut Siap Jadi Pelopor “Sekolah Maung” Jawa Barat, Perkuat Tradisi Prestasi Nasional
GMPD Jakarta Gelar Unras di Kantor PLN, Desak Pencopotan Dirut PLN Usai Blackout Sumatera

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:49 WIB

Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:19 WIB

RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:49 WIB

Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:32 WIB

Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:35 WIB

Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah

Berita Terbaru