Detikberita, JAKARTA – Wahyu Hidayat terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Administrasi Jakarta Utara periode 2026–2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar di Gedung Golkar Jakarta Utara, Sabtu (17/10).
Wahyu menjadi satu-satunya calon ketua dalam musda tersebut. Sebanyak 11 suara sah dari pemilik hak pilih seluruhnya mendukung Wahyu untuk memimpin Golkar Jakarta Utara selama lima tahun ke depan.
Musda XI yang dirangkaikan dengan Pesta Kader dan Pesta Rakyat itu dihadiri sekitar 300 peserta dari unsur pengurus partai, kader, dan organisasi kemasyarakatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepemimpinan baru tersebut diharapkan memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempersiapkan strategi politik Partai Golkar Jakarta Utara menghadapi Pemilu 2029.

Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, A. Zaki Iskandar, mengapresiasi kerja keras pengurus dan kader Golkar Jakarta Utara dalam menjalankan roda organisasi serta memperjuangkan kepentingan partai.
Zaki juga menyoroti capaian Golkar di DKI Jakarta, yakni memperoleh dua kursi DPRD DKI Jakarta dan satu kursi DPR RI melalui Erwin Aksa.
Menurut dia, capaian tersebut perlu menjadi bahan evaluasi sekaligus modal untuk meningkatkan kinerja partai dalam menghadapi persaingan politik pada pemilu mendatang.
Ia mengingatkan bahwa tantangan Pemilu 2029 semakin berat sehingga konsolidasi organisasi harus dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat DPD, kecamatan, hingga kelurahan, termasuk melalui penguatan kelompok karya (pokar).
Golkar Jakut Bidik Tambahan Kursi DPRD

Sementara itu, Judistira Hermawan, yang menjabat Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPD Partai Golkar Jakarta Utara, Ketua Harian DPD Partai Golkar DKI Jakarta, sekaligus Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, mengatakan kepengurusan baru perlu memperkuat soliditas kader dan meningkatkan efektivitas kerja organisasi.
Menurut Judistira, konsolidasi menjadi faktor penting untuk merealisasikan target politik Golkar Jakarta Utara pada Pemilu 2029.
Golkar Jakarta Utara menargetkan penambahan kursi DPRD DKI Jakarta di daerah pemilihan (dapil) 3, dari dua kursi menjadi tiga kursi. Sementara di dapil 2, partai tersebut berupaya mempertahankan dua kursi yang telah diperoleh.
Selain mempertahankan dan meningkatkan keterwakilan di DPRD DKI Jakarta, Golkar Jakarta Utara juga menargetkan perolehan kursi DPR RI pada Pemilu 2029.
Judistira menyebutkan, pada pemilu sebelumnya, Golkar disebut sempat mendekati perolehan dua kursi DPR RI. Capaian tersebut menjadi salah satu motivasi untuk meningkatkan hasil pada pemilu mendatang.
Ia menilai pencapaian target itu membutuhkan konsolidasi organisasi yang solid, kerja politik terarah, serta penguatan basis dukungan masyarakat.
Musda Susun Program Kerja Lima Tahun

Ketua Panitia Musda XI DPD Partai Golkar Jakarta Utara, Marfuad Hasmar, mengatakan musda tidak hanya menjadi forum pemilihan ketua, tetapi juga momentum konsolidasi dan penyusunan program kerja organisasi untuk lima tahun ke depan.
Marfuad, yang juga menjabat Sekretaris Partai Golkar Jakarta Utara dan Ketua Kosgoro Jakarta Utara, menjelaskan kegiatan tersebut melibatkan pimpinan kecamatan, pengurus Golkar tingkat provinsi dan kota, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan pendiri dan yang didirikan Partai Golkar.
Menurut dia, keterlibatan berbagai unsur tersebut penting untuk menjaga komunikasi dan memperkuat koordinasi antarkader.
Marfuad berharap Wahyu segera menyusun kepengurusan yang solid serta merangkul seluruh kader guna menjaga persatuan di internal partai.
“Harapannya, Musda ini berjalan lancar dan kompak serta melahirkan pemimpin terbaik. Ketua terpilih diharapkan segera melakukan konsolidasi dan merangkul seluruh kader agar Golkar Jakarta Utara tetap solid ke depannya,” ujar Marfuad.
Terpilihnya Wahyu Hidayat untuk periode 2026–2031 menjadi momentum bagi Golkar Jakarta Utara untuk memperkuat struktur organisasi dan memperluas dukungan masyarakat.
Dengan target penambahan kursi DPRD DKI Jakarta serta upaya memperoleh kursi DPR RI, kepengurusan baru diharapkan mampu menerjemahkan agenda konsolidasi menjadi program kerja yang terukur menjelang Pemilu 2029.
- Wahyu Hidayat Pimpin Golkar Jakut, Targetkan Tambah Kursi pada Pemilu 2029 - 17/10/2026
- FORMASI Desak KPK, Segera Tersangkakan dan Tangkap Nusron Wahid - 16/10/2026
- Mangkir Dua Kali Panggilan, Koalisi Masyarakat Antikorupsi Desak KPK Jemput Paksa dan Tersangkakan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid - 16/10/2026



















