Mangkir Dua Kali Panggilan, Koalisi Masyarakat Antikorupsi Desak KPK Jemput Paksa dan Tersangkakan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid

FIka

- Penulis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 01:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikberita, JAKARTA — Aliansi masyarakat sipil yang tergabung dalam Forum Aliansi Masyarakat Antikorupsi (FORMASI), Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (FABEM), serta Relawan Prabowo 08 mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menggelar aksi unjuk rasa. Aksi ini digelar sebagai bentuk dukungan sekaligus desakan tegas agar KPK bertindak berani dan profesional dalam menangani kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Ketua Umum Formasi, Bang Jalih Pitoeng, menyatakan bahwa kasus dugaan korupsi di Kementerian ATR/BPN—khususnya yang melibatkan BPN Bogor—telah menyita perhatian publik setelah KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan menetapkan delapan orang tersangka. Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, terungkap adanya keterlibatan pihak-pihak yang disinyalir merupakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.

Namun, koalisi menilai sikap Nusron Wahid yang telah dua kali mangkir dari panggilan pemeriksaan KPK sebagai bentuk ketidakpatuhan terhadap hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini sudah dua kali panggilan dan dua kali mangkir. Kami tidak ingin mengintervensi atau mengajari KPK tentang aturan hukum, tetapi karena beliau sudah dua kali tidak hadir, maka kami mendukung penuh KPK untuk segera melakukan jemput paksa,” tegas Bang Jalih Pitoeng di depan Gedung KPK, Jakarta.

Dalam aksi tersebut, perwakilan massa berniat menemui langsung jajaran Pimpinan/Komisioner KPK untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Kendati para komisioner sedang tidak berada di tempat, massa aksi memilih tertib dan menghormati proses yang berjalan di lembaga antirasuah tersebut.

Baca Juga:  GPRA Bagikan Dividen Rp1 per Saham, Siapkan Right Issue untuk Perkuat Bisnis Hunian dan Hospitality

Koalisi menargetkan momentum “Jumat Keramat” minggu ini sebagai pembuktian ketegasan KPK. Jika KPK belum juga menetapkan status hukum atau menjemput paksa Nusron Wahid, koalisi mengancam akan menggelar aksi gelombang yang lebih besar dengan menggalang konsolidasi lintas elemen.

“Kami akan terus turun ke jalan, menjahit konsolidasi, dan menghimpun kekuatan dari para aktivis, ormas antikorupsi, serta organisasi mahasiswa dan pemuda. Korupsi adalah perusak negeri dan musuh kita bersama,” tambah Bang Jalih Pitoeng.

Di akhir penyataannya, koalisi menyampaikan apresiasi kepada awak media yang terus mengawal isu pemberantasan korupsi di Indonesia, sembari menegaskan bahwa masyarakat akan terus mengawal status hukum Nusron Wahid hingga tuntas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FORMASI Desak KPK, Segera Tersangkakan dan Tangkap Nusron Wahid
FORMASI Desak KPK Tersangkakan dan Tangkap Nusron Wahid
Surat Edaran Bupati Diabaikan – Masyarakat Desak Tim Gabungan Turun Ukur Lahan Secara Terbuka!
Pasca-Putusan MK, Akankah Pramono atau Puan Mendampingi Prabowo?
Radio Tak Mau Kalah di Era TikTok, Streaming Jadi Senjata Gaet Pendengar
Kasus Nurbani Ermin Belum Jelas Sejak 2023, DAS Law Firm Serahkan Resume Hukum
Polda Metro Bongkar Sindikat SMS Phishing di Rute MRT, Pakai Fake BTS Keliling
Peringati Tiap Tahun G30S PKI, Ini Alasannya

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 01:47 WIB

FORMASI Desak KPK, Segera Tersangkakan dan Tangkap Nusron Wahid

Jumat, 16 Oktober 2026 - 01:43 WIB

Mangkir Dua Kali Panggilan, Koalisi Masyarakat Antikorupsi Desak KPK Jemput Paksa dan Tersangkakan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:41 WIB

FORMASI Desak KPK Tersangkakan dan Tangkap Nusron Wahid

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Surat Edaran Bupati Diabaikan – Masyarakat Desak Tim Gabungan Turun Ukur Lahan Secara Terbuka!

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Pasca-Putusan MK, Akankah Pramono atau Puan Mendampingi Prabowo?

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

FORMASI Desak KPK, Segera Tersangkakan dan Tangkap Nusron Wahid

Jumat, 16 Okt 2026 - 01:47 WIB