Dirut Eka Lestari Sinaga: ECOTRU 100% Organik, Dukung KLH Atasi Pencemaran DAS, Laut, dan Tanah

Admin

- Penulis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, DETIKBERITA.CO.ID –

Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Esa Maha Karya Tunggal turut berpartisipasi dalam INVIROTECH Expo 2026 di Jakarta Convention Center/JCC, 11-13 Juni 2026.

Perusahaan membuka booth untuk memperkenalkan produk mikrobiologi ECOTRU yang mendukung program pemerintah dalam pengurangan sampah dan pengendalian pencemaran lingkungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama PT Esa Maha Karya Tunggal, Eka Lestari Sinaga, mengatakan keikutsertaan ini sejalan dengan komitmen perusahaan mendukung pemerintah, khususnya Kementerian Lingkungan Hidup/KLH, dalam mengatasi pencemaran di Daerah Aliran Sungai/DAS, laut, dan tanah.

“Kami hadir untuk memperkenalkan produk mikrobiologi yang sudah banyak dipakai pemerintah daerah, industri, dan perusahaan komersial. Fungsinya untuk mengurangi bau sampah dan mengendalikan pencemaran air,” ujar Eka Sinaga.

Turunkan COD, BOD, Amonia hingga Coliform

Mikrobiologi ECOTRU bekerja menurunkan parameter pencemaran air seperti COD, BOD, TSS, amonia, dan total coliform sesuai baku mutu yang ditetapkan KLH.

Produk ini juga efektif untuk mengolah air lindi dari TPA, limbah industri kelapa sawit, pencemaran sungai, limbah perhotelan/HORECA, hingga memulihkan tanah kritis bekas tambang.

“ECOTRU 100% berbahan organik, tidak mengandung kimia sama sekali. Karena itu produk ini didukung dan direkomendasikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup untuk pengendalian pencemaran air di Indonesia,” tegas Eka.

Harapan: Teknologi Organik Makin Digaungkan

Eka berharap teknologi yang aman bagi lingkungan dan bebas bahan kimia seperti ECOTRU dapat semakin digaungkan.

Baca Juga:  Kriminalisasi Advokat Hendra Sianipar."Marwah Advokat" harus dikembalikan

Dukungan regulasi dari pemerintah dinilai penting agar pengendalian pencemaran air di Indonesia lebih tepat sasaran.

”Harapan kami, produk dan teknologi organik ini terus didukung KLH. Biar makin banyak yang tahu bahwa solusi pencemaran air bisa tanpa bahan kimia, aman untuk lingkungan,” tutup Eka Lestari Sinaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penyerahan Motor Beat Hasil Temuan di Jatinegara Kaum Kembali Ke Pemilik Asal Cianjur
Sidang Pembacaan Dakwaan Don Ritto Digelar Tim PH Siapkan Eksepsi
“Gudang Siluman Tanpa Nama Terendus Jadi Sarang Jastip di Tembesi: Diangkut Truk, Diselundupkan Lewat Kapal Kayu Dapur 6”
Sengketa Tanah Bambu Apus, Pemuda Nusantara Berkeadilan Soroti Dugaan Penyalahgunaan Wewenang
Konser 30 Tahun UNGU Segera Digelar, Tiket Mayoritas Kategori Sudah Sold Out
GARPEM Sultra Desak Kejagung Evaluasi Kejati Sultra, Soroti Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Tambang Nikel Kolaka panas di awal tumpul di akhir
Brimob Malut Respons Cepet, Bersinergi Padamkan Kebakaran Lahan di Desa Tewil
Menyoal MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran,Pengamat SDI Angkat Bicara

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Penyerahan Motor Beat Hasil Temuan di Jatinegara Kaum Kembali Ke Pemilik Asal Cianjur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Sidang Pembacaan Dakwaan Don Ritto Digelar Tim PH Siapkan Eksepsi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:29 WIB

“Gudang Siluman Tanpa Nama Terendus Jadi Sarang Jastip di Tembesi: Diangkut Truk, Diselundupkan Lewat Kapal Kayu Dapur 6”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Sengketa Tanah Bambu Apus, Pemuda Nusantara Berkeadilan Soroti Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Konser 30 Tahun UNGU Segera Digelar, Tiket Mayoritas Kategori Sudah Sold Out

Berita Terbaru