BIKE Gandeng Perumda Pasar Jaya Kembangkan Pasar Minggu Jadi Kawasan TOD

FIka

- Penulis

Kamis, 17 September 2026 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikberita,  JAKARTA – PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) melalui anak usahanya, PT Ratu Karya, menggandeng Perumda Pasar Jaya untuk mengembangkan kembali kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di Kantor Pusat Perumda Pasar Jaya, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

MoU ditandatangani Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan Widiyanto dan Direktur PT Ratu Karya Tessar Haditiya. Penandatanganan disaksikan Direktur Utama BIKE Eric Kusuma serta jajaran manajemen Perumda Pasar Jaya, BIKE, dan PT Ratu Karya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerja sama ini diarahkan untuk mendukung penataan dan pengembangan kawasan Pasar Minggu dengan konsep Transit-Oriented Development (TOD).

Konsep tersebut dipilih karena kawasan Pasar Minggu memiliki posisi strategis sebagai salah satu simpul transportasi dan perdagangan di Jakarta Selatan.

Tapak pengembangan berada dalam radius sekitar 0-200 meter dari stasiun sehingga dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan berbasis transit.

Pendekatan TOD akan mengintegrasikan transportasi umum dengan kawasan perdagangan, hunian, perkantoran, serta fasilitas publik lainnya. Dengan integrasi tersebut, kawasan diharapkan menjadi lebih tertata, mudah diakses, dan memiliki pemanfaatan lahan yang lebih optimal.

Investasi Hampir Rp 1 Triliun

Direktur Utama BIKE Eric Kusuma mengatakan, rencana pembangunan kembali kawasan Pasar Minggu diperkirakan membutuhkan nilai investasi hampir Rp 1 triliun.

“Investasinya diperkirakan hampir mencapai Rp 1 triliun,” ujar Eric dalam kegiatan penandatanganan MoU, Kamis.

Menurut dia, kawasan yang dikembangkan nantinya tidak hanya berfungsi sebagai pasar modern, tetapi juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang.

Fasilitas tersebut antara lain kios dan los bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), rumah susun, rumah sakit, perkantoran, pusat perbelanjaan, food court, serta fasilitas lainnya.

Pengembangan kawasan juga mempertimbangkan posisi Pasar Minggu yang berdekatan dengan Stasiun Pasar Minggu dan terminal angkutan umum.

Kondisi tersebut dinilai dapat memudahkan mobilitas masyarakat, pedagang, penghuni, maupun pengunjung menuju berbagai wilayah Jakarta dan daerah sekitarnya.

Integrasikan Pasar dan Transportasi

Kawasan Pasar Minggu selama ini menjadi salah satu pusat aktivitas perdagangan sekaligus transportasi. Namun, perkembangan aktivitas di kawasan tersebut juga menghadirkan persoalan berupa ketidakteraturan tata ruang dan aktivitas perdagangan.

Baca Juga:  Estafet Kepemimpinan PII Bergulir, Abdul Qohar Ruslan Serahkan Mandat ke PB PII Baru

Karena itu, penataan kembali diarahkan untuk mengintegrasikan tiga fungsi utama, yakni pasar tradisional, terminal, dan stasiun, serta jaringan jalan di sekitarnya.

Dari sisi transportasi, Terminal Pasar Minggu merupakan terminal tipe B yang melayani sejumlah moda angkutan umum, termasuk Transjakarta, JakLingko, angkutan kota Depok, KWK, dan mikrolet.

Sementara itu, Stasiun Pasar Minggu merupakan bagian dari jalur kereta api yang menghubungkan kawasan Jakarta dengan wilayah Depok hingga Bogor.

Dengan posisi tersebut, Pasar Minggu dinilai memiliki karakter sebagai kawasan transit yang dapat dikembangkan menggunakan prinsip TOD.

Jenis Perdagangan Akan Ditata

Dalam konsep pengembangan kawasan, aktivitas perdagangan juga akan ditata berdasarkan jenis usaha.

Sejumlah jenis perdagangan seperti elektronik, emas, perhiasan, swalayan, dan optik direncanakan dapat ditempatkan di area trade centre. Penataan tersebut bertujuan mengurangi penumpukan aktivitas perdagangan di satu titik sekaligus menciptakan kawasan yang lebih tertib dan lapang.

Trade centre juga dirancang sebagai area komersial yang dapat menunjang kebutuhan penghuni dan pengunjung kawasan.

Selain perdagangan dan hunian, pengembangan kawasan mencakup penyediaan ruang perkantoran. Konsep tersebut ditujukan untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan masyarakat dalam satu kawasan, mulai dari tempat tinggal, bekerja, hingga berbelanja.

Konsep pembangunan terpadu tersebut diharapkan dapat membuat kawasan Pasar Minggu lebih dinamis tanpa menghilangkan fungsi dan karakter pasar tradisional.

Revitalisasi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas lingkungan pasar agar lebih bersih, tertata, nyaman, dan mampu tetap menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Melalui kerja sama BIKE dan Perumda Pasar Jaya, pengembangan Pasar Minggu diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, sekaligus meningkatkan kualitas kawasan dan konektivitas transportasi di Jakarta Selatan. (L)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Reynold S Abilowo Siap Maju Jadi Ketua DPC GRIB Jaya Jakarta Timur, Usung Visi Organisasi Aktif dan Berintegritas
PP Polri Dukung Ketegasan Kapolri Tindak Oknum, Tegaskan Polri Tetap Solid dan Dipercaya Masyarakat
AKSI DAMAI “Gatang Utus di Bumi Iya Mulik Bengkang Turam”: Masyarakat Lahei Sampaikan 5 Tuntutan Utama ke Kantor Bupati Barito Utara!
Polisi Bersama Masyarakat, Korsabhara Baharkam Polri Siagakan Personel dan Satwa Hadapi Bencana 2026
Tokoh NU Abdul Hamid Rahayaan Desak Prabowo Evaluasi Kabinet, Sejumlah Menteri Disorot
Tokoh NU Abdul Hamid Rahayaan Minta Aparat Tegas terhadap Dugaan Upaya Makar
Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Sukoharjo Kewenangan Aparat dan Perlindungan Hak Anak
Polri Tertibkan Debt Collector, Dorong Legalitas Profesi dan Cegah Praktik Premanisme
Berita ini 28 kali dibaca

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:35 WIB

Reynold S Abilowo Siap Maju Jadi Ketua DPC GRIB Jaya Jakarta Timur, Usung Visi Organisasi Aktif dan Berintegritas

Kamis, 5 November 2026 - 14:38 WIB

PP Polri Dukung Ketegasan Kapolri Tindak Oknum, Tegaskan Polri Tetap Solid dan Dipercaya Masyarakat

Kamis, 5 November 2026 - 13:24 WIB

AKSI DAMAI “Gatang Utus di Bumi Iya Mulik Bengkang Turam”: Masyarakat Lahei Sampaikan 5 Tuntutan Utama ke Kantor Bupati Barito Utara!

Kamis, 5 November 2026 - 09:23 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Korsabhara Baharkam Polri Siagakan Personel dan Satwa Hadapi Bencana 2026

Kamis, 5 November 2026 - 07:28 WIB

Tokoh NU Abdul Hamid Rahayaan Desak Prabowo Evaluasi Kabinet, Sejumlah Menteri Disorot

Berita Terbaru