Mancing Bersama, Lebih Dari Sekadar Strike’: Empang HUB Gelar Turnamen yang Jadi Ruang Temu Pemancing Lintas Generasi

Indah

- Penulis

Senin, 21 September 2026 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikberita.co.id TANGERANG SELATAN – Buat sebagian orang, mancing masih dianggap kegiatan santai sekadar pengisi waktu luang. Tapi bagi komunitas yang menekuninya, mancing adalah tempat cerita lahir, silaturahmi terjalin, sekaligus arena untuk menguji nyali dan strategi. Satu lapak, sejuta cerita begitu semboyan yang terus dipegang para pemancing.
Menjawab semangat itu, Empang HUB mengajak seluruh pemancing dari lintas generasi untuk bergerak dan turun langsung ke lapangan lewat Turnamen Empang HUB, Minggu, 4 Oktober 2026, di Lubana Sengkol, Tangerang Selatan. Ini bukan sekadar lomba tahunan, melainkan panggilan bagi siapa pun yang ingin membuktikan bahwa mancing kini sudah jadi gaya hidup, bukan lagi sekadar hobi atau pengisi akhir pekan.
Dengan kuota terbatas hanya 68 lapak, turnamen ini diprediksi bakal diserbu peserta dari berbagai komunitas mancing di Jabodetabek. Total hadiah yang diperebutkan pun tidak main-main, yaitu 15 juta rupiah dan hadiah menyesuaikan lapak terisi, jadi makin cepat mendaftar, makin besar pula peluang dan keseruan yang didapat.
Bukan cuma soal berburu hadiah, turnamen ini dirancang sebagai ruang temu bagi pemancing senior maupun anak muda yang baru menekuni hobi ini. Di sinilah cerita, strategi, dan pengalaman saling dipertukarkan, sekaligus jadi bukti bahwa mancing bisa menjadi aktivitas sosial yang mempertemukan berbagai kalangan dalam satu semangat yang sama.
Semangat ini sejalan dengan posisi Empang HUB sebagai platform yang menghubungkan pemancing dengan berbagai kolam pemancingan di wilayah Jabodetabek. Lewat situs resmi *www.empanghub.com* ini, menghadirkan informasi empang, kemudahan pemesanan lapak, hingga info turnamen dan kegiatan komunitas, sehingga mancing tidak lagi sekadar kegiatan personal, melainkan bagian dari ekosistem hobi yang terus berkembang.
“Kehadiran Empang HUB pada dasarnya untuk mempermudah semua piha, bagi masyarakat yang memiliki hobi memancing, platform ini membantu mereka menemukan tempat memancing yang sesuai dan melakukan pemesanan dengan lebih mudah. Bagi pemilik empang, Empang HUB membantu mengatur kegiatan usaha, seperti jadwal, persediaan, dan kebutuhan operasional, agar lebih tertata” ujar Dimas, pemilik Empang HUB.
Dari pernyataan tersebut Empang HUB juga membantu pemilik empang mencatat dan mengelola data pemancing, jadwal, hingga transaksi secara lebih rapi dan praktis, tanpa perlu lagi mencatat manual satu per satu.
“Selain itu,kami juga ingin menghubungkan pemilik empang dengan pemasok kebutuhan seperti ikan dan pakan, sehingga proses pengadaan bisa lebih mudah. Empang HUB membuka juga peluang untuk mengembangkan turnamen dan mempertemukan komunitas pemancing dengan berbagai pihak yang ingin bekerja sama ” tambah Dimas.
“Mancing bersama, lebih dari sekadar strike” menjadi pesan utama yang diusung dalam turnamen kali ini. Bukan hanya soal siapa yang paling banyak strike, tapi juga soal kebersamaan yang terjalin di setiap lapaknya.
Karena kuota terbatas, pendaftaran dan konfirmasi lapak bisa langsung dilakukan melalui WhatsApp Admin Empang HUB di nomor 0815-1145-230 untuk detail lengkap acara, termasuk rincian hadiah dan ketentuan turnamen. Lewat teknologi, Empang HUB berupaya membuat hobi lama ini tetap relevan dan menjangkau lebih banyak orang dari berbagai kalangan, serta aktif di berbagai sosial media Instagram / tiktok /facebook dengan username @empang_hub.

Baca Juga:  Hari Jadi Kabupaten Tangerang ke-394: Jadilah Pemimpin yang Dicintai Rakyat

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Sukoharjo Kewenangan Aparat dan Perlindungan Hak Anak
DI SERANG HOAX RAPELAN PENSIUN, TASPEN JUSTRU RAIH PREDIKAT SANGAT PUAS DARI KEMENKEU
KUR Harus Membangun Kemandirian, Bukan Ketergantungan
BELAJAR DARI SEJARAH KOLONIALISME: DOMINASI BUKAN JALAN TERBAIK MENUJU KEMAKMURAN BERSAMA
Dari Panitia Pemilihan Indonesia (PPI) hingga Komisi Pemilihan Umum (KPU)
Satu Alur Layanan Tanpa Ribet: Inovasi BRI Life dan BPJS Kesehatan Lewat KAPJ
Hari Jadi Kabupaten Tangerang ke-394: Jadilah Pemimpin yang Dicintai Rakyat
Ketika Notaris & PPAT Terseret dalam APHT dan SKMHT
Berita ini 29 kali dibaca

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:15 WIB

Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Sukoharjo Kewenangan Aparat dan Perlindungan Hak Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:18 WIB

DI SERANG HOAX RAPELAN PENSIUN, TASPEN JUSTRU RAIH PREDIKAT SANGAT PUAS DARI KEMENKEU

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:24 WIB

KUR Harus Membangun Kemandirian, Bukan Ketergantungan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:52 WIB

BELAJAR DARI SEJARAH KOLONIALISME: DOMINASI BUKAN JALAN TERBAIK MENUJU KEMAKMURAN BERSAMA

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Dari Panitia Pemilihan Indonesia (PPI) hingga Komisi Pemilihan Umum (KPU)

Berita Terbaru