GPIB dan RPABI Sepakat Perkuat Kualitas Pendidikan Nasional Lewat MoU

Erfan

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 20 Mei 2026 — Momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi tonggak penting bagi dunia pendidikan Indonesia. Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Rumah Relawan Pendidikan Anak Bangsa Indonesia (RPABI), Rabu (20/5/2026).

Kegiatan penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Bumi Jatiwaringin Blok F No.7, Jalan Raya Pondok Gede, Jakarta Timur, mulai pukul 14.00 WIB.

Kolaborasi antara GPIB dan RPABI ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat pemerataan pendidikan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menghadirkan akses pendidikan yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi anak-anak bangsa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir dalam kegiatan tersebut dari pihak GPIB di antaranya:

Ir. Agung Karang — Ketua Umum GPIB
Marsahid — Departemen OKK DPP GPIB
Hartadi, SH., MH — Departemen Hukum & Advokasi DPP GPIB
Edy Dwiyanto, SE

Sementara dari pihak RPABI hadir:

Ustad Farzain — Ketua Pengawas RPABI
Rahmien Liomintono — Ketua Umum RPABI
Galih Kusuma Jaya

Ketua Umum GPIB, Ir. Agung Karang, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi momentum bersejarah yang bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional.

“Bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional tanggal 20 Mei 2026, Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) melakukan kerja sama MoU dengan Rumah Relawan Pendidikan Anak Bangsa Indonesia (RPABI). Hari bersejarah ini semoga menjadi momentum untuk memajukan pendidikan di Indonesia menuju Indonesia Emas,” ujar Ir. Agung Karang.

Sementara itu, Ketua Umum RPABI, Rahmien Liomintono, menegaskan bahwa kolaborasi ini lahir dari semangat gotong royong dan kepedulian terhadap masa depan pendidikan Indonesia.

“RPABI adalah organisasi yang digerakkan oleh para relawan. Kami mungkin tidak memiliki latar belakang pendidikan formal seperti rekan-rekan di GPIB, namun kami memiliki semangat, kepedulian, dan komitmen untuk hadir di tengah masyarakat serta menjembatani akses pendidikan yang merata, inklusif, dan berkelanjutan,” ungkap Rahmien.

Baca Juga:  Penyuluhan Bahaya Narkoba dengan Konsep Edutainment Warnai Hari Ketiga MPLS SMAN 53 Jakarta

Ia menambahkan, kerja sama tersebut menjadi bukti bahwa perubahan besar dapat lahir dari kolaborasi antara relawan dan profesional pendidikan.

“Ketika niat baik bertemu dengan keahlian, ketika semangat relawan berpadu dengan profesionalisme pendidikan, di situlah lahir dampak nyata bagi masa depan Indonesia. Kami berharap melalui MoU ini, RPABI dan GPIB dapat saling melengkapi, memperluas jangkauan, memperkuat kualitas, dan mempercepat pemerataan pendidikan di seluruh Indonesia,” lanjutnya.

Rahmien juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menghadirkan aksi nyata dalam membangun pendidikan nasional.

“Mari kita wujudkan bersama akses pendidikan yang merata dengan aksi nyata. Tuhan Maha Tahu, tetapi dunia juga perlu mengetahui kegiatan positif yang kita lakukan, bukan untuk pamer, melainkan agar semakin banyak pihak tergerak untuk peduli terhadap pendidikan anak bangsa,” tutupnya.

Kerja sama antara GPIB dan RPABI ini diharapkan mampu menjadi energi baru dalam membangun ekosistem pendidikan nasional yang lebih kuat, adaptif, dan berpihak kepada generasi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DIPERPANJANG! Libur Sekolah di Selatpanjang Akibat Kabut Asap Diperpanjang Hingga 14 Oktober 2026
Peduli Penyintas Gempa NTT, Siswa SMAN 11 Kumpulkan 1.720 Buku
GPIB Targetkan Ekspansi ke 38 Provinsi, Perkuat Program Pendidikan
Seminar Anti-Bullying, GPIB Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Anak
GPIB Jakarta Timur Galang Solidaritas untuk NTT, Bantuan Anak Sekolah Jadi Prioritas
Edy Dwiyanto Resmi Pimpin GPIB DKI Jakarta, Persatuan Jadi Fondasi Kepengurusan Baru
Menembus Batas Negara, SD Islam PB Soedirman dan SK Jalan 3 Perluas Kolaborasi Pendidikan
Tak Sekadar Nostalgia, Reuni Alumni SMAN 11 Jakarta 2007 Perkuat Kolaborasi dan Kepedulian

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:43 WIB

DIPERPANJANG! Libur Sekolah di Selatpanjang Akibat Kabut Asap Diperpanjang Hingga 14 Oktober 2026

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 03:52 WIB

Peduli Penyintas Gempa NTT, Siswa SMAN 11 Kumpulkan 1.720 Buku

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:14 WIB

GPIB Targetkan Ekspansi ke 38 Provinsi, Perkuat Program Pendidikan

Senin, 28 September 2026 - 16:35 WIB

Seminar Anti-Bullying, GPIB Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Anak

Rabu, 2 September 2026 - 19:29 WIB

GPIB Jakarta Timur Galang Solidaritas untuk NTT, Bantuan Anak Sekolah Jadi Prioritas

Berita Terbaru

Urban Legend

JEJAK NAGA DI GROBOGAN MENGUAK MISTERI BLEDUG KUWU

Rabu, 14 Okt 2026 - 12:04 WIB

Hukum dan Kriminal

FORMASI Desak KPK Tersangkakan dan Tangkap Nusron Wahid

Rabu, 14 Okt 2026 - 11:41 WIB