Detikberita, JAKARTA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (Grib) Jaya DKI Jakarta melakukan konsolidasi dan penataan ulang organisasi di wilayah Jakarta Timur. Salah satu langkah yang diambil adalah membekukan seluruh kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Grib Jaya Jakarta Timur.
Ketua DPD Grib Jaya DKI Jakarta, H. Hidayatulloh, mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kembali struktur organisasi agar lebih tertata, solid, dan mampu menjalankan program organisasi secara optimal.
Menurut Hidayatulloh, pembekuan kepengurusan dilakukan agar proses penataan dapat dimulai dari awal. Selanjutnya, DPD akan memberikan mandat baru untuk mempersiapkan pembentukan struktur kepengurusan yang lebih baik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Untuk kepengurusan DPC Jakarta Timur kita ambil alih, karena kita mau dari nol lagi. Kepengurusan yang sudah ada kita bekukan semua, lalu kita kasih mandat lagi,” ujar Hidayatulloh seusai kegiatan konsolidasi.
Pembentukan PAC Jadi Tahap Awal
Hidayatulloh menjelaskan, proses pembentukan kepengurusan definitif DPC Grib Jaya Jakarta Timur akan diawali dengan penataan Pengurus Anak Cabang (PAC).
Setelah seluruh PAC terbentuk dan terorganisasi dengan baik, DPD akan melanjutkan proses pemilihan ketua DPC definitif.
Dia menegaskan, proses pemilihan tersebut harus berlangsung secara transparan dan memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh anggota yang memenuhi persyaratan.
Adapun persyaratan bagi calon Ketua DPC Jakarta Timur meliputi kepemilikan KTP dengan alamat domisili di wilayah Jakarta Timur, memiliki integritas, kemauan dan kemampuan memimpin, serta kesediaan untuk bertanggung jawab terhadap kemajuan organisasi.
Pastikan Pemilihan Tanpa Mahar
Selain menekankan transparansi, Hidayatulloh memastikan tidak ada praktik mahar atau kewajiban pembayaran tertentu bagi anggota yang ingin mencalonkan diri sebagai Ketua DPC Grib Jaya Jakarta Timur.
“Di Grib Jaya ini, secara transparansi tidak ada mahar harus pengeluaran. Enggak ada, itu dari zaman kita berdiri tidak pernah ada seperti itu,” tegasnya.
Dia mengatakan, kesempatan untuk menjadi calon ketua terbuka bagi seluruh anggota, baik laki-laki maupun perempuan, sepanjang memenuhi persyaratan administrasi dan ketentuan organisasi.
Mekanisme pemilihan nantinya dapat dilakukan melalui voting maupun aklamasi, dengan tetap mengedepankan prinsip demokratis dan kesepakatan organisasi.
Harapkan Kepemimpinan Baru Lebih Bertanggung Jawab
Melalui konsolidasi dan pembenahan tersebut, Hidayatulloh berharap kepengurusan DPC Grib Jaya Jakarta Timur yang terbentuk nantinya mampu membawa organisasi menjadi lebih berkembang.
Dia juga menekankan pentingnya tanggung jawab ketua terpilih dalam menjalankan amanah anggota, menjaga soliditas internal, serta membangun koordinasi dan sinergi dengan jajaran pimpinan organisasi di tingkat daerah hingga pusat.
“Harapan kita, ketua DPC terpilih nanti bisa membawa Ormas Grib Jaya khususnya di Jakarta Timur bisa lebih maju lagi dan bersinergi dengan baik,” pungkas Hidayatulloh.
- Grib Jaya DKI Jakarta Siapkan Pemilihan Ketua DPC Jakarta Timur, Kedepankan Transparansi dan Demokrasi - 06/11/2026
- Reynold S Abilowo Siap Maju Jadi Ketua DPC GRIB Jaya Jakarta Timur, Usung Visi Organisasi Aktif dan Berintegritas - 05/11/2026
- PP Polri Dukung Ketegasan Kapolri Tindak Oknum, Tegaskan Polri Tetap Solid dan Dipercaya Masyarakat - 05/11/2026


















