DetikBerita||Jakarta – Rapat Anggota Tahunan (RAT) Pusat Koperasi Karyawan (Puskopkar) DKI Jakarta Tahun Buku 2025 menetapkan kepengurusan baru periode 2026–2030. Forum yang berlangsung di Candi Bentar Hall, Putri Duyung Ancol, Jakarta Utara, Jumat (12/6/2026) itu memilih Dr. Dedi Kusna Utama dari Kopkar STIAMI sebagai Ketua Pengurus dan M. Toha dari Kopkar KBN sebagai Ketua Pengawas.
Kegiatan tahunan ini dihadiri koperasi-koperasi anggota, termasuk Koperasi Konsumen Karyawan PT Pulo Mas Jaya (Kopkarmas), dengan agenda utama penyampaian serta pembahasan laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas Tahun Buku 2025.
Dalam sidang anggota, peserta menerima laporan pertanggungjawaban sebelum menetapkan jajaran kepemimpinan baru. Usai dipilih, pengurus dan pengawas terpilih langsung diambil sumpah dan dilantik oleh Ketua Umum Ir. Suryo, menandai dimulainya masa kepengurusan baru.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekretaris Kopkarmas, Tata Rusmanto, menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran terpilih.
“Kami berharap kepemimpinan baru mampu membawa Puskopkar DKI Jakarta semakin maju melalui tata kelola yang profesional, pengembangan usaha berkelanjutan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi dalam pelayanan kepada anggota,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada pengurus dan pengawas periode sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi dalam memperkuat peran Puskopkar DKI Jakarta sebagai wadah koperasi karyawan.
Menurut Tata, tantangan gerakan koperasi ke depan semakin dinamis sehingga dibutuhkan kepemimpinan yang adaptif, inovatif, dan mampu membangun kolaborasi antarkoperasi anggota. Selain itu, organisasi diharapkan dapat memperluas kemitraan strategis dan menciptakan peluang usaha yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan anggota.
“Puskopkar memiliki peran penting dalam memperkuat gerakan koperasi karyawan di DKI Jakarta. Kami optimistis kepemimpinan baru dapat menghadirkan program-program relevan, memperkuat kelembagaan, dan meningkatkan daya saing koperasi anggota,” tambahnya.
Momentum RAT ini sekaligus mempertegas komitmen seluruh anggota untuk terus mengembangkan koperasi sebagai salah satu pilar ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.


























