JAKARTA TIMUR | DETIKBERITA.CO.ID –
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Garda Bela Negara Nasional (GBNN) Provinsi DKI Jakarta menggelar audiensi dengan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur yang diterima oleh Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Timur di Gedung D Lantai 11, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Jumat (7/8/2026).
Audiensi tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi kemasyarakatan dengan pemerintah daerah dalam mendukung terciptanya stabilitas sosial, penguatan wawasan kebangsaan, serta peningkatan semangat bela negara di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rombongan DPD GBNN Provinsi DKI Jakarta dipimpin oleh Sigit Santosa atau yang akrab disapa Gus Sigit, selaku Sekretaris Daerah (Sekda) DPD GBNN Provinsi DKI Jakarta, bersama jajaran pengurus lainnya.
Dalam pertemuan tersebut, Eliezer Hutapea, M.Si, selaku Ketua Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Administrasi Jakarta Timur, memaparkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Kesbangpol sebagai perangkat daerah yang memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Eliezer menjelaskan bahwa Kesbangpol memiliki tugas melakukan pembinaan terhadap organisasi kemasyarakatan, memperkuat wawasan kebangsaan, meningkatkan pendidikan politik masyarakat, serta menjaga kondusivitas wilayah melalui kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat.
“Kesbangpol hadir sebagai mitra masyarakat dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Sinergi dengan organisasi kemasyarakatan menjadi salah satu kunci dalam menjaga stabilitas daerah dan membangun kehidupan demokrasi yang sehat,” jelas Eliezer.
Turut memberikan pemaparan, Ari Budi Yuswanto, yang menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Suku Badan sekaligus Ketua Subkelompok Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Politik pada Suku Badan Kesbangpol Jakarta Timur. Ia menjelaskan berbagai program pembinaan ideologi Pancasila, wawasan kebangsaan, pendidikan politik, serta pemberdayaan organisasi kemasyarakatan yang menjadi bagian dari tugas Kesbangpol.
Menurut Ari, keterlibatan organisasi masyarakat dalam berbagai program pemerintah menjadi modal penting dalam membangun partisipasi publik, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta menjaga harmonisasi kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, mewakili DPD GBNN Provinsi DKI Jakarta, Gus Sigit menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh jajaran Kesbangpol Jakarta Timur. Ia menilai audiensi tersebut menjadi langkah awal dalam membangun komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan.
“GBNN hadir sebagai organisasi yang berkomitmen memperkuat semangat bela negara, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta siap bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung berbagai program yang berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujar Gus Sigit.
Ia menambahkan, GBNN siap berkolaborasi dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan penguatan ideologi Pancasila, wawasan kebangsaan, pendidikan karakter, hingga peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat, komunikatif, dan penuh semangat kebersamaan. Berbagai gagasan mengenai penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat turut menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut.
Melalui audiensi ini, DPD Garda Bela Negara Nasional (GBNN) Provinsi DKI Jakarta dan Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Administrasi Jakarta Timur menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas daerah, meningkatkan wawasan kebangsaan, serta menumbuhkan semangat bela negara sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang harmonis, demokratis, dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
- DPD Garda Bela Negara Nasional (GBNN) DKI Jakarta Audiensi dengan Kesbangpol Jakarta Timur, Perkuat Sinergi Wawasan Kebangsaan - 07/08/2026
- Synapse Power Perkuat Ekosistem AI Indonesia Lewat Workshop Learn Share Grow di Bogor - 07/08/2026
- Teori Sokrates dalam Penegakan Hukum: Membangun Kebenaran Materiil Melalui Dialektika pada Perkara Penghinaan Profesi Jurnalis - 06/08/2026























