Ronny Mepet : Perundungan Bukan Lagi Sekadar Candaan

Dina Mariyana

- Penulis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 01:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikberita, Jakarta – Isu perundungan atau bullying menjadi perhatian dalam Talkshow dan Seminar Anti – Bullying bertema “Bersatu Lawan Bullying, Bersama Ciptakan Generasi Hebat” yang digelar dalam rangka Road Show & Open Casting Film Aku Bukan Musuhmu, Tapi Aku Sahabatmu di Cipinang Indah Mall, Jakarta, Sabtu (8/8).

 

Kegiatan yang berlangsung menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Dr. Lidwina Inge Nurtjahyo, S.H, M.Si., Wage Wardana, M.Pd, Farid Ongky,Pak Edo, Ronny Mepet.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Produser film sekaligus perwakilan rumah produksi Menara Sinema, Ronny Mepet, menilai perundungan masih menjadi persoalan yang terjadi di berbagai lingkungan, mulai dari keluarga, sekolah, hingga pergaulan sehari-hari. Menurutnya, tindakan yang awalnya dianggap sebagai candaan dapat berubah menjadi perundungan ketika sudah menyakiti orang lain.

 

“Kalau sudah bercanda, kalau sudah keterlaluan, itu bukan bercanda lagi karena menyakiti. Akan menyakiti hati seseorang,” ujar Ronny.

 

Ronny menjelaskan, film bertema antiperundungan yang diproduksi Menara Sinema diharapkan tidak sekadar menjadi tontonan, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat. Ia menyoroti perkembangan teknologi dan penggunaan telepon seluler sebagai salah satu faktor yang turut memengaruhi munculnya perundungan, termasuk di ruang digital.

 

“Tujuan utama adanya film ini sebenarnya supaya masyarakat tahu. Tolonglah, di mana pun, di seluruh pelosok, dihentikan yang namanya perundungan,” katanya.

 

Ronny berharap film tersebut nantinya dapat disosialisasikan secara luas melalui sekolah-sekolah di Indonesia. Ia bahkan menginginkan adanya kerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maupun pihak sekolah agar film bertema antiperundungan tersebut dapat menjadi tontonan edukatif bagi para pelajar.

Baca Juga:  Kanit Binmas Menteng Rangkul Komunitas Ojol, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas di Jantung Ibu Kota

 

“Kalau kita bisa bekerja sama dengan kementerian pendidikan dan kebudayaan maupun sekolah-sekolah, harusnya film ini bisa wajib ditonton,” ujar Ronny.

 

Menurut Ronny, tema perundungan masih relevan diangkat ke layar lebar karena persoalan tersebut dapat memberikan dampak terhadap kondisi psikologis dan perkembangan karakter anak. Karena itu, pesan antiperundungan dinilai perlu disampaikan secara berkelanjutan agar dapat mendorong perubahan perilaku, bukan hanya sesaat setelah menonton film.

 

Selain fokus pada isu sosial, Ronny memastikan Menara Sinema akan terus memproduksi film dengan beragam genre. Ia menyebut sejumlah proyek film telah disiapkan untuk tayang secara bertahap, termasuk film komedi dan horor. Ronny juga berharap film antiperundungan yang tengah digarap dapat diterima masyarakat dan mencapai target tiga juta penonton.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Inge Nurtjahyo : UI Dorong Gerakan Anti-Bullying Dimulai Sejak Usia Sekolah
HUT Ke-1 PRI di Kepri, Ratusan Kader Hadiri Perayaan dan Bagikan Bansos
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan Tokoh Masyarakat Jakarta Utara,Bahas Kamtibmas dan Kerukunan
Tiga Calon wisatawan Rugi Rp66 Juta, Jadi Korban Penipuan Pengurusan Visa Taiwan
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan PWI-LS DKI Jakarta
JJOS Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Ganguan Kamtibmas
Ribuan Peserta Padati Monas, Kembang Latar Tegaskan Komitmen Jaga Jakarta untuk Indonesia
Khartula Berpotensi Di Musim Kemarau, Hendaknya Seluruh Forkompinda Kepulauan Riau Mawas Diri 

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 01:23 WIB

Ronny Mepet : Perundungan Bukan Lagi Sekadar Candaan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 01:15 WIB

Inge Nurtjahyo : UI Dorong Gerakan Anti-Bullying Dimulai Sejak Usia Sekolah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:54 WIB

HUT Ke-1 PRI di Kepri, Ratusan Kader Hadiri Perayaan dan Bagikan Bansos

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan Tokoh Masyarakat Jakarta Utara,Bahas Kamtibmas dan Kerukunan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Tiga Calon wisatawan Rugi Rp66 Juta, Jadi Korban Penipuan Pengurusan Visa Taiwan

Berita Terbaru

Berita

Ronny Mepet : Perundungan Bukan Lagi Sekadar Candaan

Minggu, 9 Agu 2026 - 01:23 WIB