Detikberita, Jakarta – Starvision Plus kembali menghadirkan film bertema sosial melalui Agensi Rumah Tangga, sebuah drama komedi yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya Almira Bastari. Disutradarai Naya Anindita dengan skenario ditulis Upi, film ini menawarkan sudut pandang berbeda tentang kehidupan para asisten rumah tangga (ART) yang selama ini jarang menjadi tokoh utama dalam cerita layar lebar.
Film Agensi Rumah Tangga mengikuti perjalanan Katia (Enzy Storia) dan sahabatnya, Sashi (Fita Anggriani), yang kehilangan pekerjaan akibat pemutusan hubungan kerja (PHK). Di tengah kondisi tersebut, keduanya tergerak membantu Bi Minah yang juga mengalami nasib serupa dengan mendirikan sebuah agensi yang menaungi calon pekerja rumah tangga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lewat kisah tersebut, film ini tidak hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga mengangkat isu sosial mengenai perjuangan para pekerja rumah tangga dalam memperoleh kehidupan yang lebih layak.
Penulis skenario Upi mengungkapkan bahwa proyek ini menjadi pengalaman berbeda dibanding karya-karyanya sebelumnya yang banyak berkutat di genre horor. Ia ingin menghadirkan kisah perempuan pekerja dengan pendekatan yang hangat dan penuh semangat.
“Saya mau ini jadi film yang bercerita tentang perempuan kota dan kampung yang kehilangan pekerjaan. Tapi saya nggak mau menunjukkan cerita yang menguras air mata, karena kita bercerita tentang perempuan-perempuan yang tangguh,” ujar Upi saat konferensi pers film Agensi Rumah Tangga di Epicentrum XXI, Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Menurut Upi, film tersebut diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para perempuan pekerja, baik yang berada di perkotaan maupun pedesaan.
“Semoga film ini menjadi semangat baru untuk perempuan-perempuan pekerja di luar sana, baik di kota ataupun daerah. Saya juga ingin film ini bisa ditonton dengan menyenangkan,” katanya.
Sementara itu, sutradara Naya Anindita mengatakan ketertarikannya menggarap film ini muncul dari keinginan menghadirkan cerita para ART melalui sudut pandang mereka sendiri, bukan dari perspektif majikan seperti yang selama ini lebih sering ditampilkan.
“Saya tertarik bagaimana perempuan-perempuan yang semuanya punya satu tujuan, yaitu memberikan keluarganya kehidupan yang lebih layak. Dan cerita ART ini jarang sekali dilihat dari perspektifnya ART juga, kebanyakan dari perspektif bos atau majikan,” ujar Naya.
Selain menghadirkan Enzy Storia dan Fita Anggriani sebagai pemeran utama, film ini juga dibintangi Afgan yang memerankan karakter Kafka. Musisi tersebut sekaligus membawakan lagu tema berjudul Langit Merah Muda, yang menjadi penguat emosi dalam perjalanan cerita.
Deretan komika seperti Neneng Wulandari, Ardit Erwandha, dan Boah Sartika turut meramaikan film ini sehingga menghadirkan keseimbangan antara drama dan komedi.
Dengan mengangkat realitas sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat, Agensi Rumah Tangga diharapkan mampu membuka ruang diskusi mengenai penghargaan terhadap profesi pekerja rumah tangga, sekaligus menyajikan tontonan yang hangat, menghibur, dan penuh makna.























