Film Rumah Singgah Ajak Penonton Merayakan Hidup dan Menemukan Harapan

Dina

- Penulis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikberita, Jakarta – Film Rumah Singgah siap menyapa penonton di bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026. Film produksi SENARA bersama Mandela Pictures dan Limelight Pictures ini menghadirkan kisah persahabatan, perjuangan, serta harapan di tengah ujian hidup. Press Screening & Press Conference digelar di XXI Epicentrum, Jakarta, Rabu (19/8/2026).

 

Disutradarai Dyan Sunu Prastowo, Rumah Singgah mengikuti kisah Karla (Adhisty Zara), seorang atlet lari yang harus menghadapi kenyataan pahit setelah dokter mendiagnosis dirinya mengidap osteosarkoma atau kanker tulang ganas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Karla kemudian tinggal di sebuah rumah singgah. Di tempat tersebut, ia bertemu Bu Andin (Dewi Irawan), kepala rumah singgah, serta Luki (Devano), Toni (Ciccio Manassero), dan Pika (Messi Gusti). Kehadiran mereka perlahan menghadirkan persahabatan baru bagi Karla.

 

Bersama Mang Didu (Aming), penjaga rumah singgah yang selalu menemani mereka, Karla dan teman-temannya menjalani hari-hari penuh tawa, ketakutan, dan perjuangan. Dari kebersamaan tersebut, mereka kembali menemukan arti penting sebuah mimpi dan kesempatan untuk menikmati hidup.

 

Sutradara Dyan Sunu Prastowo mengatakan film ini banyak berbicara tentang waktu dan bagaimana seseorang memaknai setiap momen dalam hidup.

 

“Selama membuat Rumah Singgah, kami banyak berbicara tentang waktu. Tentang bagaimana sesuatu yang kita anggap sederhana menjadi begitu berarti ketika kita menyadari bahwa waktu tidak selalu berjalan seperti yang kita harapkan,” ujar Dyan.

 

Ia berharap penonton tidak hanya menikmati cerita, tetapi juga kembali menyadari pentingnya hadir untuk orang-orang di sekitar.

 

“Ketika film ini akhirnya siap bertemu dengan penonton, kami merasa waktunya tepat untuk mengajak publik datang bersama-sama ke bioskop, bukan hanya untuk menonton Rumah Singgah, tetapi juga merasakan kembali betapa berharganya hadir untuk seseorang, mendengarkan mereka, dan memberi mereka kesempatan untuk tetap bermimpi,” katanya.

 

Pengalaman serupa juga dirasakan Devano saat mendalami karakter Luki. Menurutnya, sosok Luki mengajarkan pentingnya menikmati hal-hal sederhana dan selalu hadir untuk sahabat.

Baca Juga:  Koperasi Merah Putih di Batam Disorot, Publik Pertanyakan Keterbukaan proses dan Peggunaan Anggaran.

 

“Menjadi Luki membuat saya belajar melihat banyak hal dari sudut pandang yang berbeda. Walaupun berada di situasi yang nggak mudah, Luki tetap bisa menikmati hal-hal sederhana dan selalu ada untuk teman-temannya,” ujar Devano.

 

Selain berakting sebagai Luki, Devano turut membawakan lagu “Surat Hati” yang menjadi bagian dari perjalanan film. Ia berharap penonton dapat merasakan kehangatan yang hadir selama proses produksi.

 

“Semoga penonton bisa ikut merasakan kehangatan yang kami rasakan saat membuat film ini, dan setelah menontonnya bisa lebih menghargai waktu serta orang-orang yang selalu ada untuk kita,” kata Devano.

 

Produser SENARA Hans Andreas menilai perjalanan sebuah film justru menemukan maknanya ketika bertemu dengan penonton. Karena itu, ia mengajak masyarakat menyaksikan Rumah Singgah sejak hari pertama penayangan.

 

“Pada akhirnya, sebuah film tidak selesai ketika proses produksinya berakhir. Ia baru benar-benar menemukan maknanya ketika bertemu dengan penonton. Karena itu, kami ingin mengajak sebanyak mungkin penonton datang dan menyaksikan Rumah Singgah sejak hari pertama penayangannya,” kata Hans.

 

Film Rumah Singgah turut dibintangi Adhisty Zara, Devano, Messi Gusti, Ciccio Manassero, Aming, Dewi Irawan, Marthino Lio, Agnes Naomi Shivapriya, dan Alex Abbad. Dengan mengangkat cerita tentang persahabatan dan perjuangan menghadapi keterbatasan, Rumah Singgah siap mengajak penonton merayakan hidup dan menemukan kembali harapan yang sempat hilang.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Dampak Tambang PT GAP Mencuat Iksan Soroti Air Bendungan Dan Pipa Irigasi
Mendung, Jadi Ruang Cerita Yura Yunita dan Idgitaf
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Pulangkan,4 ABK Korban Penganiyaan KM Maulana,Tangis Keluarga Pecah
Samsat Kabupaten Bekasi Buka Kanal Pengaduan, Warga Bisa Lapor via WhatsApp
Gemilang Run Night 2026 Di Kelapa Dua
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema “73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia”
“Memahami Pemilu Lebih Dalam”, Ketua KPU DKI Jakarta: Pemilu Demokratis Harus Berjalan dengan Prosedur yang Pasti
Akhirnya Perwakilan Bulog Buka Suara Terkait Antrean di Beberapa Toko di Meranti

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Dugaan Dampak Tambang PT GAP Mencuat Iksan Soroti Air Bendungan Dan Pipa Irigasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Mendung, Jadi Ruang Cerita Yura Yunita dan Idgitaf

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Pulangkan,4 ABK Korban Penganiyaan KM Maulana,Tangis Keluarga Pecah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Samsat Kabupaten Bekasi Buka Kanal Pengaduan, Warga Bisa Lapor via WhatsApp

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Gemilang Run Night 2026 Di Kelapa Dua

Berita Terbaru

Berita

Mendung, Jadi Ruang Cerita Yura Yunita dan Idgitaf

Jumat, 9 Okt 2026 - 17:44 WIB

Berita

Gemilang Run Night 2026 Di Kelapa Dua

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:52 WIB