Koperasi Merah Putih di Batam Disorot, Publik Pertanyakan Keterbukaan proses dan Peggunaan Anggaran.

Elki Nardo

- Penulis

Senin, 29 Juni 2026 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikberita.co.id, Batam – Program Pristisius Yang di usung presiden Prabowo Subianto Tentang koperasi Merah putih sangat baik, namun pelaksanaannya terkesan dipaksakan bahkan kurang partisipasi pengawasan publik mengingat pelaksanaan program terkesan tertutup dan kurang informasi.

Menurut Ismail jika terjadi lagi kesalahan seperti program Makan Bergizi Gratis ( MBG ), sungguh sangat wajar, pada akhirnya yang begitu besar trilyunan di korupsi.

Bayangkan program yang begitu besar, masyarakat kurang informasi. Contoh seperti di Batam provinsi Kepulauan Riau, siapa yang bertanggung jawab, seperti apa proses pembangunan, bagaimana sistem tender nya, berapa besar biaya pembangunan setiap titik koperasi dan bagaimana legalitas tanah sebab untuk di Batam sangat lain, oleh karenanya pembangunan menggunakan uang negara, legalitas tanah harus jelas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengingat besar sekali anggaran yang dipergunakan, dan publik tidak mendapatkan informasi, sehingga tidak bisa membantu pengawasan.

Jika di kemudian hari terjadi masalah, uang negara di korupsi seperti Program Makan Bergizi Gratis, wajar saja, program yang begitu besar dan untuk kepentingan rakyat, tetapi dilaksanakan seperti program siluman, tahu – tahu sudah ada di sebagaian titik. masyarakat bertanya tanya sehingga berita ini kami turun kan,(Lk)

Elki Nardo
Latest posts by Elki Nardo (see all)
Baca Juga:  PINBAS MUI Kota Depok Targetkan 300 Ekor Kambing, Bangun Ekosistem Bisnis Syariah Umat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hashim Sebut Penguatan Polhut Tarik Perhatian Prince William
Utusan Khusus Presiden Hasim: Perdagangan Karbon Kehutanan Program Pemerintah Paling Cepat Direalisasikan
Kado Untuk Ibu, Drama Keluarga Penuh Air Mata
Menhut: Kepemimpinan Presiden Prabowo Wujudkan Perdagangan Karbon Kehutanan
Jelang Hari Koperasi Nasional 2026, Kelompok Aktivitas Ajak Masyarakat Waspadai Potensi Provokasi
Operasi Berantas Jaya 2026, Polda Metro Jaya Kembalikan Motor Korban Curanmor yang Nyaris Dikirim ke Jambi
Tiga Personel Polri Gugur Saat Bertugas Ungkap Kasus Narkoba di Katingan, Dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta*
Indonesia Girl 2026 Umumkan Para Juara,Derry Dahlan:Siap Lahirkan Model Muda Berprestasi

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:31 WIB

Hashim Sebut Penguatan Polhut Tarik Perhatian Prince William

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:35 WIB

Utusan Khusus Presiden Hasim: Perdagangan Karbon Kehutanan Program Pemerintah Paling Cepat Direalisasikan

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:29 WIB

Menhut: Kepemimpinan Presiden Prabowo Wujudkan Perdagangan Karbon Kehutanan

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:57 WIB

Jelang Hari Koperasi Nasional 2026, Kelompok Aktivitas Ajak Masyarakat Waspadai Potensi Provokasi

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:33 WIB

Operasi Berantas Jaya 2026, Polda Metro Jaya Kembalikan Motor Korban Curanmor yang Nyaris Dikirim ke Jambi

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Selasa, 7 Jul 2026 - 17:31 WIB