Dari Kampus ke Pengabdian, 85 Dokter Gigi Moestopo Resmi Disumpah

Abdul Hapid

- Penulis

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DetikBerita.Co.Id|| Jakarta – Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) kembali menorehkan sejarah dengan melahirkan 85 dokter gigi baru. Mereka resmi mengucapkan sumpah profesi dalam prosesi khidmat yang digelar di DoubleTree by Hilton Jakarta Bintaro Jaya, Selasa (3/3/2026).

Acara pengambilan sumpah dihadiri jajaran pimpinan yayasan, universitas, perwakilan Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGMP), Ketua Ikatan Alumni FKG, dosen, orang tua, serta tamu undangan. Momentum ini menjadi tonggak penting bagi para lulusan yang siap mengabdikan diri di bidang kesehatan gigi dan mulut.

Perwakilan lulusan, drg. Iva Wijani, mengungkapkan perjalanan menuju tahap profesi penuh tantangan. “Kami pernah berada di titik merasa lelah bahkan hampir menyerah. Namun berkat dukungan keluarga, dosen, serta teman-teman seperjuangan, akhirnya kami bisa melewati semua proses ini,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, perwakilan orang tua lulusan, dr. Riadhi Yulianto, Sp.B.Subsp.Onk(K)., SE., MBA, berpesan agar para dokter gigi baru terus belajar dan mengembangkan diri. “Kelulusan bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam mengabdikan ilmu kepada masyarakat,” katanya.

Dekan FKG Universitas Moestopo, Dr. Tjokro Prasetyadi, drg., Sp.Ort., menyampaikan rasa bangga atas capaian lulusan. Ia menuturkan, hingga kini FKG Moestopo telah meluluskan 5.123 dokter gigi. Pada periode pertama Ujian Kompetensi Nasional Mahasiswa Profesi Kedokteran Gigi, tingkat kelulusan mencapai 97 persen pada Computer Based Test (CBT) dan 100 persen pada Objective Structured Clinical Examination (OSCE). Bahkan, salah satu lulusan berhasil meraih posisi dua besar secara nasional.

“Kontribusi FKG Universitas Moestopo terhadap penyediaan tenaga dokter gigi di Indonesia cukup signifikan. Dari sekitar 42 ribu dokter gigi yang ada, 10 persen di antaranya merupakan alumni kami,” jelas Tjokro.

Baca Juga:  Ratusan Peserta dari Berbagai Daerah Ikuti Webinar Parenting dan Mental Health GPIB

Para dokter gigi baru diwajibkan menjalani masa pengabdian enam bulan di rumah sakit maupun puskesmas sebelum menjalankan praktik profesional. Dekan juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi Kode Etik Kedokteran Gigi Indonesia (KODEKGI) serta pemanfaatan teknologi modern seperti kecerdasan buatan, pencitraan digital, dan 3D printing untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Rektor Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Dr. H. Muhammad Saefulloh, M.Si, turut memberikan selamat kepada para lulusan. Ia mengingatkan kembali visi besar pendiri universitas, Pahlawan Nasional Mayjen TNI (Purn.) Prof. Dr. Moestopo, dalam membangun pendidikan berkualitas bagi bangsa.

Dalam prosesi kali ini, salah satu lulusan yang menjadi sorotan adalah drg. Farhany Sefina, cicit dari sang pendiri universitas. Kehadirannya menambah makna historis dalam momentum sumpah profesi.

Dengan pengambilan sumpah ini, Universitas Moestopo berharap para dokter gigi baru dapat menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia.

Abdul Hapid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara
RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat
Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan
Ketua Umum GPIB Apresiasi Relawan yang Tetap Layani Masyarakat di Tengah Hari Raya Idul Adha
Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban
SINERGITAS ALIANSI JURNALIS BERSATU DAN 4 WILAYAH SALUR KAN HEWAN KURBAN
Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah
SMAN 1 Garut Siap Jadi Pelopor “Sekolah Maung” Jawa Barat, Perkuat Tradisi Prestasi Nasional

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:49 WIB

Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:19 WIB

RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:49 WIB

Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:36 WIB

Ketua Umum GPIB Apresiasi Relawan yang Tetap Layani Masyarakat di Tengah Hari Raya Idul Adha

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:32 WIB

Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban

Berita Terbaru