Selain itu, ia menyoroti persoalan kesejahteraan pekerja film yang masih menghadapi jam kerja ekstrem dan minim jaminan sosial. “Industri ini tidak boleh hanya besar di layar, tapi rapuh di balik layar,” tegasnya.
Dampak Ekonomi dan Budaya
Budi menilai pola permodalan berbasis UMKM yang didukung pemerintah akan menciptakan efek berantai bagi ekonomi lokal. Produksi film, bahkan dalam skala kecil, mampu menggerakkan sektor jasa, membuka lapangan kerja, serta mendorong promosi pariwisata dan produk budaya daerah.
Dari sisi budaya, ia menekankan bahwa keberagaman cerita lokal adalah kunci daya saing global. “Dunia internasional tidak selalu mencari film dengan anggaran terbesar, tetapi cerita yang unik dan jujur,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Investasi Jangka Panjang
Pada akhirnya, Budi menegaskan bahwa demokratisasi perfilman nasional berbasis UMKM adalah investasi jangka panjang bagi bangsa. Keberhasilan industri tidak boleh hanya diukur dari box office, tetapi dari seberapa adil distribusi manfaatnya.
“Industri yang sehat adalah industri yang tumbuh bersama, bukan hanya untuk segelintir pihak,” pungkasnya.
Halaman : 1 2





















