Dugaan Penyalahgunaan Resep Psikotropika di Apotek Heksa Farma

Abdul Hapid

- Penulis

Sabtu, 4 April 2026 - 09:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DetikBerita.co.id||Garut – Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah masyarakat mengaku dapat dengan mudah memperoleh resep obat-obatan golongan psikotropika hanya melalui konsultasi singkat, tanpa melalui pemeriksaan medis yang memadai, termasuk tanpa pemeriksaan pendukung seperti tes urine.

Dalam praktiknya, pasien yang datang disebut hanya perlu melakukan konsultasi singkat (on call), setelah itu langsung diberikan resep untuk penebusan obat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini menimbulkan kekhawatiran karena obat psikotropika seharusnya diberikan dengan pengawasan ketat dan indikasi medis yang jelas.

Seorang narasumber berinisial L mengungkapkan bahwa tidak hanya pasien dengan kebutuhan medis khusus, tetapi juga masyarakat umum dapat memperoleh resep dengan mudah. “Cukup konsultasi sebentar, langsung diberikan resep. Ini sangat memprihatinkan,” ujarnya.

Pengelolaan apotek tersebut diketahui berada di bawah nama berinisia I, yang disebut sebagai tangan kanan dari seorang dokter bernama Dr. Y. Keduanya diduga terlibat dalam proses pelayanan konsultasi hingga penerbitan resep.

Selain itu, perizinan dan pengawasan terhadap operasional apotek tersebut juga dipertanyakan.

Baca Juga:  Sigap dan Respon Cepat, KAL Tedung I-1-37 Lanal Dumai Selamatkan Nelayan di Perairan Selat Rupat

Dugaan lemahnya pengawasan membuka celah terjadinya praktik yang tidak sesuai dengan standar pelayanan kesehatan dan regulasi yang berlaku.

Pakar kesehatan mengingatkan bahwa penyalahgunaan obat psikotropika dapat berdampak serius, baik bagi individu maupun masyarakat luas, termasuk risiko ketergantungan dan penyalahgunaan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Apotek Heksa Farma maupun pihak terkait lainnya.

Diharapkan instansi berwenang segera melakukan investigasi untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan serta melindungi keselamatan masyarakat. (Guntur).

Abdul Hapid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara
RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat
Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan
Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban
SINERGITAS ALIANSI JURNALIS BERSATU DAN 4 WILAYAH SALUR KAN HEWAN KURBAN
Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah
SMAN 1 Garut Siap Jadi Pelopor “Sekolah Maung” Jawa Barat, Perkuat Tradisi Prestasi Nasional
GMPD Jakarta Gelar Unras di Kantor PLN, Desak Pencopotan Dirut PLN Usai Blackout Sumatera

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:49 WIB

Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:19 WIB

RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:49 WIB

Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:32 WIB

Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:35 WIB

Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah

Berita Terbaru