Jaringan Poros Perlawanan Iran: Kekuatan Sekutu yang Mengguncang Israel dan Amerika Serikat

Dari Mojtaba Khamenei hingga para pemimpin milisi regional, dukungan Hizbullah, Hamas, Houthi, dan jaringan sekutu lainnya memperkuat strategi Iran dalam menghadapi tekanan militer Barat di Timur Tengah.

La Maseng

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 04:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam konflik Iran melawan Israel dan Amerika Serikat, kekuatan Teheran tidak hanya bertumpu pada negara Iran sendiri. Ada jaringan tokoh dan komandan militer yang memiliki pengaruh besar dan sering dianggap sebagai figur yang “ditakuti” oleh banyak negara karena peran mereka dalam strategi militer regional.

Pusat kekuasaan Iran saat ini berada di tangan Mojtaba Khamenei, yang pada Maret 2026 dipilih sebagai Pemimpin Tertinggi Iran menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, setelah kematian sang ayah dalam serangan udara saat konflik regional berlangsung.

Sebagai pemimpin tertinggi, Mojtaba memiliki kendali atas militer Iran, termasuk Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), program strategis negara, serta jaringan sekutu Iran di Timur Tengah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di bawah kepemimpinan Iran, terdapat sejumlah tokoh militer dan pemimpin milisi regional yang memiliki reputasi keras dan sering disebut sebagai figur berpengaruh dalam poros perlawanan.

Hezbollah

Di Lebanon, organisasi Hezbollah dipimpin oleh Hassan Nasrallah. Ia dikenal sebagai salah satu tokoh paling kuat di Timur Tengah dan menjadi simbol perlawanan terhadap Israel. Hizbullah memiliki kemampuan militer besar, termasuk ribuan roket dan jaringan tempur yang terlatih.

Hamas

Di Palestina, gerakan Hamas memiliki kepemimpinan politik yang dipimpin oleh Ismail Haniyeh, sementara sayap militernya dipimpin oleh Mohammed Deif. Nama Mohammed Deif sangat dikenal dalam dunia intelijen karena ia dianggap sebagai arsitek strategi militer Hamas selama bertahun-tahun.

Baca Juga:  Pedoman Peliputan dan Pemberitaan Anak: Prinsip Perlindungan dalam Praktik Jurnalistik

Houthi

Di Yaman, kelompok Ansar Allah atau Houthi dipimpin oleh Abdul-Malik al-Houthi. Ia memimpin gerakan tersebut sejak 2004 dan berhasil mengubahnya dari kelompok pemberontak lokal menjadi kekuatan militer yang mampu meluncurkan rudal dan drone jarak jauh.

Mobilization Forces

Di Irak, jaringan milisi Syiah yang tergabung dalam Popular Mobilization Forces dipimpin secara struktural oleh Falih al-Fayyadh, dengan komandan militer berpengaruh Abu Fadak al-Mohammadawi. Kelompok ini memiliki puluhan ribu anggota dan memainkan peran penting dalam keamanan Irak.

Palestinian Islamic Jihad

Selain itu ada juga organisasi Palestina lain yang memiliki hubungan dekat dengan Iran, yaitu Palestinian Islamic Jihad, yang dipimpin oleh Ziyad al-Nakhalah. Kelompok ini dikenal sangat dekat secara ideologis dan militer dengan Iran.

La Maseng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OTT Wartawan Mojokerto: Antara Kebebasan Pers, Dugaan Pemerasan, dan Narasi Rekayasa
Selat Hormuz dan Kedaulatan Ekonomi Rakyat melalui Snowball Business Model (SBM)
Snowball Business Model Nandan Limakrisna: Solusi Ekonomi Berbasis Kepercayaan di Era Kapitalisme
Ekonom Pesimis, Rakyat Menunggu: Ketika Cara Membangun Ekonomi Perlu Dikoreksi
Oligarkinomics vs Snowball Business Model: Ketika Kejujuran Menjadi Kekuatan Ekonomi
Undang-Undang Pers dan Regulasi Terkait: Fondasi Hukum bagi Kebebasan dan Tanggung Jawab Media
Soemitronomics dari Atas, Snowball Business Model dari Bawah
Pedoman Iklan dan Konten Bersponsor (Native Advertising): Menjaga Batas Tegas antara Informasi dan Promosi

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 07:53 WIB

OTT Wartawan Mojokerto: Antara Kebebasan Pers, Dugaan Pemerasan, dan Narasi Rekayasa

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:55 WIB

Selat Hormuz dan Kedaulatan Ekonomi Rakyat melalui Snowball Business Model (SBM)

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:35 WIB

Snowball Business Model Nandan Limakrisna: Solusi Ekonomi Berbasis Kepercayaan di Era Kapitalisme

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:37 WIB

Ekonom Pesimis, Rakyat Menunggu: Ketika Cara Membangun Ekonomi Perlu Dikoreksi

Senin, 16 Maret 2026 - 19:01 WIB

Oligarkinomics vs Snowball Business Model: Ketika Kejujuran Menjadi Kekuatan Ekonomi

Berita Terbaru