Konser 30 Tahun UNGU Segera Digelar, Tiket Mayoritas Kategori Sudah Sold Out

Indah

- Penulis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikberita.co.id Jakarta – Konser perayaan 30 tahun perjalanan UNGU di industri musik Indonesia semakin dekat. Bertajuk ANTAM Presents “UNGU: Waktu Yang Dinanti – Final Chapter”, konser tersebut akan digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Jumat, 30 Oktober 2026.

Konser yang dipromotori TipTip.id dan didukung Trinity Entertainment Network ini menjadi babak akhir dari rangkaian perjalanan musikal UNGU selama tiga dekade. Pasha, Makki, Enda, Oncy, dan Rowman akan membawakan sejumlah lagu ikonik yang telah menemani perjalanan para penggemarnya, Cliquers, selama bertahun-tahun.

Tak hanya menampilkan UNGU, konser ini juga akan dimeriahkan oleh lima bintang tamu, yakni Lesti Kejora, Rossa, Andien, Kiesha Alvaro, dan Zara Leola.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

COO TipTip, Nuruddin Al Fithroh, mengatakan persiapan konser tersebut menjadi tantangan tersendiri karena merupakan konser tunggal perdana UNGU di Indonesia sekaligus menjadi perayaan 30 tahun perjalanan musik mereka.

“Melalui konsep Final Chapter, kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar konser, tetapi sebuah perayaan perjalanan musik UNGU selama tiga dekade sekaligus bentuk apresiasi kepada para Cliquers yang telah tumbuh bersama karya-karya mereka,” ujar Nuruddin.

Antusiasme penggemar pun terlihat dari penjualan tiket. Hingga saat ini, sekitar 90 persen tiket telah terjual. Sejumlah kategori bahkan sudah dinyatakan habis, mulai dari Premier Sofa, VVIP, Diamond, Platinum, Gold, Silver, hingga Purple Zone.

Saat ini, tiket yang masih tersedia hanya kategori Golden Festival dan Festival dalam jumlah terbatas. Golden Festival dibanderol Rp850 ribu, sedangkan tiket Festival dijual seharga Rp700 ribu.

Penyelenggara mengimbau penggemar yang belum mendapatkan tiket untuk segera melakukan pembelian melalui kanal resmi TipTip.id guna menghindari kehabisan tiket maupun risiko tiket palsu.

Pasha mengatakan UNGU telah mempersiapkan konser ini secara lebih intensif karena besarnya ekspektasi para penggemar.

“Setiap kali kami naik panggung, kami selalu ingin memberikan energi yang sepadan dengan energi yang diberikan penonton kepada kami. Kami ingin menjaga setiap momen tetap hidup, dari lagu pertama sampai lagu terakhir,” kata Pasha.

Sementara itu, Makki mengungkapkan bahwa UNGU tidak ingin sekadar mengulang konsep pertunjukan yang pernah mereka lakukan sebelumnya. Band tersebut justru mengeksplorasi musik mereka dari perspektif berbeda agar konser 30 tahun ini memberikan pengalaman baru bagi Cliquers.

“Yang paling penting dalam persiapan kali ini adalah bagaimana kami tidak sekadar mengulang apa yang sudah pernah kami lakukan. Kami ingin melihat kembali musik UNGU dari perspektif yang berbeda dan memberikan sesuatu yang mungkin belum pernah dirasakan sebelumnya,” ujar Makki.

Dari sisi produksi, Rowman menyebut tantangan utama adalah menjaga energi pertunjukan tetap konsisten dari awal hingga akhir. Sementara Enda mengatakan sejumlah lagu akan tetap dibawakan dengan karakter yang dikenal penggemar, sementara bagian lainnya akan dieksplorasi untuk menghadirkan warna berbeda.

Baca Juga:  Pengacara Muhammad Ari Pratomo Berharap Dua Terduga Pelaku Pembuat Konten Pornografi di Lingkungan Sekolah Segera Diproses Hukum

Oncy pun masih menyimpan sejumlah kejutan untuk malam konser. Ia mengatakan banyak detail pertunjukan yang sengaja tidak dibocorkan agar pengalaman tersebut baru benar-benar terasa ketika penonton berada di dalam venue.

“Kami memang tidak ingin membocorkan terlalu banyak. Biarkan nanti musik, panggung, dan seluruh elemennya yang berbicara,” tutur Oncy.

Perayaan Tiga Dekade UNGU

Konser “Waktu Yang Dinanti – Final Chapter” dirancang sebagai perayaan perjalanan panjang UNGU bersama para penggemarnya. Selama 30 tahun berkarya, UNGU telah melahirkan sejumlah lagu yang menjadi bagian dari perjalanan hidup banyak pendengarnya.

Band yang dibentuk di Jakarta pada 1996 tersebut mencapai popularitas melalui album Melayang dan Untukmu Selamanya, yang melahirkan sejumlah lagu populer seperti “Demi Waktu”, “Kekasih Gelapku”, dan “Tercipta Untukmu”.

UNGU juga dikenal melalui karya-karya religi seperti Surga-Mu dan Para Pencari-Mu yang turut memperkuat posisi mereka di industri musik Indonesia.

Dengan basis penggemar Cliquers yang tersebar di Indonesia hingga sejumlah negara tetangga, konser ini menjadi kesempatan bagi UNGU untuk kembali bertemu dengan penggemarnya dalam sebuah pertunjukan yang merangkum perjalanan tiga dekade mereka.

Dukungan terhadap konser ini juga datang dari ANTAM. Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial ANTAM, Handi Sutanto, mengatakan keterlibatan ANTAM merupakan bentuk apresiasi terhadap perjalanan UNGU sekaligus dukungan terhadap perkembangan industri musik dan ekonomi kreatif Indonesia.

“Musik memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai generasi dan menjadi bagian dari perjalanan kehidupan masyarakat. Dukungan ANTAM pada ‘Ungu: Waktu Yang Dinanti – The Final Chapter’ merupakan bentuk apresiasi kami terhadap perjalanan panjang UNGU yang telah memberikan warna dan kebanggaan bagi industri musik Indonesia,” ujar Handi.

Konser ANTAM Presents “UNGU: Waktu Yang Dinanti – Final Chapter” akan dimulai pukul 19.30 WIB di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.

Dengan mayoritas kategori tiket telah sold out dan hanya menyisakan Golden Festival serta Festival dalam jumlah terbatas, para penggemar UNGU yang ingin menyaksikan perayaan 30 tahun perjalanan band tersebut diimbau segera mendapatkan tiket melalui TipTip.id.

Bagi UNGU dan Cliquers, malam tersebut bukan sekadar pertunjukan musik, melainkan perayaan atas lagu, kenangan, dan perjalanan panjang yang telah terjalin selama tiga dekade.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Gudang Siluman Tanpa Nama Terendus Jadi Sarang Jastip di Tembesi: Diangkut Truk, Diselundupkan Lewat Kapal Kayu Dapur 6”
Sengketa Tanah Bambu Apus, Pemuda Nusantara Berkeadilan Soroti Dugaan Penyalahgunaan Wewenang
GARPEM Sultra Desak Kejagung Evaluasi Kejati Sultra, Soroti Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Tambang Nikel Kolaka panas di awal tumpul di akhir
Brimob Malut Respons Cepet, Bersinergi Padamkan Kebakaran Lahan di Desa Tewil
Menyoal MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran,Pengamat SDI Angkat Bicara
Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Ganguan Kamtibmas di Kawasan Pelabuhan
Polsek kawasan Kalibaru Gelar “Jaga Jakarta On The Sport”,Ajak Nelayan Jaga Kamtibmas dan Keselamatan Melaut
Aplikasi Pijat Panggilan GETT LIFE Hadir di 98 Kota Besar, Siap Isi Pasar yang Ditinggalkan Go-Life

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:29 WIB

“Gudang Siluman Tanpa Nama Terendus Jadi Sarang Jastip di Tembesi: Diangkut Truk, Diselundupkan Lewat Kapal Kayu Dapur 6”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Sengketa Tanah Bambu Apus, Pemuda Nusantara Berkeadilan Soroti Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Konser 30 Tahun UNGU Segera Digelar, Tiket Mayoritas Kategori Sudah Sold Out

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Brimob Malut Respons Cepet, Bersinergi Padamkan Kebakaran Lahan di Desa Tewil

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Menyoal MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran,Pengamat SDI Angkat Bicara

Berita Terbaru

Artikel

Rocky Gerung Masuk Istana: Akankah Kritik Tetap Bersuara?

Rabu, 7 Okt 2026 - 18:17 WIB