Oleh : Syech Mujahidin Djenar
Ketua Umum Gemuis Betawi
Perestroika, berasal dari istilah Rusia yg berarti “Restrukturisasi” atau “Perombakan”, adalah kebijakan yg diperkenalkan oleh Presiden Mikhail Gorbachev untuk Mereformasi sistem ekonomi & Politik Negara Adidaya Uni Soviet (USSR).
Dalam konteks ini, Pergub LAM Betawi dapat diartikan sebagai perestroika bagi masyarakat Betawi, yaitu sebuah perubahan besar yg Membawa Dampak Positif bagi Kemajuan & Kesejahteraan Rakyat Betawi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
_Pergub LAM Betawi merupakan upaya untuk Memperkuat Struktur Sosial Masyarakat Adat Betawi yg heterogen & kompleks._
Jakarta sebagai kota metropolitan memiliki struktur sosial yg unik, dengan berbagai etnis & kelompok sosial yg berbeda.
Dengan Mengakui & Memperkuat Lembaga Adat Masyarakat Betawi (LAM Betawi), Pemerintah provinsi Jakarta dapat membantu memperkuat identitas & kohesi sosial masyarakat Betawi, serta meningkatkan partisipasi mereka dalam proses pengambilan keputusan yg terkait dengan pembangunan daerah.
Dalam konteks Desentralisasi Kebudayaan, Pergub LAM Betawi merupakan langkah penting untuk memperkuat identitas budaya Betawi & meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kebudayaan.
Dengan mengakui & memperkuat LAM Betawi, pemerintah provinsi Jakarta dapat membantu memperkuat Otonomi Budaya Betawi & meningkatkan kemampuan masyarakat Betawi untuk mengelola serta melestarikan kebudayaan mereka sendiri.
Dalam konteks Hubungan Kelembagaan, Pergub LAM Betawi merupakan upaya untuk memperkuat hubungan antara pemerintah provinsi Jakarta dengan masyarakat Betawi.
Dengan Mengakui & Memperkuat LAM Betawi, Pemerintah Propinsi Jakarta dapat meningkatkan partisipasi masyarakat Betawi dalam proses pengambilan keputusan yg terkait dengan pembangunan daerah, serta meningkatkan akuntabilitas & transparansi dalam Pengelolaan Kebudayaan Betawi.
Halaman : 1 2 Selanjutnya





















