Livi Ciananta dan Derby Romero Totalitas di Film Ikatan Darah

Rina Puspadewi

- Penulis

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DETIKBERITA.CO.ID –

“Butuh waktu sekitar tiga bulan untuk mempersiapkan adegan fighting. Selama tiga bulan itu, kami hampir setiap hari mengulang koreografi yang sudah diciptakan oleh Uwais Team. Sehingga saat syuting pun minim cedera,” kata Livi Ciananta, yang memerankan karakter utama bernama Mega di Ikatan Darah.

Tentunya di film ini bagian adegan fighting-ku sangat banyak. Setiap ada adegan fight, itu ada aku, dan setiap fight, punya rasa yang berbeda-beda. Dalam perjalanan menyelamatkan kakaknya, Mega selalu bertemu dengan penjahat yang karakter membunuhnya itu bermacam-macam,” tambah Livi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi Derby, ini adalah pengalaman pertamanya membintangi film aksi. Derby sendiri sebenarnya memiliki latar belakang atlet dan berbagai bidang beladiri, termasuk muay thai hingga jiu jitsu. Namun, di film ini, Derby justru harus beradegan aksi menggunakan instingnya.

“Sebenarnya latar belakang beladiriku sangat bermanfaat di Ikatan Darah, yang menjadi film action pertamaku. Karena filmnya sangat physical, aku harus sprint, jatuh dan segala macam, yang sebagian besar itu aku lakukan sendiri tanpa stunt. Aku juga banyak belajar tentang koreografi fighting di film ini yang seperti dance, ada ritme, beat, serta chemistry,” kata Derby Romero yang memerankan Bilal.

Baca Juga:  Lina Rose Ratu Geboy Tetap Tegar di Tengah Duka Yang Mendalam

“Di film ini, aku fighting mengandalkan instingku, dan dipaksa untuk terus berlari,” tambah Derby.

Ikatan Darah akan membawa penonton pada pengalaman sinematik dari sajian aksi laga dengan kualitas internasional, dengan bumbu cerita drama dan sentuhan lokal yang sangat Indonesia. Film ini adalah tentang pertaruhan hidup dan mati, yang juga berbicara tentang permasalahan yang banyak dihadapi orang di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-50 HIPPI, Dorong Pengusaha Lokal Naik Kelas dan Perkuat Kolaborasi
Dua Anak Balita Jadi Sorotan dalam Konflik Rumah Tangga, RAP Laporkan Suami ke Polisi
Sambangi SDN Gunung 01,Kapolda Metro Jaya Ajak Siswa Biasakan Tertib dan Saling Peduli
FRAKSI MAHASISWA SULTRA SOROTI PEMKOT KENDARI TERKAIT PENATAAN RTH TAPAK KUDA, DESAK TRANSPARANSI DAN KONSISTENSI PENEGAKAN ATURAN TATA RUANG
Haru di Pedalaman Batang Buah, Warga Mualaf Swadaya Beli Kayu Untuk Mushola dan Kisah Bg Al Pejuang Dakwah Pasca Operasi Jantung
Konsesi Tol CMNP Era Jokowi, Munarman dan Muslim Arbi Desak Kejagung Bertindak
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Patroli Cipta Kondisi Strongpoint, Antisipasi Cegah Ganguan Kamtibmas
Polres Pelabuhan Tanjung Priok,Pastikan Situasi Kamtibmas di JICT Aman dan Kondusif

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:58 WIB

HUT ke-50 HIPPI, Dorong Pengusaha Lokal Naik Kelas dan Perkuat Kolaborasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Dua Anak Balita Jadi Sorotan dalam Konflik Rumah Tangga, RAP Laporkan Suami ke Polisi

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Sambangi SDN Gunung 01,Kapolda Metro Jaya Ajak Siswa Biasakan Tertib dan Saling Peduli

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:41 WIB

FRAKSI MAHASISWA SULTRA SOROTI PEMKOT KENDARI TERKAIT PENATAAN RTH TAPAK KUDA, DESAK TRANSPARANSI DAN KONSISTENSI PENEGAKAN ATURAN TATA RUANG

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Haru di Pedalaman Batang Buah, Warga Mualaf Swadaya Beli Kayu Untuk Mushola dan Kisah Bg Al Pejuang Dakwah Pasca Operasi Jantung

Berita Terbaru