Persahabatan Abadi Sang Maestro:Kisah Perjalanan Grup Dancer”Amora”dan Kenangan Bertahan Puluhan Tahun

Zaenal Langgar

- Penulis

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA — Persahabatan yang terjalin sejak bangku sekolah menengah atas (SMA) pada tahun 1968 tak pudar ditelan waktu. Berawal dari minat dan kecintaan yang sama pada seni pertunjukan, empat sahabat karib membentuk grup tari independen bernama Amora pada sekitar tahun 1970.

Kisah pembentukan grup ini bermula saat mereka aktif sebagai penari, pemain drama, serta perandai dalam grup kesenian Minang sewaktu berkuliah di universitas masing-masing. Tergerak oleh semangat kreativitas dan keinginan untuk mandiri secara finansial, mereka berempat sepakat membentuk grup sendiri secara sembunyi-sembunyi tanpa sepengetahuan pimpinan grup asal mereka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengusung Konsep Modernisasi Tari Tradisional

Berbeda dari grup tari modern pada umumnya, Amora memilih jalur unik dengan memodernisasi tarian tradisional daerah, khususnya dari Sumatera Barat seperti tari piring. Mereka memadukan gerakan tradisional dengan sentuhan baru serta merancang busana dan kostum mereka sendiri.

Karier awal mereka dimulai dengan memberanikan diri melamar ke sebuah restoran dan bar terkenal di kawasan Gajah Mada, Jakarta, yang saat itu diiringi oleh orkestra ternama pimpinan Oto Cend. Sejak saat itu, Amora mulai tampil di berbagai acara mahasiswa, night club, hingga perhelatan khusus seni daerah.

Grup Amora diperkuat oleh empat personel, yaitu:

Ida ,Ati Cancer,Ida Cancer,Andre Mutia

Perjalanan Karier dan Kehidupan masing masing

Seiring berjalannya waktu, para anggota Amora menempuh jalan hidupnya masing-masing setelah menikah dan berkeluarga. Tiga di antaranya memilih berfokus sebagai ibu rumah tangga dan pegawai kantor di bidang perusahaan.

Baca Juga:  Dugaan Perambahan Hutan Lindung 25 Hektar di Bangka Tengah Disorot, Warga Layangkan Somasi

Namun, Ati Cancer menjadi satu-satunya personel yang terus konsisten

menancapkan taringnya di dunia seni peran dan hiburan tanah air. Mengawali karier seni sejak usia 12 tahun melalui teater sekolah, Ati kemudian merambah ke RRI, TVRI, panggung teater, hingga layar lebar sebagai aktris profesional.

Tetap Solid bak Keluarga

Meski saat ini tak lagi aktif menari secara profesional untuk mencari nafkah, hubungan kebersamaan keempat personel Amora tetap terjalin erat bak keluarga. Setiap bulan Juli, mereka rutin menggelar pertemuan tahunan sekaligus memperingati ulang tahun grup dan ulang tahun para personelnya yang saling berdekatan.

“Alhamdulillah, kami masih bisa berkumpul dan berjalan bersama, walau kondisi fisik tak selincah dulu. Yang terpenting persahabatan ini tetap solid dan terjaga sampai sekarang,” ungkap Ati Cancer menutup kenangannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan Tokoh Masyarakat Jakarta Utara,Bahas Kamtibmas dan Kerukunan
Tiga Calon wisatawan Rugi Rp66 Juta, Jadi Korban Penipuan Pengurusan Visa Taiwan
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan PWI-LS DKI Jakarta
JJOS Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Ganguan Kamtibmas
Ribuan Peserta Padati Monas, Kembang Latar Tegaskan Komitmen Jaga Jakarta untuk Indonesia
Khartula Berpotensi Di Musim Kemarau, Hendaknya Seluruh Forkompinda Kepulauan Riau Mawas Diri 
Meriahkan HUT RI Ke-81, DPW IPJI Kepri Akan Gelar Bakti Sosial Diberbagai Lokasi
Desak Audit Jakpro, Seniman Segel Hotel di Taman Ismail Marzuki

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan Tokoh Masyarakat Jakarta Utara,Bahas Kamtibmas dan Kerukunan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Tiga Calon wisatawan Rugi Rp66 Juta, Jadi Korban Penipuan Pengurusan Visa Taiwan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan PWI-LS DKI Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:26 WIB

JJOS Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Ganguan Kamtibmas

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:25 WIB

Ribuan Peserta Padati Monas, Kembang Latar Tegaskan Komitmen Jaga Jakarta untuk Indonesia

Berita Terbaru