Empat Musim Pertiwi, Kisah Luka dan Misteri di Bromo

Dina

- Penulis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikberita, Jakarta – Film Empat Musim Pertiwi gelar Press Screening & Press Conference di XXI Epicentrum Jakarta, Jumat (2/10/2026). Film produksi Forka Films itu mengajak penonton mengikuti kepulangan Pertiwi ke kampung halamannya di Bromo setelah menjalani perjalanan hidup yang panjang dan penuh luka. Film yang ditulis dan disutradarai Kamila Andini serta diproduseri Ifa Isfansyah tersebut dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 8 Oktober 2026.

 

Latar Bromo menjadi bagian penting dalam perjalanan Pertiwi. Kepulangannya bukan sekadar kembali ke sebuah tempat, melainkan kesempatan untuk menghadapi kembali berbagai hal yang pernah ditinggalkan. Cerita film ini juga menyentuh persoalan ketidakadilan dan trauma yang dialami perempuan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kamila Andini mengatakan, kisah Pertiwi tidak hanya berbicara tentang satu tokoh, tetapi juga mengajak penonton melihat bagaimana trauma dapat memengaruhi kehidupan seseorang.

 

“Apa yang terjadi dengan Pertiwi bicara tentang ketidakadilan. Ada trauma-trauma kolektif. Namun dari film ini, dengan mengikuti Pertiwi, kita bisa sedikit melihat bagaimana bahkan dengan kerapuhan, seseorang juga bisa menemukan kekuatan-kekuatan atau bahkan menjadi kekuatan juga untuk orang lain,” ujar Kamila.

 

Dari sisi penyutradaraan, Empat Musim Pertiwi memadukan drama dengan suspense untuk membangun pengalaman sinematik yang lebih mendalam. Ifa Isfansyah menyebut pendekatan kreatif tersebut dirancang agar penonton tidak hanya menyaksikan perjalanan Pertiwi, tetapi ikut merasakan pengalaman emosional yang dialaminya.

Baca Juga:  Trailer Film Tumbal Proyek Rilis, Bongkar Kisah Kelam di Balik Proyek Besar

 

Putri Marino yang memerankan Pertiwi juga melakukan persiapan khusus sebelum menjalani proses syuting. Ia tidak mengambil proyek lain selama mendalami karakter tersebut.

 

“Karakter Pertiwi sebenarnya adalah perempuan yang jiwanya sebenarnya sudah melampaui usianya. Pertiwi telah mengalami banyak hal dalam hidupnya, dan salah satu pintu masuk aku mengisi karakter Pertiwi adalah dengan membaca buku untuk memahami apa yang dirasakan dari dalam Pertiwi,” kata Putri.

 

Selain Putri Marino, film ini dibintangi Arya Saloka, Christine Hakim, Hana Malasan, Shofia Shireen, Nagra Pakusadewo, Dwika Pradnyana, Maryam Supraba, Hanna Aretha, Totos Rasiti, Iswadi Pratama, Hargi Sundari, dan Ayub Antoh.

 

Empat Musim Pertiwi juga terpilih sebagai wakil Indonesia untuk kategori Best International Feature Film pada Academy Awards 2027 serta dijadwalkan tampil di sejumlah festival film internasional, termasuk Busan International Film Festival.

 

Film yang menjadi salah satu proyek terbesar Forka Films ini merupakan ko-produksi Indonesia, Prancis, Belanda, Norwegia, Arab Saudi, dan Polandia. (Dina)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasukan 1000 Janda Angkat Perjuangan Malahayati dan Inong Balee, Tayang 12 November
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Hadir di IMAX, Teror Rephaim Ancam Satu Kota
Siti si Vampir, Satine Zaneta Jadi Vampir Elit demi Hidup Lebih Baik
Hanung Bramantyo Siapkan Misteri Pembunuhan Lobang Buaya
Hasut Hadirkan Teror dari Suara Misterius
Film Memburu Pemangsa Hadirkan Horor Crime Action, Angkat Isu Kekerasan Anak
Beautiful Pain Tampilkan Perjuangan Raihaanun Hadapi Pengkhianatan dan Fitnah
Dimas Anggara Eksplorasi Horor lewat Aplikasi Iblis

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Empat Musim Pertiwi, Kisah Luka dan Misteri di Bromo

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:37 WIB

Pasukan 1000 Janda Angkat Perjuangan Malahayati dan Inong Balee, Tayang 12 November

Selasa, 29 September 2026 - 16:28 WIB

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Hadir di IMAX, Teror Rephaim Ancam Satu Kota

Selasa, 29 September 2026 - 16:18 WIB

Siti si Vampir, Satine Zaneta Jadi Vampir Elit demi Hidup Lebih Baik

Jumat, 25 September 2026 - 21:20 WIB

Hanung Bramantyo Siapkan Misteri Pembunuhan Lobang Buaya

Berita Terbaru