SELATPANJANG, DETIKBERITA.CO.ID –
Aktivitas mencurigakan ditemukan di Jalan Tanjung Harapan RT 04 / RW 01, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti. Sebuah galangan kapal yang sudah lama tidak aktif kini dialihfungsikan menjadi lokasi bongkar muat, peternakan ayam, hingga pengelolaan dan pemotongan daging ayam.
Pantauan awak media di Jalan Tanjung Harapan, Kamis (23/10/2026), terlihat aktivitas bongkar muat barang di dalam area galangan kapal tersebut. Selain itu, juga terlihat sejumlah kandang ayam dan tempat pengelolaan daging ayam yang beroperasi di dalam galangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Warga Jalan Tanjung Harapan RT 04 RW 01 mengeluhkan aktivitas tersebut karena menimbulkan bau tidak sedap dan keresahan lingkungan.
“Galangan ini sudah lama tidak aktif buat kapal. Sekarang di dalamnya ada kandang ayam, ada tempat potong ayam, ada bongkar muat. Baunya menyengat, lalat banyak masuk rumah warga. Kami pertanyakan izinnya,” ujar warga Jalan Tanjung Harapan yang enggan disebut namanya.
Warga juga khawatir terkait limbah dari peternakan dan pemotongan ayam yang diduga dibuang sembarangan tanpa pengelolaan yang baik.
“Kalau limbah ayam dibuang sembarangan bisa mencemari lingkungan. Kami minta dinas terkait turun mengecek,” tambah warga lainnya.

Menanggapi keluhan warga tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kepulauan Meranti menyatakan akan segera turun memantau langsung ke lapangan.
“Kami akan segera turun ke lapangan untuk memantau aktivitas di Jalan Tanjung Harapan RT 04 RW 01 tersebut. Kami akan cek perizinan lingkungannya, pengelolaan limbahnya, dan apakah ada pencemaran lingkungan dari aktivitas peternakan ayam dan bongkar muat di dalam galangan kapal tak aktif itu,” ujar perwakilan DLH Kepulauan Meranti kepada awak media
DLH menegaskan, setiap kegiatan usaha peternakan, pengelolaan daging ayam, dan bongkar muat wajib memiliki dokumen lingkungan seperti UKL-UPL atau AMDAL serta izin pengelolaan limbah.
“Jika terbukti tidak memiliki izin lingkungan dan melakukan pencemaran, maka akan kami berikan teguran hingga sanksi penutupan sesuai peraturan yang berlaku,” tegasnya.
Ketua RT 04 RW 01 Jalan Tanjung Harapan berharap DLH segera turun ke lokasi agar keresahan warga dapat segera teratasi.
“Kami berharap DLH dan dinas terkait segera turun ke Jalan Tanjung Harapan. Warga sudah sangat terganggu dengan bau dan aktivitas bongkar muat di dalam galangan tersebut,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pemilik galangan kapal di Jalan Tanjung Harapan RT 04 RW 01 belum dapat dikonfirmasi. awak media detikberita.co.id masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.
Reporter : Syahrizal
- Galangan Kapal Tak Aktif Di Jalan Tanjung Harapan RT 04 RT 01 Dijadikan Lokasi Bongkar Muat dan Peternakan Ayam - 23/10/2026
- Jemput Bola Bansos! Kelurahan Selatpanjang Kota, Koramil 02 TT dan PKH Daftarkan Warga Langsung ke Sistem Perlinsos - 21/10/2026
- Wabup Muzamil Baharudin Pimpin Pembagian Masker di 8 Titik Selatpanjang, Antisipasi Dampak Kabut Asap - 16/10/2026


















