Strategi Integrasi Data PEP Sangasanga Field Hasilkan Produksi Stabil di Atas 400 BPH

Abdul Hapid

- Penulis

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DetikBerita. Co. IdJakarta – PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field mencatatkan pencapaian signifikan melalui hasil positif uji produksi di sumur pengembangan NKL-1183.

Sumur yang berlokasi di area Kutai Lama, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara ini berhasil mencatatkan laju alir produksi minyak hingga 520 barel per hari (bph).

Hingga saat ini, kinerja produksi sumur tersebut menunjukkan tren yang stabil dengan tingkat produksi yang bertahan di atas angka 400 bph, memberikan kontribusi nyata bagi penambahan cadangan migas di wilayah Kalimantan Timur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan pengeboran yang berlangsung selama 26 hari, terhitung sejak 14 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026, dilakukan dengan tingkat efisiensi yang tinggi.

Perusahaan berhasil menekan biaya operasional hingga hanya menghabiskan sekitar 76 persen dari anggaran yang dialokasikan.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari penerapan teknologi directional drilling menggunakan rig milik PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) berkekuatan 700 horse power, yang mencapai kedalaman akhir hingga 1.545 meter untuk menyasar target reservoir yang optimal.

Kunci utama keberhasilan penemuan ini terletak pada strategi pemetaan ulang lapisan reservoir dengan mengintegrasikan data statik dan dinamik secara komprehensif.

Baca Juga:  Respon Cepat Personil Polsek Kawasan Kalibaru Polres Tanjung Priok,Berhasil Mempertemukan Anak Hilang dengan Keluarganya

Tim Subsurface Development & Planning Zona 9 melakukan identifikasi terhadap area reservoir yang belum terkuras, khususnya pada lapisan batu pasir B08 di kedalaman 650-670 meter measured depth (mMD).

Pendekatan baru ini terbukti efektif dalam menemukan cadangan minyak yang sebelumnya ditinggalkan karena alasan produksi kumulatif yang sudah masif di masa lalu.

Pencapaian di sumur NKL-1183 ini menjadi landasan optimisme bagi PEP Sangasanga Field untuk terus melakukan kegiatan eksploitasi di area-area existing lainnya. Selain fokus pada peningkatan produksi, perusahaan juga memastikan seluruh operasional berjalan sesuai dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Keberhasilan ini diharapkan dapat membantu menahan laju penurunan produksi alamiah sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional melalui kedaulatan migas dari tanah Kalimantan.

Abdul Hapid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FPPMMT Soroti Dugaan Lemahnya Pengawasan Syabandar Menui Kepulauan Pasca Tenggelamnya Kapal di Perairan Samarengga-Koikoila
Bandara Soekarno Hatta Dirusak Oleh Oknum Dan Calo sindikat Dugaaa TPPO
Sukses Gelar Pelantikan, DPW IPJI Kepri Resmi Bubarkan Panitia dan Berikan Apresiasi Tertinggi
JPO Tendean Ditabrak Truk Alat Berat, Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas
Soft Opening Shark Club Buka di One Batam Mall 15 Juli, Tawarkan Wajah Baru Hiburan Malam
JJOS Ngobrol Santai dan Ngopi Bareng,Kapolres Priok Bersama Jurnalis
DPD GMN Sultra Desak Kejati Sultra Bongkar Dugaan Mafia Izin Crossing Tambang, Minta Gubernur Copot Kadis DP3APPKB Inisial RJ
Diduga Gunakan Material dari Tambang Tanpa Izin, Proyek Pengaman Pantai Tondowolio Senilai Rp18,5 Miliar sultra monitoring corruption menyoroti ‎

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 03:30 WIB

FPPMMT Soroti Dugaan Lemahnya Pengawasan Syabandar Menui Kepulauan Pasca Tenggelamnya Kapal di Perairan Samarengga-Koikoila

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:34 WIB

Bandara Soekarno Hatta Dirusak Oleh Oknum Dan Calo sindikat Dugaaa TPPO

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:26 WIB

Sukses Gelar Pelantikan, DPW IPJI Kepri Resmi Bubarkan Panitia dan Berikan Apresiasi Tertinggi

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:32 WIB

JPO Tendean Ditabrak Truk Alat Berat, Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:37 WIB

JJOS Ngobrol Santai dan Ngopi Bareng,Kapolres Priok Bersama Jurnalis

Berita Terbaru