Detikberita, Jakarta – Pemerintah melalui Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT Moya Indonesia menyusul meninggalnya tiga pekerja proyek pipa air di Jalan Raya Mabes Hankam, Cipayung, Jakarta Timur.
Sidak dilakukan setelah tiga pekerja mitra PAM Jaya ditemukan tewas di dalam gorong-gorong pada Kamis (9/7/2026). Said Iqbal sebelumnya juga meninjau langsung lokasi kejadian dan menilai kondisi saluran tempat para korban bekerja tidak layak untuk dimasuki manusia.
“Saya sudah datang langsung ke lokasi. Gorong-gorong itu sangat kecil, diameternya sekitar 20 sampai 30 sentimeter. Tidak masuk akal ada pekerja yang diperintahkan masuk ke ruang sekecil itu,” kata Said Iqbal di Setiabudi Atrium, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Said, hasil peninjauan awal mengindikasikan adanya dugaan pelanggaran terhadap ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Ia juga mengungkapkan masih menemukan persoalan terkait kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan salah satu korban.
Setelah menemui keluarga korban di Cimahi, Jawa Barat, Said memperoleh informasi bahwa status kepesertaan BPJS korban diduga masih tercatat di perusahaan lain.
“Saya akan meminta penjelasan dari direksi PT Moya Indonesia dan PT PAM Jaya. Proyek bernilai puluhan triliun rupiah seharusnya mengutamakan keselamatan pekerja, bukan justru mengabaikan perlindungan nyawa manusia,” tegas Said.
Usai memberikan keterangan kepada media, Said langsung mendatangi kantor PT Moya Indonesia untuk meminta klarifikasi terkait pelaksanaan standar keselamatan kerja dalam proyek tersebut.
Sementara itu, Kapolsek Cipayung Kompol Saut Parulian Tobing mengatakan ketiga korban ditemukan warga sekitar sebelum dievakuasi petugas pemadam kebakaran. Salah satu korban merupakan warga negara China, sedangkan dua lainnya warga negara Indonesia.
Saat proses evakuasi, polisi juga tidak melihat adanya perlengkapan keselamatan yang masih melekat pada tubuh para korban.
Tanggapan PT Moya Indonesia
PT Moya Indonesia menyatakan menghormati proses penyelidikan yang sedang dilakukan aparat penegak hukum dan siap bekerja sama untuk mengungkap penyebab kecelakaan tersebut.
“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Perusahaan berkomitmen mendukung proses investigasi serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penerapan standar keselamatan kerja sesuai ketentuan yang berlaku,” demikian keterangan PT Moya Indonesia.




















