Konsorsium Aktivis Wawonii Menggugat Desak KPK Selidiki Dugaan Penyimpangan ADD, Dana Desa, BUMDes, dan Pembangunan Desa Lanowatu

Apandi Tondowatu

- Penulis

Senin, 20 Juli 2026 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Konsorsium Aktivis Wawonii Menggugat menggelar aksi demonstrasi di depan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (20/7/2026), guna menyampaikan aspirasi terkait dugaan penyimpangan dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD), Dana Desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta pelaksanaan pembangunan di Desa Lanowatu, Kecamatan Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan.

Koordinator aksi sekaligus Jenderal Lapangan, Alfian Samaga, mengatakan pihaknya menerima berbagai informasi dan keluhan masyarakat yang mengindikasikan adanya dugaan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran desa pada Tahun Anggaran 2025 dan 2026. Menurutnya, dugaan tersebut perlu ditindaklanjuti melalui proses hukum guna memberikan kepastian kepada masyarakat.

Dalam orasinya, Alfian Samaga mendesak KPK untuk segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap pengelolaan ADD, Dana Desa, BUMDes, serta seluruh proyek pembangunan di Desa Lanowatu pada Tahun Anggaran 2025 dan 2026. Menurutnya, apabila ditemukan adanya penyimpangan yang mengakibatkan kerugian keuangan negara, maka seluruh pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami meminta KPK segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Jika ditemukan adanya penyimpangan yang menimbulkan kerugian keuangan negara, maka pihak-pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Alfian Samaga.

Ia juga menilai sejumlah pekerjaan pembangunan di Desa Lanowatu diduga tidak sesuai dengan nilai anggaran maupun spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, pihaknya meminta dilakukan audit investigatif oleh aparat penegak hukum bersama lembaga auditor negara guna memastikan ada atau tidaknya penyimpangan.

Selain itu, Konsorsium Aktivis Wawonii Menggugat meminta agar seluruh dokumen perencanaan, pelaksanaan, hingga laporan pertanggungjawaban penggunaan ADD, Dana Desa, serta penyertaan modal BUMDes Tahun Anggaran 2025–2026 diperiksa secara menyeluruh untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa.

Baca Juga:  Desa Lalomerui "Menggeliat"ditangan dingin Taksir Unggahi

Dalam aksi tersebut, massa juga mendesak agar Kepala Desa Lanowatu dipanggil dan dimintai keterangan oleh KPK sebagai bagian dari proses klarifikasi atas berbagai dugaan yang berkembang di tengah masyarakat. Massa aksi menyatakan siap menyerahkan dokumen dan informasi yang mereka miliki sebagai bahan awal bagi KPK untuk melakukan pendalaman.

Konsorsium Aktivis Wawonii Menggugat menegaskan bahwa penyampaian laporan dan aksi demonstrasi tersebut merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan akuntabel, khususnya dalam pengelolaan keuangan Desa Lanowatu.

Mereka juga menekankan bahwa seluruh dugaan yang disampaikan harus dibuktikan melalui mekanisme penyelidikan dan penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku serta tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Dana Desa sebagai program strategis pemerintah pusat harus dikelola secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab demi kepentingan serta kesejahteraan masyarakat desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Turun Lansung ke Muara Angke,Serap Aspirasi Warga Lewat Jaga Jakarta On The Sport
Ronny Mepet : Perundungan Bukan Lagi Sekadar Candaan
Inge Nurtjahyo : UI Dorong Gerakan Anti-Bullying Dimulai Sejak Usia Sekolah
HUT Ke-1 PRI di Kepri, Ratusan Kader Hadiri Perayaan dan Bagikan Bansos
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan Tokoh Masyarakat Jakarta Utara,Bahas Kamtibmas dan Kerukunan
Tiga Calon wisatawan Rugi Rp66 Juta, Jadi Korban Penipuan Pengurusan Visa Taiwan
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan PWI-LS DKI Jakarta
JJOS Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Ganguan Kamtibmas

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:25 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Turun Lansung ke Muara Angke,Serap Aspirasi Warga Lewat Jaga Jakarta On The Sport

Minggu, 9 Agustus 2026 - 01:23 WIB

Ronny Mepet : Perundungan Bukan Lagi Sekadar Candaan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 01:15 WIB

Inge Nurtjahyo : UI Dorong Gerakan Anti-Bullying Dimulai Sejak Usia Sekolah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:54 WIB

HUT Ke-1 PRI di Kepri, Ratusan Kader Hadiri Perayaan dan Bagikan Bansos

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan Tokoh Masyarakat Jakarta Utara,Bahas Kamtibmas dan Kerukunan

Berita Terbaru

Berita

Ronny Mepet : Perundungan Bukan Lagi Sekadar Candaan

Minggu, 9 Agu 2026 - 01:23 WIB