Perkuat Literasi Keuangan, Pegadaian Berikan Pelatihan Inklusif bagi Penyandang Tuli-Buta

Indah

- Penulis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikberita.co.id Jakarta – PT Pegadaian Kantor Wilayah VIII Jakarta 1 terus memperkuat komitmennya dalam mendorong inklusi keuangan yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Literasi Keuangan bersama Yayasan Pemberdayaan Tuli Buta Indonesia (Yayasan Pelita) yang digelar di Lantai 3 Ballroom Samanvaya, Gedung PT Pegadaian Kantor Wilayah VIII Jakarta 1, Rabu (12/8).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pegadaian untuk memperluas akses terhadap informasi dan edukasi keuangan bagi penyandang tuli-buta, yang selama ini masih menghadapi keterbatasan dalam memperoleh informasi mengenai produk dan layanan keuangan secara mudah, setara, dan aksesibel.

Hadir dalam kegiatan tersebut Deputy Operasional PT Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Prabowo Jadi Subroto, Kepala Departemen SDM, Kepala Bagian TJSL, Pemimpin Cabang Pasar Senen, serta para penyandang disabilitas tuli dan buta yang mengikuti kegiatan dengan didampingi oleh juru bahasa isyarat, juru bahasa tulis, dan juru bahasa sentuh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Deputy Operasional PT Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1, Prabowo Jadi Subroto, menyampaikan bahwa literasi keuangan merupakan hak setiap masyarakat dan perlu disampaikan dengan metode yang dapat menjangkau seluruh kelompok, termasuk penyandang disabilitas.

“Pegadaian ingin memastikan bahwa edukasi dan informasi mengenai keuangan dapat diterima oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya berbagi pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan, tetapi juga membuka ruang interaksi agar teman-teman penyandang tuli-buta dapat lebih memahami dan memanfaatkan layanan keuangan secara mandiri,” ujar Prabowo.

Dalam kegiatan tersebut, Pegadaian memberikan pemaparan mengenai pentingnya mengelola keuangan secara bijak, termasuk memperkenalkan Tabungan Emas dan investasi emas sebagai salah satu alternatif untuk membangun kebiasaan menabung dan mempersiapkan kebutuhan finansial di masa depan.

Baca Juga:  Aliansi Mahasiswa Sultra Bersatu Desak PUPR Evaluasi dan KPK Awasi Proyek Jembatan Sambandete Rp60 Miliar

Edukasi disampaikan dengan pendekatan yang inklusif. Para peserta mendapatkan pendampingan dari juru bahasa sentuh, juru bahasa tulis, dan juru bahasa isyarat yang membantu memastikan setiap informasi dapat dipahami dengan baik. Pendekatan tersebut membuat proses pelatihan berlangsung secara interaktif sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih nyaman bagi peserta.

Kegiatan bersama Yayasan Pelita juga menjadi momentum bagi Pegadaian untuk meningkatkan kesadaran bahwa inklusi keuangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan produk dan layanan, tetapi juga mengenai kemudahan akses terhadap informasi, edukasi, serta kesempatan yang setara bagi setiap individu.

Melalui kegiatan ini, Pegadaian berharap semakin banyak penyandang disabilitas yang memiliki pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dan mampu mengambil keputusan finansial secara lebih mandiri. Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Pegadaian untuk terus menghadirkan layanan keuangan yang inklusif sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Bagi Pegadaian, inklusi berarti tidak boleh ada masyarakat yang tertinggal hanya karena adanya keterbatasan dalam mengakses informasi. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan sehingga literasi keuangan dapat menjadi bekal bagi teman-teman penyandang disabilitas untuk semakin mandiri dan berdaya,” tutup Prabowo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodim 0502/JU Ikuti Launching 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih
Armada Sulteng Soroti Kepmen ESDM, Morowali dan Morowali Utara Tidak Masuk Daerah Pengolah
Dr. INDRAYANI: UMKM HARUS OPTIMISTIS DAN KREATIF MENGHADAPI EFISIENSI FISKAL, JANGAN HANYA BERTAHAN TETAPI HARUS NAIK KELAS
FKG Corporation Hadir di Indo Waste & Recycling Expo 2026, Dorong Inovasi Material Ramah Lingkungan dari Jepang untuk Indonesia
BRI Kebayoran Baru Sukses Gelar Rally & Chill Tournament Fixed Mixed Padel Bersama Bounce Social Club
Central Gerakan Indonesia Menggugat Desak Bareskrim Usut Tuntas Dugaan BBM Ilegal di Lalonggasu Meeto
Orang Tua Dan Pelaku UMKM Apresiasi Festival Kreativitas Polda Metro Jaya
Bareskrim Polri Didesak Bongkar Jaringan Dugaan BBM Ilegal di Lalonggasu Meeto

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Kodim 0502/JU Ikuti Launching 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Perkuat Literasi Keuangan, Pegadaian Berikan Pelatihan Inklusif bagi Penyandang Tuli-Buta

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:23 WIB

Armada Sulteng Soroti Kepmen ESDM, Morowali dan Morowali Utara Tidak Masuk Daerah Pengolah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:22 WIB

FKG Corporation Hadir di Indo Waste & Recycling Expo 2026, Dorong Inovasi Material Ramah Lingkungan dari Jepang untuk Indonesia

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:01 WIB

BRI Kebayoran Baru Sukses Gelar Rally & Chill Tournament Fixed Mixed Padel Bersama Bounce Social Club

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

DPP BKPRMI Laporkan Dugaan Penistaan Agama di Ancol ke Bareskrim Polri

Kamis, 13 Agu 2026 - 15:10 WIB