Menhut Raja Antoni September Puncak Karhutla, Sebulan Ini Battleground Kita

Menhut Raja Antoni menegaskan September menjadi periode krusial penanganan karhutla dengan memaksimalkan OMC, water bombing, satgas darat, dan tambahan personel untuk mengendalikan hotspot.

Admin

- Penulis

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, DETIKBERITA.CO.ID –

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menyebut September menjadi periode krusial dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Menhut Raja Antoni meminta kekuatan penanganan di lapangan, termasuk operasi modifikasi cuaca (OMC), water bombing, dan satgas darat, dimaksimalkan menghadapi periode tersebut.

“Karena September ini kita di puncak ya, di puncak. Mudah-mudahan betul nanti kalau misalkan September sudah ada hujan, tapi kalau tadi kita dengarkan dari BMKG lagi saya dengar baru awal Oktober nanti ada potensi hujan. Jadi sebulan ini adalah battleground kita,” kata Menhut Raja Antoni dalam Rakor Penanganan Karhutla di Palembang, Sumatera Selatan, Senin (31/8/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai informasi, rakor dilakukan bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Danrem 044/GAPO, Kejaksaan Tinggi Sumsel, Danlanud SMH Palembang Kolonel Asep Wahyu Wijaya, Danlanal Palembang Kolonel Arry Hendrawan, Perwakilan DPRD Provinsi Sumsel, bupati dan walikota se Sumsel.

Menhut Raja Antoni mengatakan OMC menjadi salah satu upaya yang perlu dimaksimalkan selama masih terdapat peluang untuk melakukan operasi tersebut. “Karena bagaimanapun yang paling efektif ini memang OMC. Operasi Modifikasi Cuaca. Dan mumpung kita masih punya window untuk melakukan Operasi Modifikasi Cuaca ini kita minta saran dari OMC,” ujarnya.

Baca Juga:  ClientEarth, RECOFTC, dan ASEAN Dorong Penguatan Perhutanan Sosial

Selain OMC, Menhut Raja Antoni menyebut water bombing dan pasukan darat sebagai bagian dari strategi penanganan Karhutla. Menhut Raja Antoni meminta penempatan pasukan diatur berdasarkan lokasi yang memiliki banyak hotspot serta dilakukan pergantian personel untuk menjaga kondisi pasukan.

“Yang ketiga tentu saja pasukan darat, satgas darat. Saya berharap sekali nanti deployment-nya bisa diatur sedemikian mungkin Pak. Di tempat masing-masing yang banyak hotspot-nya, berapa kali sehari mereka harus bergantian,” kata Menhut Raja Antoni.

Menhut Raja Antoni juga menyampaikan Kementerian Kehutanan berupaya menambah personel melalui mekanisme BKO. “Termasuk kami juga di Kementerian Kehutanan berusaha untuk melakukan BKO sekitar 1.000 orang lebih, bertambah,” ujarnya.

Menurut Menhut Raja Antoni, pengaturan personel tambahan juga penting agar dapat membantu pekerjaan pasukan utama di lapangan dan mengantisipasi kelelahan. Personel yang tidak memiliki keahlian khusus pemadaman tetap dapat membantu pekerjaan pendukung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

150 Boks Nasi dan Air Minum Dibagikan, PJBW-GPIB Perkuat Semangat Berbagi
Pererat Kedekatan dengan Masyarakat Kapolres dan Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Jumat Keliling di Muara Angke
ANGGOTA DEWAN KONAWE FRAKSI PDI-P SOROTI KINERJA DISPERINDAG SOAL ANTRIAN PANJANG DI SPBU
Jumat Berkah Sipropam Polres Pelabuhan Tanjung Priok Bagikan 100 Kotak Makanan Kepada Masyarakat
Sidokkes Polres Pelabuhan Tanjung Priok Laksanakan Food Safety MBG di SPPG Wanasari Hasil Pemeriksaan Dinyatakan Layak Konsumsi
“Lari Usai Tabrak Kurir ShopeeFood hingga Patah Kaki, Pengemudi Xenia Dimassa Warga: Sajam Ditemukan dalam Mobil!”
Brimob Polda Metro Jaya Kawal Penindakan dan Pemulihan Kampung Ambon
Polres Pelabuhan Tanjung Priok,Tetapkan 9 Tersangka TPPO ABK KM Maulana 23

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:53 WIB

150 Boks Nasi dan Air Minum Dibagikan, PJBW-GPIB Perkuat Semangat Berbagi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Pererat Kedekatan dengan Masyarakat Kapolres dan Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Jumat Keliling di Muara Angke

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:26 WIB

ANGGOTA DEWAN KONAWE FRAKSI PDI-P SOROTI KINERJA DISPERINDAG SOAL ANTRIAN PANJANG DI SPBU

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Jumat Berkah Sipropam Polres Pelabuhan Tanjung Priok Bagikan 100 Kotak Makanan Kepada Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Sidokkes Polres Pelabuhan Tanjung Priok Laksanakan Food Safety MBG di SPPG Wanasari Hasil Pemeriksaan Dinyatakan Layak Konsumsi

Berita Terbaru