Menyitir pesan mendalam dari Al-Qur’an, Surah Ali Imran ayat 103, “Waktasimu bihablillahi jamiau walatafarraqu” (Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali agama Allah, dan janganlah kamu bercerai berai), pucuk pimpinan PB PII tersebut membawa pesan perdamaian yang kuat.
Ia menekankan bahwa PII adalah rumah besar bagi seluruh kader tanpa terkecuali. Ada beberapa poin krusial yang ditegaskan dalam komitmennya.
Komitmen Persatuan, Berjanji untuk merangkul dan mempersatukan seluruh kader di seluruh Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menolak Perpecahan Menegaskan bahwa PII adalah organisasi yang ramah dan bebas dari kebencian. Saling menyerang bukan merupakan identitas kader PII.
Menegaskan bahwa hasil Muktamar Nasional adalah milik kolektif seluruh kader, bukan segelintir kelompok.
Penutup yang Optimis.
Acara ditutup dengan apresiasi mendalam kepada panitia pelaksana (Organizing Committee dan Steering Committee) yang telah sukses menyelenggarakan perhelatan nasional ini di Kota Pempek. Dengan semangat “Berjuang dan Mengabdi”, PB PII periode 2026-2028 siap menatap masa depan untuk membangun pelajar Indonesia yang berintegritas. (MF)
Halaman : 1 2





















