GMN Desak KPKNL Hentikan Lelang Aset Umar Samiun, Dugaan Maladministrasi Masih Diperiksa Ombudsman

Apandi Tondowatu

- Penulis

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDARI – Gerakan Mahasiswa Nusantara (GMN) kembali menyoroti proses lelang yang dilakukan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kendari. GMN menilai proses lelang terhadap aset milik mantan Bupati Buton, Umar Samiun, masih bermasalah sehingga meminta KPKNL menghentikan sementara pelaksanaannya.

Ketua Umum GMN, Irjal Ridwan, mengatakan bahwa sebelumnya KPKNL telah melaksanakan proses lelang terhadap objek tersebut. Namun, lelang dinyatakan tidak berhasil karena tidak ada peserta yang mengikuti. Menurutnya, proses lelang tersebut diduga tidak memenuhi ketentuan dan prosedur yang berlaku.

Atas dugaan tersebut, Proses Lelang Tesebut Pihak KPKNL Kendari telah dilaporkan ke Ombudsman Republik Indonesia dengan nomor laporan T/0315/LM.43-28/0147.2026/VII/2026. Meski laporan telah disampaikan, objek yang sama kini kembali dijadwalkan untuk dilelang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Laporan dugaan maladministrasi telah direspons oleh Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Tenggara. Saat ini Ombudsman akan melakukan pemeriksaan terhadap KPKNL Kendari terkait proses lelang tersebut,” ujar Irjal.

Irjal menjelaskan, laporan tersebut diajukan karena diduga terdapat maladministrasi dalam pelaksanaan lelang harta pribadi milik Umar Samiun. Menurutnya, proses pemeriksaan yang sedang dilakukan Ombudsman harus dihormati oleh seluruh pihak, termasuk KPKNL.

Baca Juga:  Perkuat Konsolidasi Organisasi, Partai Buruh Resmi Lantik Pengurus Exco Pusat dan Badan Saksi Nasional 2026–2031

Oleh karena itu, GMN mendesak KPKNL Kendari untuk menghentikan sementara proses lelang hingga pemeriksaan oleh Ombudsman selesai dilakukan. Langkah tersebut dinilai penting guna menjaga kepastian hukum serta menghindari potensi persoalan hukum di kemudian hari.

“KPKNL harus menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tidak memaksakan pelaksanaan lelang apabila masih terdapat dugaan pelanggaran prosedur. Jangan sampai pemenang lelang di kemudian hari dirugikan karena objek lelang tersebut ternyata bermasalah secara prosedural,” tegas Irjal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Terjadi Kecelakaan Kerja di PT. Naga Rental Perkasa, GMH Sultra-Jakarta Desak Kemenaker RI Lakukan Investigasi
Patroli JJOS Cipta Kondisi,Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perketat Pengamanan dan Antisipasi Ganguan Kamtibnas
Pelayanan dan Pengamanan Debarkasi Kapal KM,Kalimutu dari Pontianak Berjalan Aman dan Lancar,1.078 Penumpang Tiba di Pelabuhan Tanjung Priok
Hashim Sebut Penguatan Polhut Tarik Perhatian Prince William
Utusan Khusus Presiden Hasim: Perdagangan Karbon Kehutanan Program Pemerintah Paling Cepat Direalisasikan
Kado Untuk Ibu, Drama Keluarga Penuh Air Mata
Menhut: Kepemimpinan Presiden Prabowo Wujudkan Perdagangan Karbon Kehutanan
Jelang Hari Koperasi Nasional 2026, Kelompok Aktivitas Ajak Masyarakat Waspadai Potensi Provokasi

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:46 WIB

Diduga Terjadi Kecelakaan Kerja di PT. Naga Rental Perkasa, GMH Sultra-Jakarta Desak Kemenaker RI Lakukan Investigasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:29 WIB

GMN Desak KPKNL Hentikan Lelang Aset Umar Samiun, Dugaan Maladministrasi Masih Diperiksa Ombudsman

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:42 WIB

Patroli JJOS Cipta Kondisi,Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perketat Pengamanan dan Antisipasi Ganguan Kamtibnas

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:31 WIB

Hashim Sebut Penguatan Polhut Tarik Perhatian Prince William

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:35 WIB

Utusan Khusus Presiden Hasim: Perdagangan Karbon Kehutanan Program Pemerintah Paling Cepat Direalisasikan

Berita Terbaru