HMKS Desak inspektorat & DPMD Soroti Dugaan Pengukuran Tanah Warga dan Penyalahgunaan wewenang serta dugaan nepotisme kepala desa Buke

Apandi Tondowatu

- Penulis

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“HMKS Desak inspektorat & DPMD Soroti Dugaan Pengukuran Tanah Warga dan Penyalahgunaan wewenang serta dugaan nepotisme kepala desa Buke”

KONAWE SELATAN – Himpunan Mahasiswa Konawe Selatan (HMKS) melakukan aksi demonstrasi dikantor inspektorat daerah konawe selatan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan desa atas dugaan tindakan penyalahgunaan wewenang kepala desa buke yang dinilai tidak sesuai prosedur dalam proses pengukuran lahan milik warga di Dusun III, Desa Buke, Kecamatan Buke, Kabupaten Konawe Selatan.

Aksi Demonstrasi tersebut muncul setelah adanya laporan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pengukuran terhadap sebidang tanah yang disebut telah memiliki sertifikat hak milik dan selama ini dikuasai secara sah oleh pemiliknya. Warga mempertanyakan keterlibatan pemerintah desa yang diduga memfasilitasi proses pengukuran atas lahan yang sedang diklaim oleh pihak lain.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang diterima HMKS, beberapa waktu lalu Sekretaris Desa Buke yang ditugaskan kepala desa buke bersama pihak terkait mendatangi lokasi untuk melakukan pengukuran. Saat kegiatan berlangsung, pemilik lahan dikabarkan tidak berada di tempat sehingga tidak dapat menyaksikan maupun memberikan persetujuan terhadap proses tersebut.

Menanggapi persoalan itu, Wakil ketua Umum HMKS, Muh. Beni Saputra, Melakukan aksi demonstrasi untuk instansi terkait dalam hal ini inspektorat dan DPMD untuk segera melakukan pemanggilan dan pemeriksaan secara menyeluruh kepada kepala desa buke terkait permasalahan yang sedang berjalan dilingkup desa agar seluruh fakta dapat terungkap secara objektif.

Menurut beni, setiap tindakan yang berkaitan dengan hak atas tanah masyarakat harus dilaksanakan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku, melalui prosedur yang benar, serta tetap menghormati hak-hak warga negara.

“Kami meminta pemerintah segera melakukan pemanggilan dan pemeriksaan secara profesional kepada kepala desa buke terkait konflik sengketa tanah masyarakat yang dibarengi dengan penyalahgunaan wewenang tanpa mengikuti prosedur yang berlaku, ironisnya bahkan camat buke pun tidak tahu mengenai persoalan ini karena minimnya keterbukaan informasi, maka hal tersebut harus dievaluasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Kepastian hukum bagi masyarakat harus menjadi prioritas,” ujar dalam orasinya.

Baca Juga:  *Puskom Laporkan IAI Rawa Aopa ke KPK, Desak BAN-PT Periksa Ketat Akreditasi Kampus*

Atas dasar itu, HMKS mendesak Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, Inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta instansi terkait agar segera melakukan pemeriksaan terhadap dugaan penyalahgunaan wewenang pada pengukuran tanah tersebut.

“Kami tidak ingin mendahului hasil pemeriksaan ataupun menghakimi siapa pun. Justru kami meminta pemerintah hadir untuk memeriksa seluruh fakta secara transparan dan objektif. Apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran, maka penyelesaiannya harus dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas beni.

Selain dugaan penyalahgunaan wewenang, HMKS juga mendorong kepala desa buke untuk bersih dari tindakan tindakan yang berpotensi menimbulkan nepotisme yang dapat menganggu ekosistem pemerintahan desa.

“Negara kita merupakan negara yang mengecam keras tindakan nepotisme itulah kenapa pada aksi demonstrasi kali ini kami juga memperingatkan kepala desa buke untuk tidak melakukan hal hal yang sifatnya seperti itu, kemudian mengedepankan prinsip meritokrasi dalam pengangkatan aparat desa” ujar beni dalam orasinya

HMKS menegaskan akan terus mengawal perkembangan persoalan ini hingga terdapat penjelasan resmi dari pemerintah dan instansi berwenang. Organisasi tersebut berharap proses penanganan dilakukan secara terbuka agar masyarakat memperoleh kepastian hukum sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan.

Hingga pernyataan ini disampaikan, belum terdapat keterangan resmi dari Pemerintah Desa Buke terkait dugaan penyalahgunaan wewenang pada pengukuran tanah yang dilakukan secara sepihak. HMKS mendorong seluruh pihak untuk memberikan klarifikasi agar persoalan ini dapat diselesaikan secara adil, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Turun Lansung ke Muara Angke,Serap Aspirasi Warga Lewat Jaga Jakarta On The Sport
Ronny Mepet : Perundungan Bukan Lagi Sekadar Candaan
Inge Nurtjahyo : UI Dorong Gerakan Anti-Bullying Dimulai Sejak Usia Sekolah
HUT Ke-1 PRI di Kepri, Ratusan Kader Hadiri Perayaan dan Bagikan Bansos
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan Tokoh Masyarakat Jakarta Utara,Bahas Kamtibmas dan Kerukunan
Tiga Calon wisatawan Rugi Rp66 Juta, Jadi Korban Penipuan Pengurusan Visa Taiwan
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan PWI-LS DKI Jakarta
JJOS Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Ganguan Kamtibmas

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:25 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Turun Lansung ke Muara Angke,Serap Aspirasi Warga Lewat Jaga Jakarta On The Sport

Minggu, 9 Agustus 2026 - 01:23 WIB

Ronny Mepet : Perundungan Bukan Lagi Sekadar Candaan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 01:15 WIB

Inge Nurtjahyo : UI Dorong Gerakan Anti-Bullying Dimulai Sejak Usia Sekolah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:54 WIB

HUT Ke-1 PRI di Kepri, Ratusan Kader Hadiri Perayaan dan Bagikan Bansos

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan Tokoh Masyarakat Jakarta Utara,Bahas Kamtibmas dan Kerukunan

Berita Terbaru

Berita

Ronny Mepet : Perundungan Bukan Lagi Sekadar Candaan

Minggu, 9 Agu 2026 - 01:23 WIB