
Acara juga diisi tausiyah dan doa bersama oleh Sekjen GPIB, Drs. Abdul Hapid, S.H., M.H., yang menekankan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu. “Perbedaan justru bisa menjadi rahmat dan kasih sayang, jika kita mampu melihatnya sebagai kekuatan,” ujarnya dalam tausiyah.
Selain itu, dalam rangkaian acara halal bihalal juga dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) dari Ketum GPIB Ir. Agung Karang kepada para penasehat GPIB, yakni Dr. Kun Wardana, AYS Prayogie, dan Arthur Noija SH. Penyerahan SK ini menjadi simbol penguatan struktur organisasi sekaligus komitmen untuk memperkuat peran penasehat dalam mendukung visi dan misi GPIB.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, Arthur Noija SH menyampaikan harapannya agar kehadiran GPIB dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. “Semoga GPIB bisa dirasakan kehadirannya terutama di daerah-daerah yang selama ini menjadi binaan PPNT. Kami siap bekerjasama dengan GPIB untuk memperkuat peran sosial dan pendidikan,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan foto bersama dan makan siang, yang menjadi ajang mempererat hubungan personal antar peserta. Halal bihalal GPIB tahun ini tidak hanya menjadi wadah untuk saling memaafkan, tetapi juga momentum memperkuat silaturahmi, musyawarah, dan kolaborasi lintas organisasi demi kepentingan bersama.
–
Halaman : 1 2





















