SERANG, DETIKBERITA.CO.ID –
Menyikapi viralnya video rombongan kendaraan wisatawan yang menerobos dan tidak mematuhi arahan petugas di Simpang Teneng, Kecamatan Cinangka pada Selasa (24/03), https://www.instagram.com/reel/DWSg-YFEmrs/?igsh=MXVxdjB2MG1iZnNoZw==
Polda Banten memberikan penjelasan terkait kronologi kejadian tersebut. Dapat dijelaskan bahwa masyarakat yang hendak menikmati wisata air di wilayah Anyer datang dari arah Cinangka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengingat arus lalu lintas yang cukup padat, petugas melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan ke arah Carita guna mengurai kepadatan.
Namun, terdapat sejumlah pengendara yang tidak menerima pengalihan tersebut, kemudian memotong antrean dan terlibat perdebatan dengan pengguna jalan lainnya yang juga hendak berwisata, sehingga menimbulkan ketegangan di lokasi.
Menindaklanjuti hal tersebut, petugas segera turun tangan untuk meredam situasi serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap mematuhi aturan dan mengikuti arahan petugas di lapangan, sehingga aktivitas wisata dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol. Maruli Ahiles Hutapea menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas yang diterapkan merupakan langkah terukur demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.
“Setiap rekayasa lalu lintas yang dilakukan petugas adalah bentuk pelayanan kepada masyarakat. Kami mengutamakan keselamatan dan kelancaran arus kendaraan, terutama di kawasan wisata yang mengalami lonjakan pengunjung. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan petugas dan tidak memaksakan diri memasuki jalur yang telah ditutup,” ujar Maruli.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi kunci terciptanya situasi yang aman dan kondusif, khususnya di tengah meningkatnya mobilitas wisatawan.
Halaman : 1 2 Selanjutnya





















