Talkshow tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Asisten Perekonomian dan Keuangan Pemprov DKI Jakarta Ir. Suharini Eliawati, M.Si, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Hj. Yuke Yurike, ST., MM, serta Kepala Institute of Advanced Studies in Economic and Business (ASEB) Universitas Indonesia Dr. Turro Seltris Wongkaren, SE, MA.
Diskusi ini membahas berbagai perspektif kebijakan, regulasi, serta inovasi ekonomi daerah yang dapat memperkuat posisi pengusaha lokal tanpa mengabaikan prinsip persaingan usaha yang sehat.
Ketua Umum KADIN DKI Jakarta Diana Dewi menambahkan bahwa keberpihakan terhadap pengusaha lokal tidak berarti menutup peluang investasi dari luar, tetapi memastikan bahwa pelaku usaha di Jakarta turut menjadi bagian penting dari pembangunan ekonomi daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jakarta tidak kekurangan investor. Tapi Jakarta harus memastikan pengusahanya sendiri ikut naik kelas dan menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi kota ini,” katanya.
Melalui RAPIMPROV II ini, KADIN DKI Jakarta menargetkan lahirnya rekomendasi kebijakan strategis yang dapat memperkuat pengusaha lokal sebagai pilar ekonomi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Jakarta yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Forum ini juga menjadi momentum konsolidasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dalam membangun ekosistem ekonomi Jakarta yang lebih kuat, berdaya saing, dan mampu menghadapi tantangan ekonomi global
Halaman : 1 2





















